GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Pernah Bedakan Pemain Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri Kirim Pujian pada Jens Raven: Alhamdulillah Smooth Banget

Jens Raven menjadi nama baru di Timnas Indonesia U-19 setelah mendapatkan paspor Indonesia pada Juni 2024 lalu. 
Sabtu, 3 Agustus 2024 - 12:13 WIB
Pujian Indra Sjafri pada Jens Raven: Alhamdulillah Smooth Banget
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri memberikan pujian pada Jens Raven atas cepatnya adaptasi sang pemain. 

Jens Raven menjadi nama baru di Timnas Indonesia setelah mendapatkan paspor Indonesia pada Juni 2024 lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum mendapatkan paspor Indonesia, Jens Raven pun sudah dibawa oleh Indra Sjafri untuk bertanding di turnamen Toulon di Paris. 

tvonenews

Sebagai bagian dari persiapan Kualifikasi Piala Asia U-20 2025, ternyata Indra Sjafri terkejut melihat cepatnya adaptasi Jens Raven dengan timnya. 

"Mulai dari Toulon saja, saya sudah lihat di anak ini cepat adaptasi. Cepat banget adaptasinya," kata Indra Sjafri dari kanal YouTube Arya Sinulingga dikutip Sabtu (3/8/2024). 

Indra Sjafri mengakui dia memandu anak asuhnya untuk saling berkomunikasi satu sama lain sebagai sesama saudara sebangsa. 

"Anak-anak kita juga kita pandu, kita pandu bahwa ini saudara kalian dan kita Alhamdulillah smooth banget gabungan antara anak-anak ini," kata Indra Sjafri. 

Sebagai pelatih yang seringkali mencari pemain hingga pelosok daerah, Indra Sjafri sadar bahwa ada kebutuhan pemain daerah untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Dia mencontohkan bagaimana dia membutuhkan pemain asal Sumatra Utara yang memiliki jiwa keras hingga kecerdikan pemain asal Jawa Barat. 

Sehingga ketika kedatangan pemain naturalisasi, Indra Sjafri menekankan bahwa anak asuhnya tak pernah dibedakan sama sekali. 

"Dari perbedaan-perbedaan itulah yang buat ya kan mungkin di tim lebih kuat," kata Indra. 

"Yang penting saya kasih tahu semua staf pelatih, jangan ada perbedaan dalam memperlakukan orang Medan, memperlakukan orang Jawa, dengan memperlakukan orang Papua ataupun yang naturalisasi" tegas Indra. 

Indra bahkan menyebut Jens Raven sebagai pemain yang memiliki kecintaan yang sangat besar dengan Indonesia. 

Sehingga tak ada perbedaan dari Indra Sjafri karena Jens Raven pun adalah anak Indonesia.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu contoh Jens Raven sekarang, coba tanya ke Jens Raven ada tidak perbedaan kita? Tidak ada, lihat sendiri Jens Raven," kata Indra.

"Iya rasa memiliki baru sebulan dia bergabung dengan kita bagaimana dia rasa memiliki Merah Putih, jadi anak-anak yang ada pun tidak merasa perbedaan itu," kata Indra. (hfp)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Heran Kawasan Batutulis Bogor Berubah Jadi Jalan: Harusnya Daerah Hijau, Kan Aneh!

Dedi Mulyadi Heran Kawasan Batutulis Bogor Berubah Jadi Jalan: Harusnya Daerah Hijau, Kan Aneh!

KDM menilai persoalan longsor di Jalan Batutulis berkaitan dengan tata ruang kawasan yang sejak awal tidak dirancang sesuai karakter lingkungan.
Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pengurangan PBB-P2 2026 untuk Ringankan Beban Wajib Pajak

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pengurangan PBB-P2 2026 untuk Ringankan Beban Wajib Pajak

Pengurangan pokok PBB-P2 merupakan insentif berupa pemotongan nilai tertentu terhadap pokok pajak yang terutang. Melalui kebijakan ini wajib pajak dapat memperoleh keringanan pembayaran.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
KDM Dicecar Habis-habisan Agar Hentikan Pesta Milangkala Tatar Sunda, Tak Transparan, Ahistoris hingga Nirempati

KDM Dicecar Habis-habisan Agar Hentikan Pesta Milangkala Tatar Sunda, Tak Transparan, Ahistoris hingga Nirempati

Suasana Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat mendadak riuh saat anggota Fraksi PKB, Maulana Yusuf, melayangkan kritik tajam kepada Dedi Mulyadi soal...
KDM Dicecar Habis-habisan Agar Hentikan Pesta Milangkala Tatar Sunda, Tak Transparan, Ahistoris hingga Nirempati

KDM Dicecar Habis-habisan Agar Hentikan Pesta Milangkala Tatar Sunda, Tak Transparan, Ahistoris hingga Nirempati

Suasana Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat mendadak riuh saat anggota Fraksi PKB, Maulana Yusuf, melayangkan kritik tajam kepada Dedi Mulyadi soal...
Serikat Guru Geram Hingga Tolak MPR untuk Mengulang Lomba Cerdas Cermat di Kalbar: Ini Uang Rakyat!

Serikat Guru Geram Hingga Tolak MPR untuk Mengulang Lomba Cerdas Cermat di Kalbar: Ini Uang Rakyat!

Ihwal viralnya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR di Kalbar karena diduga jurinya tak berbuat adil, ternyata membuat Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) geram.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
Trend Terpopuler: Respons Sherly Tjoanda Soal Keberanian Siswi SMAN 1 Pontianak, hingga KDM Buat Pedagang Senyum

Trend Terpopuler: Respons Sherly Tjoanda Soal Keberanian Siswi SMAN 1 Pontianak, hingga KDM Buat Pedagang Senyum

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda memberikan apresiasi atas keberanian Josepha Alexandra. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuat para pedagang tersenyum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT