News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AFC Singgung Timnas Indonesia U-17 dan Australia usai Bermain Imbang demi Lolos ke Piala Asia U-17 2025: Tak Ada yang Menembus Pertahanan Lawan

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyoroti laga Timnas Indonesia U-17 dan Australia usai kedua tim memilih bermain imbang demi lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2025.
Senin, 28 Oktober 2024 - 08:43 WIB
Timnas Indonesia U-17 melawan Australia.
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyoroti laga Timnas Indonesia U-17 dan Australia usai kedua tim memilih bermain imbang demi lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2025.

Garuda Asia -julukan Timnas Indonesia U-17- harus bermain imbang tanpa gol alias 0-0 kontra Australia pada matchday terakhir Grup G Kualifikasi Piala Asia U-17 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bermain di Stadion Abdullah Alkhalifa Alsabah, Kuwait, Minggu (27/10/2024) malam WIB, Timnas Indonesia U-17 sempat kesulitan di awal laga karena Australia melakukan serangan berbahaya.

tvonenews

Namun pada menit ke-13, Timnas Indonesia U-17 mendapatkan peluang melalui Zahaby Gholy yang melepaskan tembakan langsung ke gawang, sayang kiper Australia, Jai Ajanovic mampu menepis bola.

Setelah itu, Australia lebih mendominasi dengan sejumlah peluangnya hingga para pemain Timnas Indonesia U-17 yang sesekali melancarkan serangan balik harus bekerja keras sampai turun minum.

Pertandingan berlanjut di babak kedua, skor 0-0 masih belum berubah, setelah 10 menit laga berlangsung atau hingga menit ke-68 kedua tim sama-sama tidak melakukan atensi serangan.

Australia mendominasi permainan dengan memainkan bola di tengah lapangan, sementara Indonesia terus bertahan karena hasil imbang akan meloloskan kedua tim ke putaran final.

Kedua tim sama-sama tidak berniat untuk mencetak gol dalam pertandingan babak kedua ini, sehingga skor 0-0 pun mengakhiri pertandingan antara Timnas Indonesia U-17 vs Australia.

Timnas Indonesia U-17 bermain imbang tanpa gol kontra Australia
Timnas Indonesia U-17 bermain imbang tanpa gol kontra Australia
Sumber :
  • PSSI

 

Hasil ini membuat Timnas Indonesia U-17 lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2025 sebagai salah satu tim runner-up terbaik, sementara Australia lolos sebagai juara Grup G.

Kedua tim sama-sama mengantongi tujuh poin, Australia sebagai pemuncak grup dengan selisih gol yang lebih unggul sementara Indonesia melaju sebagai salah satu dari lima runner-up terbaik.

Menariknya, ada opini yang muncul ke permukaan di mana kedua tim dianggap memainkan sepak bola gajah karena sengaja memilih untuk bermain imbang agar lolos ke putaran final.

Namun, pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto menegaskan bahwa situasi itu terjadi karena bagian dari taktik, apalagi Australia tidak mau bermain menyerang.

Meskipun, asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia senior itu merasa bergejolak hatinya karena malu anak asuhnya bermain tanpa melancarkan serangan sejak pertengahan babak kedua.

"Jujur, melihat pertandingan hari ini sangat bergejolak di dalam hati saya," kata Nova Arianto di akun Instagramnya, @novaarianto30.

"Memang secara taktik melihat Australia lebih unggul secara kualitas individu. Kami bermain menunggu dan melakukan counter-attack saat merebut bola," tambahnya.

"Australia juga tidak melakukan serangan sehingga kami tetap menunggu Australia untuk melakukkan serangan," katanya lagi.

Sementara itu, AFC juga memberikan ulasan terkait pertandingan antara Timnas Indonesia U-17 vs Australia yang berakhir tanpa gol.

Meski sempat memuji kedua tim yang sama-sama meraih hasil positif di laga sebelumnya, AFC ikut menyoroti ketika Indonesia dan Australia sama-sama tak mampu menembus pertahanan lawan.

"Keduanya memasuki pertandingan dalam performa bagus, setelah memenangkan pertandingan masing-masing melawan Kuwait dan Kepulauan Mariana Utara," tulis AFC dalam artikelnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Meskipun melakukan pendekatan positif, tidak ada satu pun yang mampu menembus pertahanan lawan sehingga pertandingan berakhir tanpa gol," tandasnya. 

(yus)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Dibuat Kagum Ibu Asal Sukabumi, Tetap Kuat Rawat Anak Kanker Meski Hidup Serba Terbatas

Dedi Mulyadi Dibuat Kagum Ibu Asal Sukabumi, Tetap Kuat Rawat Anak Kanker Meski Hidup Serba Terbatas

​​​​​​​Dedi Mulyadi kagum pada ibu asal Sukabumi yang tetap kuat merawat anak kanker stadium 4 tanpa keluh, meski hidup serba terbatas dan penuh perjuangan.
Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Industri sawit RI hadapi tekanan EUDR. Traceability jadi kunci akses pasar global, petani kecil jadi tantangan utama implementasi sistem.
Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Penolakan dari masyarakat melalui petisi terkait rencana revitalisasi Jalan Diponegoro, Kota Bandung, mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Aksi brutal Fadly Alberto saat laga EPA U-20 berujung sanksi ganda: dicoret dari Timnas Indonesia U-20 dan diputus kontrak sponsor, PSSI siap beri hukuman berat
Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengambil langkah tegas dalam menentukan arah masa depan Timnas Futsal Indonesia. Alih-alih menempuh jalur naturalisasi untuk ..
Kukuhkan Empat Guru Besar, Rektor UAD Yogyakarta Tekankan Guru Besar Baru Harus Jaga Marwah Muhammadiyah

Kukuhkan Empat Guru Besar, Rektor UAD Yogyakarta Tekankan Guru Besar Baru Harus Jaga Marwah Muhammadiyah

Sebanyak empat dosen dari berbagai ranting ilmu di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta dikukuhkan sebagai guru besar baru.   

Trending

Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyayangkan hasil imbang 2-2 yang diraih timnya saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.
Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Aksi brutal Fadly Alberto saat laga EPA U-20 berujung sanksi ganda: dicoret dari Timnas Indonesia U-20 dan diputus kontrak sponsor, PSSI siap beri hukuman berat
Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengambil langkah tegas dalam menentukan arah masa depan Timnas Futsal Indonesia. Alih-alih menempuh jalur naturalisasi untuk ..
Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Bek kiri Persib Bandung, Eliano Reijnders, mengakui timnya tampil kurang maksimal di awal laga saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 Super League 2025/26
Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top skor sepanjang masa ketiga Timnas Jepang menilai Timnas Indonesia di era John Herdman punya masa depan cerah dan peluang besar lolos ke Piala Dunia 2030.
Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Industri sawit RI hadapi tekanan EUDR. Traceability jadi kunci akses pasar global, petani kecil jadi tantangan utama implementasi sistem.
Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Penolakan dari masyarakat melalui petisi terkait rencana revitalisasi Jalan Diponegoro, Kota Bandung, mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT