GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setinggi Elkan Baggott dan Punya Nama Indonesia Banget, Ini Profil Dimas van der Heide yang Bisa Jadi Bek Masa Depan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali memiliki pemain keturunan yang bisa dijadikan opsi pilihan terbaru berposisi sebagai bek tengah
Jumat, 3 Januari 2025 - 09:48 WIB
Bisa Jadi Bek Masa Depan Timnas Indonesia, Ini Profil Dimas van der Heide yang Punya Keturunan Indonesia dan Tinggi Mirip dengan Elkan Baggot
Sumber :
  • SC Heerenveen

Jakarta, tvOnenews.com - Nama baru muncul dari pemain keturunan yang menarik perhatian suporter Timnas Indonesia karena unsur nama khas Indonesia, Dimas van der Heide. 

Timnas Indonesia kembali memiliki pemain keturunan yang bisa dijadikan opsi pilihan terbaru berposisi sebagai bek tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain itu adalah Dimas van der Heide yang diketahui memiliki keturunan Indonesia dan berpostur tinggi badan jangkung mirip Elkan Baggot.

tvonenews

Belum terlalu banyak terkait informasi yang dimiliki Dimas van der Heide mengingat usianya baru menginjak 18 tahun.

Melansir dari unggahan akun instagram @bolavers24, pemain berposisi bek tengah itu lahir pada 3 Desember 2006.

Fisiknya pun terbilang sangat jangkung dengan memiliki tinggi badan mirip seperti Elkan Baggot, yaitu 194 sentimeter.

Bahkan, tinggi badannya hanya memiliki perbedaan 2 sentimeter dengan Elkan Baggot yang berpostur 196 sentimeter.

Tak hanya memiliki darah Indonesia, Dimas van der Heide disebutkan memiliki keturunan dari tiga negara yang berbeda.

Dimas van der Heide yang kini berpaspor Belanda, selain memiliki darah Indonesia juga berketurunan Perancis.

Disebutkan bahwa darah Indonesia yang dimiliki pemain berusia 18 tahun itu didapat dari garis ibunya, yakni sang nenek yang lahir di Bandung.

Sedangkan darah Perancis yang dimiliki Dimas van der Heide didapat dari nenek dari pihak sang ayah dan kakek dari pihak sang ibu.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Dimas Quinten (@dimasquinten)

Berdasarkan laman Transfermarkt, Dimas van der Heide kini bermain untuk akademi SC Heerenveen dan memperkuat klub tersebut di kelompok usia U-19.

Meski berposisi sebagai bek tengah, namun dirinya tercatat sudah menyumbangkan tiga gol dengan catatan dua assist.

Sebelum bermain di Belanda, ternyata Dimas van der Heide mengawali karier profesional sepak bolanya dari Amerika Serikat, tepatnya bersama FC Cincinnati.

Lahir di Belanda, Dimas bersama keluarganya pindah ke Amerika Serikat ketika usianya baru menginjak tiga tahun. 

Di negara itulah Dimas memulai karir sepak bolanya dengan bergabung bersama Akademi Metropolitan Oval hingga akhirnya bergabung dengan klub MLS, FC Cincinnati. 

Tercatat, bersama FC Cincinnati, bek keturunan Sunda itu terbilang cukup produktif dengan mencetak tujuh gol dan empat assist.

Performa gemilang dari Dimas van der Heide itu juga tak terlepas dari postur tubuhnya yang sangat jangkung layaknya Elkan Baggot.

Dimas van der Heide bisa menjadu opsi PSSI untuk membela Timnas Indonesia, utamanya sebagai bibit masa depan skuad Garuda.

Situasi yang hampir sama dengan Elkan Baggot kala pertama kali membela skuad Garuda diprediksi bisa langsung tampil cukup baik.

Dimas van der Heide juga bisa dijadikan opsi sebagai pelapis Jay Idzes dan Mees Hilgers di masa depan.

Bek muda keturunan Sunda, Dimas van der Heide
Bek muda keturunan Sunda, Dimas van der Heide
Sumber :
  • SC Heerenveen

 

Berikut Profil Dimas van der Heide, Pemain Keturunan Indonesia yang Bisa Gabung Skuad Garuda:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama: Dimas van der Heide
Lahir: 3 Desember 2006
Tinggi/Berat Badan: 194 cm/88 kg
Posisi: Bek tengah
Paspor: Belanda

(igp)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menilai fenomena pemain diaspora yang merapat ke klub-klub Super League Indonesia sebagai proses yang wajar.
DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR mendesak agar akses menuju kolam ikonik Pancuran 13 dikembalikan menjadi gratis demi memulihkan ekonomi warga dan menarik kembali kunjungan wisatawan yang sempat merosot drastis.
Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ressa Rossano disebut mengalami perubahan sikap usai diakui anak kandung oleh Denada.
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, wonderkid Arsenal berdarah Jakarta, Indonesia yang tengah mencuri perhatian lewat performa gemilang. Simak profilnya hingga peluangnya bela Timnas Indonesia.
Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang dimulainya gelaran MotoGp 2026 dalam waktu dekat, Tim Ducati Lenovo kini tengah diselimuti optimisme tinggi terkait performa dari Francesco Bagnaia.
Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Seorang balita perempuan berusia 4 tahun di Kota Surabaya diduga menjadi korban penyiksaan oleh paman dan bibinya di sebuah kamar kos kawasan Bangkingan Timur. 
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT