GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tangan Kanan Erick Thohir Ungkap 2 Alasan Stadion Gelora Bung Karno Jadi Venue Timnas Indonesia

Timnas Indonesia akan menjamu Australia dalam laga kandang perdana di Grup C di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 10 September 2024 mendatang. 
Selasa, 6 Agustus 2024 - 14:21 WIB
Tangan Kanan Erick Thohir Ungkap 2 Alasan Stadion Gelora Bung Karno Jadi Venue Timnas Indonesia
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - FIFA mengumumkan Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta sebagai venue untuk Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. 

Timnas Indonesia akan menjamu Australia dalam laga kandang perdana di Grup C di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 10 September 2024 mendatang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eksekutif Komite PSSI, Arya Sinulingga mengungkapkan dua alasan mengapa PSSI memilih untuk mengganti venue dari Stadion Gelora Bung Tomo menjadi Stadion Gelora Bung Karno. 

Tangan kanan Ketua Umum PSSI Erick Thohir ini menyebut alasan pertama adalah pihak pengelola Stadion GBK memberikan progres bagus soal lapangan. 

"Sekarang memang kordinasi dengan pengelola Stadion GBK dan kita lihat peluang dari Stadion GBK untuk dipakai sebagai venue untuk putaran ketiga melawan Australia tanggal 10 September," kata Arya dalam keterangannya, Selasa (6/8/2024). 

PSSI pun telah mengajukan hal ini pada AFC. Di saat yang bersamaan, Australia dan FIFA justru lebih dahulu mengumumkan bahwa Timnas Indonesia menggunakan Stadion GBK sebagai venue baru. 

"Kami mengajukan ke AFC juga, dan Austrlia mendapatkan informasi dari AFC mengenai lapangan tersebut," kata Arya. 

Arya mengakui kunjungan Stadion GBK ini untuk melihat prosesdari Pengelola GBK. 

Pengelola GBK pun sudah memastikan bahwa renovasi GBK berjalan sesuai dengan rencana. 

"Kami sudah mengunjungi GBK, mereka lagi progres terus untuk memperbaiki rumput kita, dan mereka kabarnya tengah mencari rumput tertentu dari daerah Jawa untuk bisa dipakai secepatnya memperbaiki GBK dan bisa dipakai," kata Arya.

Alasan kedua PSSI memindahkan venue ke Stadion GBK adalah kapasitas dari Stadion GBK yang jauh lebih besar dari Stadion Gelora Bung Tomo. 

Stadion GBT hanya memiliki kapasitas sebesar 46 ribu penonton. 

Sementara itu, Gelora Bung Karno yang merupakan stadion terbesar di Indonesia ini memiliki kapasitas jauh lebih besar yakni 77 ribu penonton.   

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita ingin memberikan ruang-ruang besar kepada para penonton, secara kapasitan bisa lebih banyak penonton di GBK," kata Arya. 

"Karena di Stadion GBK, bisa sampe 75 ribu dan kita harapkan dengan itu banyak orang yang berpartisipasi, dan lebih pada itu," kata Arya. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.

Trending

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT