GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Netizen Jepang Ikut Cium Kejanggalan di Pertandingan Timnas Indonesia Vs Bahrain, Singgung Laser yang Bikin Didenda Besar

Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Bahrain di laga kualifikasi Piala Dunia 2026 menyisakan banyak pertanyaan, bahkan dari netizen Jepang. Katanya..
Jumat, 11 Oktober 2024 - 07:20 WIB
Wasit Ahmed Al Kaf (kiri), pemain Bahrain dan Indonesia yang sedang berlaga pada Kamis (11/10/2024).
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Tak cuma warga lokal, netizen Jepang ikut bertanya-tanya dengan hasil pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain pada Kamis (10/10/2024) malam tadi di laga kualifikasi Piala Dunia 2026.

Hasil pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain nampaknya menimbulkan kontroversi gara-gara keputusan wasit Ahmed Al Kaf di menit terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wasit Ahmed Al Kaf dituding sengaja tidak menghentikan permainan padahal menit perpanjangan waktu sudah selesai. Hal ini menyebabkan Bahrain bisa menyeimbangi skor Timnas Indonesia.

Sebelumnya, wasit Ahmed Al Kaf memutuskan perpanjangan waktu 6 menit. Namun, gol terakhir dari Bahrain ke gawang Timnas Indonesia terjadi di menit ke-99.

Hasil akhir pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain mendadak berubah menjadi seri dengan skor 2-2.

Adapun posisi klasemen sementara Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia menempati posisi ke-5 sementara Bahrain di posisi ke-4.

Hal ini tentunya membuat netizen Indonesia geram. Sebab, mestinya skuad Garuda bisa memenangkan pertandingan jika wasit bertindak adil.

Nampaknya, kejanggalan wasit Ahmed Al Kaf tak hanya dirasakan penggemar Timnas Indonesia. Netizen Jepang ikut bersuara soal hasil pertandingan melawan Bahrain.

Seperti yang diketahui, sebelumnya Bahrain sempat disanksi FIFA lantaran pada laga melawan Jepang, suporter negara tersebut menyoroti para pemain dengan laser.

Tak hanya itu, suporter Bahrain juga berisik dengan meniupkan peluit yang mengganggu jalannya permainan.

Perilaku suporter itu membuat negara tersebut dikenai denda lebih dari Rp180 juta oleh FIFA.

Meski mendapatkan perilaku tidak sportif, pertandingan Jepang melawan Bahrain dimenangkan oleh Negeri Sakura itu dengan skor 5-0.

Kini, giliran Timnas Indonesia yang merasakan kejanggalan dalam pertandingan melawan tim dari Timur Tengah tersebut.

Wasit Ahmed Al Kaf dituding sengaja memperpanjang waktu padahal mestinya pertandingan babak kedua sudah habis.

Keanehan itu pun rupanya ikut disorot netizen Jepang. Di akun media sosial X, cukup ramai yang membicarakan soal kejanggalan selama pertandingan berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Vs Jepang, laser dan peluit. Vs Indonesia wasit yang buruk," tulis akun netizen Jepang di media sosial X.

"Kalau pertandingan berakhir 10 detik lebih awal, Indonesia pasti bisa menang. Saya juga merasa perpanjangan waktu yang diberikan terlalu panjang," tulis akun @Fu.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Periksa Plt Bupati Tulungagung dan Sejumlah Kepala Dinas Terkait Kasus Gatut Sunu, Dugaan Pemerasan Rp5 Miliar Disorot

KPK Periksa Plt Bupati Tulungagung dan Sejumlah Kepala Dinas Terkait Kasus Gatut Sunu, Dugaan Pemerasan Rp5 Miliar Disorot

KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait kasus dugaan pemerasan Bupati Gatut Sunu Wibowo senilai Rp5 miliar.
7 Dosen UPN Yogya Diduga Lakukan Dugaan Kekerasan Seksual, Satgas Beberkan Fakta-fakta Mencengangkan

7 Dosen UPN Yogya Diduga Lakukan Dugaan Kekerasan Seksual, Satgas Beberkan Fakta-fakta Mencengangkan

Publik dikejutkan dengan mencuatnya temuan Satgas PPKPT Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta atau UPN Yogya. Satgas PPKPT UPN Yogya temukan
Pascal Struijk Akhirnya Mau Bela Timnas Indonesia? Bek Liga Inggris Itu Beri Reaksi Tak Terduga Soal Piala Dunia Bareng Garuda: Tentu Saja!

Pascal Struijk Akhirnya Mau Bela Timnas Indonesia? Bek Liga Inggris Itu Beri Reaksi Tak Terduga Soal Piala Dunia Bareng Garuda: Tentu Saja!

Nama Pascal Struijk jadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Bek Leeds United itu memunculkan spekulasi baru setelah berikan respons.
Fenomena Judol di Indonesia Masuk Fase Mengkhawatirkan, Puan: Ini Alarm Sosial

Fenomena Judol di Indonesia Masuk Fase Mengkhawatirkan, Puan: Ini Alarm Sosial

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti data dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bahwa hampir 200 ribu anak Indonesia terpapar judi online (judol).
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran di 3 Wilayah Jakarta-Tangsel, 18 Orang Diamankan dan Air Keras Disita

Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran di 3 Wilayah Jakarta-Tangsel, 18 Orang Diamankan dan Air Keras Disita

Satbrimob Polda Metro Jaya menggagalkan tawuran di Cakung, Koja, dan Tangsel. Sebanyak 18 orang diamankan, celurit hingga air keras disita.
Meski Gagal Lolos Piala Dunia, Timnas Indonesia U-17 Dapat Pujian Tinggi Media Vietnam: Mereka Pernah Cetak Sejarah di ASEAN

Meski Gagal Lolos Piala Dunia, Timnas Indonesia U-17 Dapat Pujian Tinggi Media Vietnam: Mereka Pernah Cetak Sejarah di ASEAN

Timnas Indonesia U-17 memang gagal di Piala Asia U-17 2026. Namun, hasil tersebut tidak membuat kiprah Garuda Asia kehilangan apresiasi dari media luar negeri.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT