News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Ramai Tagar #STYOut PSSI Sampai Mohon Begini ke Suporter Timnas Indonesia

PSSI akhirnya buka suara soal ramai tagar #STYOut di media sosial usai Timnas Indonesia gagal mencapai target di dua pertandingan lawan Bahrain dan China.
Jumat, 25 Oktober 2024 - 11:13 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan para pemainnya.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Setelah Timnas Indonesia gagal mencapai target di dua pertandingan terbaru kualifikasi Piala Dunia 2026, ramai tagar #STYOut di media sosial.

Timnas Indonesia sebelumnya imbang melawan Bahrain dengan skor 2-2 di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 Kamis (10/10/2024) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di pertandingan kualifikasi Pial Dunia 2026 selanjutnya, Timnas Indonesia dikalahkan oleh China dengan skor 1-2.

Saat ini, skuad Garuda tidak berubah berada di posisi kelima klasemen sementara Grup C babak kualifikasi Piala Dunia 2026.

Hal ini nampaknya membuat suporter Timnas Indonesia tidak puas dan langsung menggaungkan tagar #STYOut setelah kalah dari China, Selasa (15/10/2024) lalu.

Menanggapi hal ini, PSSI akhirnya memberikan tanggapan sekaligus pesan kepada seluruh pendukung sepak bola Tanah Air.

Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga dengan tegas meminta agar para suporter tidak membuat suasana menjadi tidak nyaman dan justru menyebabkan keterpecahan.

Menurut Arya, untuk bisa lolos kualifikasi Piala Dunia 2026 seluruh bagian dari Timnas Indonesia termasuk para pendukungnya harus kompak.

"Jangan dipecah-pecah dulu nih. Ini itu, ini itu. Jangan dulu," kata Arya, dikutip Jumat (25/10/2024).

Ia berharap agar para suporter bisa kompak memberikan dukungan kepada skuad Garuda sekaligus pelatihnya, Shin Tae-yong.

"Kita semua kompak dulu. Jangan dulu kita ini #STYOut. Jangan dulu lah," tambah dia.

Dirinya menjelaskan, saat ini skuad Garuda berada di ujung tanduk termasuk waktu yang tidak lama lagi.

Di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, tim Merah Putih hanya akan menghadapi enam kali pertandingan lagi sampai Juni 2025.

Selama enam pertandingan yang akan datang itu, Arya mengungkapkan bahwa skuad Garuda harus berhasil meraih kemenangan dan setidaknya seri melawan Jepang.

Jika para suporter justru menekan Shin Tae-yong ia khawatir sang pelatih akan merasa stres dan tidak memberikan hasil maksimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita ini butuh kekompakan. karena waktu kita sudah mepet. Nanti pelatih jadi stres, kita juga yang rugi," kata dia lagi.

Ia menegaskan bahwa selama enam kali pertandingan ke depan adalah momen krusial bagi Timnas Indonesia.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Barcelona Dipermalukan di Camp Nou! Atletico Menang 2-0 Meski Sempat Ditekan

Barcelona Dipermalukan di Camp Nou! Atletico Menang 2-0 Meski Sempat Ditekan

Atletico Madrid sukses mencuri kemenangan penting usai menaklukkan Barcelona dengan skor 2-0 pada leg pertama perempat final Liga Champions UEFA 2025-2026 di Camp Nou, Kamis (9/4/2026).
Jalur Garut-Pameungpeuk Tak Bisa Dilalui, Material Longsor Setinggi 1,5 Meter Timbun Badan Jalan

Jalur Garut-Pameungpeuk Tak Bisa Dilalui, Material Longsor Setinggi 1,5 Meter Timbun Badan Jalan

Akses jalan utama provinsi yang menghubungkan wilayah perkotaan dengan Garut Selatan dilaporkan terputus akibat terjangan tanah longsor pada Rabu (8/4) sore. 
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
16 Tahun Summarecon Bekasi: Pulihkan Martabat Kota Patriot dari Stigma Negatif Melalui Pembangunan Kawasan Terpadu

16 Tahun Summarecon Bekasi: Pulihkan Martabat Kota Patriot dari Stigma Negatif Melalui Pembangunan Kawasan Terpadu

Beberapa tahun lalu, Kota Bekasi sempat menjadi sasaran perundungan netizen di seluruh Indonesia. 
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara

Trending

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT