News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Kabar Emil Audero, Kiper yang Sempat Diidamkan Fans Timnas Indonesia? Setelah Lama Menolak Gabung Garuda, kini Nasibnya...

Nama Emil Audero Mulyadi sempat menjadi perbincangan hangat penggemar timnas Indonesia pada beberapa waktu lalu, pasalnya sempat menolak bela tim Garuda.
Rabu, 18 September 2024 - 21:40 WIB
Apa Kabar Emil Audero, Kiper yang Sempat Diidamkan Fans Timnas Indonesia? Setelah Lama Menolak Gabung Garuda, kini Nasibnya...
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / Instagram/emil_audero / Instagram Erick Thohir

tvOnenews.com - Nama Emil Audero Mulyadi sempat menjadi perbincangan hangat penggemar timnas Indonesia pada beberapa waktu lalu.

Emil Audero merupakan kiper yang rencana akan dinaturalisasi untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) oleh PSSI pada bulan Juni lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para suporter Timnas Indonesia pun sempat gembira sekaligus antusias karena foto kiper kelahiran, Mataram, Nusa Tenggara Barat Itu tampak tersenyum Seraya bersalaman dengan Ketua umum PSSI, Erick Thohir.

Sebagaimana diketahui, jika salah seorang pemain telah bersalaman dengan Erick Thohir, maka dapat dipastikan bahwa pemain. 

Emil Audero dan Erick Thohir
Foto Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dan Emil Audero. (instragam/Erick Thohir)

Seperti yang kita tahu, jika seorang pemain keturunan atau diaspora telah bersalaman dengan Erick Thohir dan dapat dipastikan pemain tersebut akan segera merapat untuk berseragam Timnas Indonesia.

Namun justru yang terjadi kepada Emil agak sedikit berbeda dengan para pemain yang telah bersalaman dengan Erick Thohir.

Mantan Kiper Bologna berusia 27 tahun itu tak begitu antusias merespons keinginan PSSI.

Menurut Emil audero kesempatannya untuk memperkuat Timnas Indonesia sangatlah besar namun ia sama sekali tidak berminat.

Padahal saat itu proses perpindahan federasi atau KNVB Maarten Paes masih belum selesai dan masih harus diurus di persidangan CAS.

Di mana hal itu seharusnya bisa dimanfaatkan oleh Emil Audero segera memperkuat timnas Indonesia.

"Saya bisa saja mengajukan permintaan naturalisasi, namun saya tak tahu seberapa besar manfaatnya bagiku," ungkap Erick Thohir.

Setelah tak ada kepastian soal Emil Audero, timnas Indonesia kini sudah tak perlu khawatir lagi karena telah hadir peran Maarten Paes.

Maarten Paes tampil apik dalam dua laga timnas Indonesia dalam menahan imbang Arab Saudi 1-1, dan Australia 0-0.

Dalam laga kontra Australia, Maarten Paes terpilih sebagai Man of The Match, setelah tampil gemilang beberapa kali melakukan penyelamatan krusial ke gawang timnas Indonesia.

Maarten Paes menggagalkan beberapa peluang emas dari para pemain Australia untuk menciptakan gol, seperti melakukan tepisan dari tandukan pemain Australia dari tendangan pojok.

Meski, Australia tampil dominan menguasai 63 persen penguasaan bola, 19 tembakan, 32 sentuhan di kotak penalti lawan, dan 15 tendangan sudut.

Laga berjalan sengit, namun duel antara timnas Indonesia menghadapi Australia harus berakhir imbang, tanpa ada satupun gol.

Kabar terbaru Emil Audero

Emil Audero kini bermain untuk Como 1907, klub yang baru saja promosi ke Serie A untuk musim 2024/2025.

Audero diketahui resmi meninggalkan Sampdoria setelah dipinjamkan ke Inter Milan pada musim lalu.

Pada saat menjalani peminjaman di Inter Milan, ia lebih banyak menjadi penghangat bangku cadangan.

Pertandingan Serie A, berdasarkan transfermarkt, Emil hanya bermain pada pertandingan Inter menghadapi Sassuolo, FC Empoli, dan menghadapi Lecce.

Emil Audero
Emil Audero saat berseragam Inter Milan. (Instagram - emil_audero)

Sementara pada Liga Champions, Audero hanya diturunkan satu kali saat Inter Milan kontra Benfica pada 30/11/2023,

Harapan besar untuk mendapatkan menit bermain di Como 1907 sepertinya belum terealisasi, rupanya Emil Audero harus menelan pil pahit dalam tiga laga bersama Como 1907, lantaran dirinya masih belum diturunkan.

Sang pelatih, Cesc Fabregas masih mempercayai kiper kawakan, Pepe Reina.

Baru lah pada laga keempat, Emil Audero dimainkan pada laga Como 1907 kontra Bologna, sialnya, dia harus kebobolan dua gol, membuat hasil seri 2-2. 
 
Ayah Emil Audero tolak anaknya bakal bela timnas Indonesia

 
Ayah Emil Audero sempat menolak mentah-mentah anaknya bakal membela Timnas Indonesia, karena berharap masih bisa tampil untuk Italia meskipun peluangnya semakin kecil.

Pemain yang pernah memperkuat Sampdoria ini masih sangat berharap menjadi bagian dari skuad Gli Azzurri, timnas Italia.

