News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bisa Jadi Solusi di Lini Depan, Striker Gacor asal Brasil Ini Mengaku Tertarik Bela Timnas Indonesia, Tapi Sayangnya...

Striker tajam asal Brasil milik Borneo FC, Leo Gaucho, ternyata pernah mengungkapkan ia terbuka jika PSSI menawari untuk naturalisasi dan bela Timnas Indonesia.
Sabtu, 23 November 2024 - 08:54 WIB
Pelatih TImnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) di Pinggir Lapangan
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Striker tajam asal Brasil yang bermain untuk Borneo FC, Leo Gaucho, ternyata pernah mengungkapkan kalau dirinya terbuka jika PSSI menawarinya untuk naturalisasi dan membela Timnas Indonesia.

Leo Gaucho sendiri merupakan striker andalan untuk Borneo FC di Liga 1 musim 2024/2025 ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain asal Brasil itu baru saja bergabung dengan Borneo FC di awal musim ini dari klub Latvia, Valmiera FC.


Diego Michiels, Leo gaucho dan Stefano Lilipaly (sumber: instagram.com/borneofc.id)

Walaupun baru menjalani musim pertamanya di Indonesia, Leo Gaucho langsung membuktikan kualitasnya sebagai seorang predator di lapangan.

Sejauh ini nama Leo Gaucho masih bertengger di papan atas daftar top skor sementara Liga 1.

Tercatat dari 11 pertandingan yang sudah ia mainkan, Leo Gaucho sudah mengoleksi 6 gol untuk Borneo FC.

Catatan tersebut membuat namanya kini ada di peringkat ketiga daftar top skor sementara Liga 1 hanya kalah dari pemain Arema Dalberto dan bomber Madura United Lulinha yang mengoleksi 7 gol.

Beberapa waktu yang lalu, salah satu Media Vietnam yakni SOHA.vn tiba-tiba memberitakan soal Leo Gaucho.


Timnas Indonesia (sumber: tvOnenews - Julio Trisaputra)

Dalam artikelnya, SOHA.vn seakan mendorong PSSI untuk naturalisasi Gaucho sebagai solusi lini depan Timnas Indonesia.

Bukan tanpa alasan, hal tersebut berawal dari pernyataan Leo Gaucho saat diwawancarai di kanal Youtube transfermarkt Indonesia.

"Baru-baru ini, saat diwawancarai media Indonesia, penyerang berusia 23 tahun asal Brasil Leo Gaucho menegaskan siap menjadi warga naturalisasi untuk memperkuat timnas Indonesia," tulis Soha.vn.

"Bermain untuk Borneo FC, Leo Gaucho memimpin daftar pencetak gol di musim baru Liga 1, dengan 6 gol dalam 10 pertandingan. Jika dihitung di semua kompetisi striker asal Brasil itu sudah mencetak 8 gol dalam 12 pertandingan," sambungnya.

SOHA menyoroti postur tubuh, kekuatan fisik hingga skill dari Leo Gaucho yang dinilai cocok untuk Timnas Indonesia.

Leo gaucho di Borneo musim ini (sumber: instagram.com/borneofc.id/)

"Leo Gaucho memiliki bentuk tubuh yang bagus. Seperti banyak pemain Brasil lainnya, Gaucho sangat dihargai atas latar belakang teknis pribadinya, kekuatan fisik yang tahan lama, dan keterampilan penyelesaian akhir yang beragam,"tulis Soha.

Meski begitu, sayangnya keinginan PSSI untuk bisa menaturalisasi Leo Gaucho memerlukan waktu panjang.

Pasalnya, Leo tidak memiliki darh Indonesia sehingga harus tinggal di Indonesia selama lima tahun jika ingin menjalani proses naturalisasi.

"Apalagi karena tidak memiliki darah Indonesia, Leo Gaucho baru bisa dinaturalisasi jika tinggal di negara ini selama 5 tahun, syarat yang belum bisa ia penuhi," terang Soha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namun dalam jangka panjang, Leo Gaucho masih menjadi kandidat cemerlang untuk menjadi warga naturalisasi dan bermain di timnas Indonesia. Saat itu, tim Indonesia akan diperkuat striker kelas atas untuk berlaga di turnamen internasional," tutupnya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Comeback Persib atas Melbourne Victory menambah poin Indonesia. Simak posisi Liga Indonesia di ranking AFC dan persaingannya dengan Vietnam serta Singapura.
Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Kemampuan berbicara di depan publik, menyampaikan gagasan, dan membangun kepercayaan diri menjadi keterampilan penting bagi generasi muda dalam menghadapi tanta
WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

Di tengah ancaman peretasan dan penyadapan data pribadi, E2EE melindungi percakapan WhatsApp agar tidak dapat dibaca pihak ketiga, termasuk WhatsApp sendiri.
Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Bandung mengunci tiket 16 besar ACL 2 usai menaklukkan Melbourne Victory. Adelaide United, Svay Rieng, dan Gangwon FC sementara berpotensi jadi lawan.
Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

TNI AD mengungkap fakta baru dibalik insiden kecelakaan helikopter milik Penerbad yang terjadi saat memadamkan karhutla di Kalimantan Tengah pada Rabu 4/11/2026
Luka Menalo Sebut DNA Kemenangan Mengalir di Darah Persib

Luka Menalo Sebut DNA Kemenangan Mengalir di Darah Persib

Kemenangan 2-1 Persib Bandung atas Melbourne Victory di Stadion Rectangular Melbourne, Rabu (4/11/2026) membuat Persib menjadi klub Indonesia pertama yang menang di kandang klub Australia. 

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT