Padahal Sering Jengkel pada Shin Tae-yong, tapi Pelatih Jerman Ini Tetap Besar Hati Akui Kehebatan STY, Katanya...
- Kolase Persija Jakarta & AFC
tvOnenews.com - Nama Shin Tae-yong kini menjadi perbincangan hangat masyarakat Indonesia.
Pasalnya, pelatih Timnas Indonesia itu telah diberhentikan secara mendadak oleh PSSI.
Pengumuman pemutusan kontrak dengan pelatih asal Korea Selatan itu diumumkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir melalui konferensi pers, Senin (6/1/2025).
- Instagram/@erickthohir
Kabar berhentinya STY mendapat beragam respons dari berbagai pihak.
Banyak penggemar Garuda yang merasa kecewa dengan keputusan dari PSSI tersebut.
Sebab, kontrak Shin Tae-yong masih berlangsung hingga tahun 2027 mendatang.
Shin Tae-yong juga dinilai sebagai salah satu pelatih yang berkontribusi besar terhadap perkembangan Timnas Indonesia saat ini.
Seperti diketahui, sejak berada bawah asuhan Shin Tae-yong, skuad Garuda berhasil menorehkan sejumlah prestasi dan sejarah baru.
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Timnas Indonesia kini juga banyak disoroti oleh negara lain, dianggap sebagai salah satu tim yang perlu diwaspadai.
Saat ini Timnas Indonesia juga masih berjuang menghadapi negara-negara kuat di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kehebatan STY dalam membawa Timnas Indonesia sampai ke level ini ternyata juga diakui oleh pelatih Jerman yang sebelumnya sering kesal dengan kelakuan pelatih 54 tahun itu.
Pelatih Jerman yang dimaksud adalah Thomas Doll, mantan pelatih Persija Jakarta.
Lantas, apa yang membuat Thomas Doll kesal dengan Shin Tae-yong?
- Kolase Persija Jakarta & AFC
Perseteruan antara Thomas Doll dengan Shin Tae-yong rupanya mulai terlihat, contohnya pada Desember 2022 lalu saat STY akan memanggil beberapa pemain untuk perkuat Timnas Indonesia di ajang Piala AFF U-23 2023.
Thomas Doll tidak melepas para pemainnya karena kompetisi tersebut tidak termasuk agensi resmi FIFA.
Konflik dianggap semakin memanas ketika Thomas Doll mengaku tidak pernah diajak bicara oleh Shin Tae-yong terkait pemanggilan pemain.
Load more