Nama Emil Audero juga sempat viral akibat perkataan dari ayahnya.

Dalam video yang beredar di TikTok, seorang pria yang diduga sebagai Edy Mulyadi, ayah dari Emil Audero dengan tengan tegas menepis kalau penjaga gawang berdarah Indonesia - Italia tersebut akan membela tim Garuda.

Bahkan ia tidak segan menyindir prestasi timnas Indonesia saat itu masih sulit untuk tampil di ajang Piala Dunia.

"Benar gak kalau dia mau ke Indonesia?" tanya seorang penanya di video TikTok akun @agniakhn.

"Mimpi kali," balas pria yang diduga ayah Emil Audero.

"Kalau Emil ingin jadi pemain Piala Dunia, ya harus ambil di sana (Italia) dong," jelas dia.

"Indonesia lulu Asia saja enggak, apalagi Piala Dunia," lanjut ucapnya lagi.

Lebih lanjut, ia mengaku tidak masalah dengan persaingan yang akan dihadapi oleh Emil dengan kiper-kiper kelas atas yang dimiliki oleh timnas Italia.

Ia menegaskan kiper berdarah Indonesia-Italia akan memilih berusaha tembus timnas Italia ketimbang gabung timnas Indonesia Indonesia.

"Enggak lah bela timnas Indonesia, terlalu rugi," pungkasnya.

Kini kesempatan Emil Audero untuk bermain di skuad Timnas Italia semakin mengecil.

Kualitasnya tidak perlu diragukan lagi namun pesaingnya di posisi penjaga gawang Italia adalah Gianluigi donnarumma hal tersebutlah yang membuatnya belum memulai debut bersama timnas Italia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini nama Emil Audero sudah mulai terlupakan dengan kehadiran Maarten Paes, kiper naturalisasi timnas Indonesia yang tampil gemilang dalam dua laga di timnas Indonesia yakni melawan Arab Saudi dan Australia. (ind)

  

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KOVO Cup 2026 Mulai dalam Waktu Dekat, Pelatih Hyundai Hillstate Malah Dihadapkan Keputusan Krusial

KOVO Cup 2026 Mulai dalam Waktu Dekat, Pelatih Hyundai Hillstate Malah Dihadapkan Keputusan Krusial

Menjelang dimulainya KOVO Cup 2026, pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, dihadapkan dengan sebuah keputusan krusial terkait komposisi skuad terbaiknya.
Tiba di Singapura, Gavin Lee Respons Kekecewaan Suporter Imbas Kalah Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Tiba di Singapura, Gavin Lee Respons Kekecewaan Suporter Imbas Kalah Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Singapura menutup turnamen dengan kontroversi kekalahan atas Malaysia di laga pamungkas FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). 
Temuan Influenza A di Tangerang Capai 30 Ribu Kasus Sepanjang Januari-September 2026, Kadinkes: Hampir Ribuan Kasus per Bulan

Temuan Influenza A di Tangerang Capai 30 Ribu Kasus Sepanjang Januari-September 2026, Kadinkes: Hampir Ribuan Kasus per Bulan

Temuan paparan influenza A di Kabupaten Tangerang mencapai 30.000 kasus sepanjang periode Januari hingga September 2026 atau hampir ribuan kasus per bulan.
Thomas Tuchel Akui Pemain Manchester City Was-was, Persiapan Inggris di UEFA Nation League

Thomas Tuchel Akui Pemain Manchester City Was-was, Persiapan Inggris di UEFA Nation League

Menurut Thomas Tuchel, para pemain Manchester City yang sedang berada di skuad Inggris wajar merasa khawatir karena masa depan klub mereka masih belum jelas.
12 Orang Luka-luka, KAI Ungkap Eskalator Stasiun Duri Belum Dioperasikan

12 Orang Luka-luka, KAI Ungkap Eskalator Stasiun Duri Belum Dioperasikan

Insiden kerusakan fasilitas bagi penumpang terjadi di Stasiun Duri, Jakarta Barat pada Sabtu (3/10/2026).
Viral Video 8 Detik Remaja Diduga Berbuat Asusila, Ingatkan Peran Orang Tua dalam Membimbing Anak

Viral Video 8 Detik Remaja Diduga Berbuat Asusila, Ingatkan Peran Orang Tua dalam Membimbing Anak

Media sosial dihebohkan dengan adanya satu video yang memperlihatkan dua remaja diduga berbuat asusila.

Trending

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Lolos ke final bukan sekadar prestasi, juga membawa 'angin tenang' di luar lapangan.
Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gol debut itu pun memastikan kemenangan 4-2 Vietnam atas Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Thailand sudah lebih dahulu memastikan finis sebagai juara grup dan menantang Timnas Indonesia di babak final FIFA ASEAN Cup sebelum akhirnya kalah dari Filipina
FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Malaysia yang sama-sama berjuang ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dijegal Timnas Indonesia di detik terakhir dalam penyisihan Grup A. 
Profil Irjen Pol Dadang Hartanto, Kapolda Metro Jaya yang Baru Bergelar Profesor

Profil Irjen Pol Dadang Hartanto, Kapolda Metro Jaya yang Baru Bergelar Profesor

Inilah profil Irjen Pol Dadang Hartanto Kapolda Metro Jaya yang baru. Ternyata Kapolda Metro Jaya yang baru ini memiliki gelar profesor.
88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

Sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolri, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 pati dan pamen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT