GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wajar Saja Bahrain Ketakutan dan Ogah Lawan Timnas Indonesia di Jakarta, Jacksen F Tiago Blak-blakan Bilang Begini

Jacksen F Tiago menilai kekhawatiran Bahrain dengan ancaman netizen hingga ogah main di Jakarta untuk melawan Timnas Indonesia merupakan sebuah kewajaran...
Kamis, 24 Oktober 2024 - 17:53 WIB
Jacksen F Tiago dan Timnas Indonesia.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih legendaris Timnas Indonesia, Jacksen F Tiago menilai kekhawatiran Bahrain dengan ancaman netizen Indonesia hingga ogah bertandang ke Jakarta untuk melawan Timnas Indonesia merupakan sebuah kewajaran.

Adapun kekhawatiran Bahrain itu timbul usai netizen Indonesia menyerang Timnas Bahrain setelah pertandingan melawan skuad Garuda yang berakhir imbang 2-2 pada 10 Oktober 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jacksen mengatakan, berkaca pada tragedi Kanjuruhan, Bahrain mungkin khawatir was-was jika kejadian serupa terjadi lagi saat pertandingan melawan Timnas Indonesia di Jakarta pada Maret 2025 mendatang.

"Berdasarkan kasus Kanjuruhan, mereka mungkin khawatir dan kita tahu bahwa (kalau) benar-benar terjadi sebuah serangan kepada wasit maupun apa federasi Bahrain sehingga di situ mereka ada was-was, kalau (menurut) saya itu wajar saja mereka lakukan hal seperti itu," kata Jacksen dikutip dari kanal Youtube Bola Bung Binder, Kamis (24/10).

Kendati demikian, menurut Jacksen, tindakan Bahrain meminta AFC dan FIFA memindahkan venue pertandingan melawan Timnas Indonesia di tempat netral hanyalah sebuah psywar.

"Menurut saya, mereka cuma menyebar sebuah psywar saja dengan catatan mereka memberikan beban kepada suporter kita maupun PSSI kalau ada tindakan apapun mereka mungkin bisa lakukan sesuatu atau mungkin mundur atau ya ada kejadian-kejadian yang terjadi," ujar Jacksen.

"Karena sering terjadi insiden seperti itu di sepak bola Indonesia, misalnya lempar botol, lempar batu, lempar mercon atau apa sering terjadi di sepak bola Indonesia. Kita juga harus wajar, harus jujur terhadap hal seperti itu mungkin mereka kalau hal seperti itu terjadi mereka langsung bertindak," tambah Jacksen.


Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen berhadapan dengan pemain Bahrain. (Foto: AFC)

Jacksen menambahkan, kelakuan Bahrain itu hanya untuk memancing emosi publik Indonesia dan mencari keuntungan dari tindakan suporter Timnas Indonesia saat laga pada Maret 2025 nanti.

"Menurut saya, mereka mau menciptakan sebuah suasana di mana kita terpancing emosi, kita tahu bagaimana ya kita orang Indonesia gimana kalau sudah diganggu sedikit ya amarah yang keluar ya, sehingga nanti terjadi sesuatu mungkin di situ mereka bisa manfaatkan keuntungan bisa pindah venue atau apa ya," ujar Jacksen.

Kendati demikian, Jacksen yakin tidak akan ada masalah apapun dan dia berharap masyarakat bisa tertib saat menonton pertandingan Timnas Indonesia versus Bahrain di Jakarta.

"Insyaallah tidak ada masalah apapun, masyarakat Indonesia bisa seperti biasa tertib menyaksikan pertandingan dan kita bisa meraih kemenangan nanti atas mereka," ujar Jacksen.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dito Ariotedjo menegaskan bahwa negara akan menjamin keamanan Timnas Bahrain selama berada di Indonesia.

"Kami menjamin keamanan tim Bahrain ketika di Indonesia, insyaallah tidak ada ancaman keselamatan. Pasti terjaga," ujar Dito di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10).

Dito pun mengungkap bahwa FIFA tetap meminta agar pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain digelar di Indonesia sesuai dengan jadwal sebelumnya.

"FIFA pun juga sudah meminta pertandingan tetap ada di Indonesia harus di Indonesia, kalau tidak berarti menang WO," ujarnya. (dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelanggaran UU Sisdiknas Diusut, Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp2 Miliar

Pelanggaran UU Sisdiknas Diusut, Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp2 Miliar

Dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) dalam perkara kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta tengah diusut oleh aparat kepolisian setempat. 
Tak Tega, Sherly Tjoanda Minta Datangkan Dokter untuk Cek Kesehatan Anak-anak Suku Togutil: Bawa ke Sini, Ya

Tak Tega, Sherly Tjoanda Minta Datangkan Dokter untuk Cek Kesehatan Anak-anak Suku Togutil: Bawa ke Sini, Ya

Melihat ada anak Suku Togutil yang menunjukkan gejala kekurangan gizi, Sherly Tjoanda pun langsung menginstrusikan untuk membawa dokter ke wilayah suku itu.
6 Sunnah Sebelum Shalat Idul Adha, Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya

6 Sunnah Sebelum Shalat Idul Adha, Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya

Berikut 6 sunnah sebelum shalat Idul Adha yang dianjurkan Rasulullah SAW, lengkap dengan dalil dan keutamaannya.
Hyundai Hillstate Resmi Umumkan Jadwal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, Minta Dukungan Volimania

Hyundai Hillstate Resmi Umumkan Jadwal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, Minta Dukungan Volimania

Hyundai Hillstate resmi mengumumkan jadwal pertandingan mereka di Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026.
Pasca Pembubaran Ibadah di Gereja, Warga Dihimbau Jaga Toleransi Dan Kerukunan Mayoritas Minoritas Di Yogyakarta Istimewa

Pasca Pembubaran Ibadah di Gereja, Warga Dihimbau Jaga Toleransi Dan Kerukunan Mayoritas Minoritas Di Yogyakarta Istimewa

Ketua Asosiasi World Muaythai Indonesia (AWMI) sekaligus Dewan Pembina Pemuda Batak Bersatu (PBB), Dewanto P. Siregar memberikan tanggapan resmi terkait insiden penghentian kegiatan ibadah Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Panggungharjo, Sewon.
KPK Dalami Soal Kontainer yang Terparkir 30 Hari di Pelabuhan Tanjung Emas Terkait Kasus Suap DJBC

KPK Dalami Soal Kontainer yang Terparkir 30 Hari di Pelabuhan Tanjung Emas Terkait Kasus Suap DJBC

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami temuan satu unit kontainer yang terparkir di Pelabuhan Tanjung Emas selama 30 hari.

Trending

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral di medsos soal narasi adanya pembubaran ibadah di salah satu gereja di Sewon Bantul oleh sekelompok orang. Sontak, hal itu membuat Sultan HB X berkomentar
Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengatakan bahwa Jordan Wilson sebenarnya bukan target utama untuk dipasangkan dengan Megawati Hangestri selain Vanja Bukilic.
Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai terkait begal tidak boleh ditembak mati di tempat. Ternyata mencuri perhatian dan menuai kritik dari Hotman Paris di media
Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pria yang merupakan WNA diduga tewas usai dipukul botol oleh seorang selebgram di kawasan Blok M.
Langgar Kode Etik, Dua Polisi Dumai Resmi Dipecat Tidak Hormat

Langgar Kode Etik, Dua Polisi Dumai Resmi Dipecat Tidak Hormat

Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang mencoret foto dua anggota Polri dengan tanda silang sebagai tanda resmi dipecat secara tidak hormat (PTDH) karena
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT