News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pantas Susah Cetak Gol ke Gawang Lawan di AFF 2024, Ternyata Timnas Indonesia Masih Punya Kelemahan Besar di...

Ternyata Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong masih punya kelemahan besar dalam hal ini sehingga membuat Skuad Shin Tae-yong susah cetak gol selama AFF 2024
Sabtu, 21 Desember 2024 - 15:08 WIB
Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase

tvOnenews.com - Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong selama Piala AFF 2024 belum bisa banyak mencetak gol ke gawang lawan.

Dalam 3 pertandingan, Timnas Indonesia hanya mampu mencetak 4 gol dengan total kebobolan 4 gol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jumlah gol ini tentu masih sedikit dibandingkan dengan tim lain.

Bahkan dibandingkan dengan Laos yang berada di dasar klasemen, Timnas Indonesia masih kalah dari segi jumlah gol yang berhasil tercipta.

Lantas apa yang menjadi sebab Timnas Indonesia kesulitan mencetak gol selama AFF 2024? 

Apa yang harus dilakukan Shin Tae-yong untuk mengatasi masalah ini?

Timnas Indonesia memiliki 1 pertandingan terakhir di babak grup yang menjadi penentuan nasib bagi Skuad Shin Tae-yong di AFF 2024.

Hasil kemenangan melawan Filipina wajib didapat oleh Timnas Indonesia jika ingin maju ke babak semifinal.

Namun kenyataannya Timnas Indonesia masih kesulitan untuk mencetak banyak gol selama AFF 2024.

Pada pertandingan perdana melawan Myanmar, Timnas Indonesia hanya mampu mencetak 1 gol yang berakhir dengan kemenangan.

Kemudian saat melawan Laos, Timnas Indonesia mampu mencetak 3 gol namun kebobolan 3 gol sehingga pertandingan berakhir imbang.

Lalu saat melawan Vietnam, Timnas Indonesia tidak berhasil mencetak satupun gol.

Hal ini menunjukkan bahwa Timnas Indonesia masih memiliki kelemahan dalam mencetak gol.

Salah satu pandit senior, Bung Binder mengungkapkan analisa yang menjelaskan mengapa Timnas Indonesia masih kurang efektif untuk membobol gawang lawan selama AFF 2024.

"Saya melihat dalam beberapa pertandingan terakhir dari Timnas kita kelemahan itu sebetulnya berada di lini tengah," ujar Bung Binder, seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Bola Bung Binder.

Menurut Bung Binder, saat ini masih belum ada pemain Timnas Indonesia di AFF 2024 yang mampu membendung serangan lawan sekaligus melakukan serangan balik yang efektif.

"Saya tidak melihat ada pemain yang bisa melakukan filter secara konsisten menyerap serangan dari tim lawan," kata Bung Binder.

"Dan saya tidak melihat ada pemain yang bisa merancang sebuah serangan dari lini tengah," lanjutnya.

Serangan Timnas Indonesia saat ini lebih sering dibangun dari lini pertahanan tetapi tim lawan melakukan tekanan yang begitu ketat sehingga membuat Skuad Shin Tae-yong kesulitan mencetak gol.

Hal inilah yang menurut Bung Binder menjadi penyebab Timnas Indonesia masih belum bisa mencetak banyak gol selama AFF 2024.

"Lebih banyak itu serangan dibangun dari lini pertahanan yang menyulitkan para pemain untuk mengalirkan bola karena pressing dari para pemain tim lawan itu sejauh ini selalu bagus lawan Timnas kita," ungkap Bung Binder.

(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK: Panglima TNI Punya Kewenangan Penuh Izin Periksa Anggota TNI yang Diduga Terlibat Korupsi BNPB

KPK: Panglima TNI Punya Kewenangan Penuh Izin Periksa Anggota TNI yang Diduga Terlibat Korupsi BNPB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto punya kuasa penuh terkait izin pemeriksaan terhadap dua anggota TNI ...
Meski Mengaku Kondisinya Belum Fit 100 Persen, Samuel Maxson Septionus Berhasil Pecahkan Rekor Nasional di IOAC 2026

Meski Mengaku Kondisinya Belum Fit 100 Persen, Samuel Maxson Septionus Berhasil Pecahkan Rekor Nasional di IOAC 2026

Samuel Maxson memecahkan rekor nasional Kelompok Umur KU1 di gelaran Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC) yang diselenggarakan PB Akuatik Indonesia.
BREAKING
NEWS
Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Nomor Telepon Presiden Prabowo: Inisial LSP, ASN, dan EH

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Nomor Telepon Presiden Prabowo: Inisial LSP, ASN, dan EH

Polri tetapkan tiga tersangka kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.
Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Garudayaksa FC tak sekadar ingin meramaikan I.League Cup 2026/27. Klub tersebut memasang target tinggi dengan membidik gelar juara.
Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Berikut fakta-fakta soal kisah 4 WNI yang terseret ombak saat memancing di Jepang. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia usai dilakukan pencarian.
Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Proyek strategis pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi, dipastikan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Desember 2026

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT