News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kondisi Ini Diprediksi Jadi Alasan Timnas Indonesia Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF, Para Pemain Ternyata Tak Percaya Diri Gegara

Timnas Indonesia gagal melangkah ke Semifinal Piala AFF 2024 seusai ditumbangkan 0-1 dari Filipina di Stadion Manahan, Solo. Ada prediksi soal alasan Timnas Indonesia menelan kekalahan tersebut.
Senin, 23 Desember 2024 - 23:36 WIB
Skuad timnas Indonesia di Piala AFF 2024.
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia gagal melangkah ke Semifinal Piala AFF 2024 seusai ditumbangkan 0-1 dari Filipina di Stadion Manahan, Solo. Ada prediksi soal alasan Timnas Indonesia menelan kekalahan tersebut.

Para pemain yang dipanggil pelatih Shin Tae-yong mayoritas usia muda disebut sebagai alasan skuad Garuda tampil tak percaya diri menghadapi tim senior negara lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, masalah pemain-pemain senior yang diturunkan Shin Tae-yong ternyata tidak memberikan dampak positif terhadap Timnas Indonesia.

Hal itu dibuktikan dengan dua kartu merah yang diterima Timnas Indonesia saat melakoni laga kandang.

Kartu merah pertama diterima Marselino Ferdinan saat Timnas Indonesia melawan Laos dengan skor akhir 3-3.

Lalu, Muhammad Ferrari pun turut mendapat kartu merah seusai terpancing emosinya kala menghadapi Filipina di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/12/2024) kemarin.

Masalah pemain-pemain senior yang kurang bisa menjadi teladan bukan satu-satunya masalah Indonesia di ASEAN Cup.Ā 

Secara keseluruhan, anak-anak muda Indonesia itu terlihat tak bisa bermainĀ meyakinkan di setiap laga.

Bisa dikatakan, dari empat pertandingan, tidak ada identitas permainan yang jelas yang dimainkan Ferarri dan kawan-kawan.

Kadek Arel yang menjadi pemain pertama untuk mengalirkan bola dari belakang, selalu tak punya opsi terbaik untuk mengumpan dalam fase membangun serangan di formasi 3-5-2.

Alih-alih mempertontonkan permainan yang cantik, skuad muda Garuda malah memberikan rasa tak aman ketika memegang bola karena salah umpan, salah kontrol, hingga kurang memahami situasi permainan dengan baik.

Alhasil, permainan pragmatis dipilih sebagai cara terakhir untuk mencetak gol. Empat gol dari empat pertandingan tercipta berkat situasi ini.

Dalam jumpa pers pra laga, Shin Tae-yong mengatakan situasi bola mati akan menjadi senjata mematikan timnya untuk 'membunuh' Filipina yang dari tiga laga sebelumnya, selalu kebobolan dari situasi ini sebanyak tiga gol.

Tiga gol ini berasal dari dua situasi sepak pojok dan satu tendangan bebas langsung.

Namun, empat gol yang sudah dicetak Indonesia melalui situasi bola mati, tiga dari lemparan jauh Pratama Arhan dan satu melalui tendangan sudut, gagal terulang melawan Filipina.

Ā 

The Azkals mampu mengantisipasi semua taktik bola mati yang diterapkan Indonesia. Quincy Kammeraad, kiper yang menggantikan Patrick Deyto pada menit ke-16, mencatatkan enam penyelamatan.Ā 

Ā 

Tiga untuk tendangan Marselino, serta masing-masing satu untuk tendangan Hokky Caraka, Achmad Maulana Syarif, dan terakhir Ronaldo Kwateh.

Ā 

Soal buruknya permainan Indonesia di ASEAN Cup, Shin Tae-yong selalu menjadikan pemain muda yang minim pengalaman dan mepetnya persiapan di tengah Liga 1 Indonesia yang tengah bergulir sebagai alasan kurang menggigitnya permainan Indonesia di ASEAN Cup 2024.

Ā 

Padahal, di sisi lain kesalahan juga bisa dari dirinya yang terkesan memaksa anak-anak asuhnya bermain dalam formasi tiga bek, alih-alih kembali ke pakem formasi empat bek yang dulu pernah ia pakai saat Indonesia melawan tim yang lebih lemah.

Ā 

Misalnya, pada turnamen yang sama pada babak penyisihan grup edisi 2022, formasi ini tak pernah berakhir dengan kekalahan.Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ā 

Dari empat pertandingan, Indonesia mengemas tiga kemenangan dan sekali imbang. Salah satu kemenangan itu terjadi saat menaklukkan Filipina dengan skor 2-1 dalam formasi 4-2-3-1.(ant/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

13 Hari Menanti, Surono Korban KM Virgo Transport 8 Akhirnya Ditemukan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman Jombang

13 Hari Menanti, Surono Korban KM Virgo Transport 8 Akhirnya Ditemukan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman Jombang

Penantian panjang keluarga Surono (37), korban KM Virgo yang merupakanĀ warga Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, akhirnya berujung kepastian.
Kata Pelatih Ganda Campuran Usai Amri/Nita Sukses Bawa Pulang Medali Perak Asian Games 2026: Targetnya Memang Medali

Kata Pelatih Ganda Campuran Usai Amri/Nita Sukses Bawa Pulang Medali Perak Asian Games 2026: Targetnya Memang Medali

Indonesia kembali menambah pundi-pundi medali pada gelaran Asian games 2026 ini lewat cabang olahraga bulu tangkis nomor perorangan di sektor ganda campuran.
Masinis KA Argo Bromo Anggrek Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi!

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi!

Polda Metro menetapkan masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN (37) sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek relasi Gambir
Gugatan Ijazah Gibran di MK, Pakar Hukum Tata Negara Beri Tiga Opsi Putusan

Gugatan Ijazah Gibran di MK, Pakar Hukum Tata Negara Beri Tiga Opsi Putusan

Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM periode 2011-2014, Denny Indrayana dan kawan-kawan mengajukan permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 ke MK.
Indra Sjafri Beri Nilai 6 usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia, Singgung Soal Strategi John Herdman

Indra Sjafri Beri Nilai 6 usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia, Singgung Soal Strategi John Herdman

Indra Sjafri memuji mental Timnas Indonesia yang mampu menahan Malaysia dengan 10 pemain, tetapi menilai sistem pertahanan Garuda masih perlu dibenahi.
BREAKING
NEWS
Terungkap Fakta Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi, Ada Masalah Sinyal hingga Pengereman

Terungkap Fakta Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi, Ada Masalah Sinyal hingga Pengereman

KNKT mengungkap fakta kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi, mulai dari anomali sinyal, komunikasi, hingga pengereman sebelum tabrakan.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT