News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shin Tae-yong Tak Kuasa Tahan Tangis di Hadapan Pemain Timnas Indonesia, Sampaikan Pesan ini untuk Anak Didiknya

Video Shin Tae-yong menangis di hadapan para pemain Timnas Indonesia di ruang ganti menjadi sorotan publik. Pada kesempatan itu, STY menyampaikan pesan-pesannya
Rabu, 8 Januari 2025 - 17:29 WIB
Mantan Pelatih Timnas, Shin Tae-yong
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Sebuah momen emosional terjadi di ruang ganti Timnas Indonesia ketika Shin Tae-yong tak kuasa menahan tangis di hadapan para pemainnya.

Momen ini terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial, memperlihatkan perpisahan penuh haru antara Shin Tae-yong dan anak asuhnya setelah gagal membawa Indonesia lolos ke Olimpiade Paris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahan yang dibagikan oleh akun X @idn_abroad, terlihat Shin Tae-yong mengenakan busana putih sambil berdiri di depan para pemainnya.

Dengan suara bergetar, ia menyampaikan rasa bangganya terhadap perjuangan Timnas Indonesia.  

“Video beliau menangis usai gagal membawa Indonesia lolos ke Olimpiade ini akhirnya dirilis Mas Rikky Nugroho di hari terakhir Coach Shin menjabat. Perpisahan tidak pernah mengenakkan. Terima kasih selalu dengan hati menangani Timnas tercinta kami, Coach,” tulis akun @idn_abroad di X.  

Dalam video itu, Jeje, asisten pelatih Shin Tae-yong, terlihat membantu menerjemahkan pesan emosional dari sang pelatih.  

“Saya kehabisan bicara, nggak tahu mau ngomong apa karena sangat bangga sama pemain sekarang,” ujar Shin, seperti yang diterjemahkan oleh Jeje.  

Air mata pun tak tertahankan. Setelah menyampaikan pesannya, Shin memeluk satu per satu pemain, menciptakan suasana penuh haru di ruang ganti.

Para pemain pun tampak terharu, beberapa di antaranya bahkan ikut menangis.  

Mengetahui Shin Tae-yong tidak lagi menjadi pelatih Timnas Indonesia, beberapa pemain juga memberikan ucapan perpisahan yang penuh penghargaan kepada pelatih asal Korea Selatan itu.

Mereka mengakui bahwa Shin telah membawa perubahan besar bagi Timnas Indonesia, mulai dari aspek mentalitas, teknik, hingga kebugaran.  

Di sisi lain, keputusan PSSI untuk memecat Shin Tae-yong di tengah momen krusial seperti kualifikasi Piala Dunia menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk netizen.

Banyak yang merasa bahwa PSSI telah bertindak tidak adil terhadap pelatih yang telah memberikan kontribusi besar untuk Timnas.  

“Emang nggak pantas negara sebobrok ini mendapatkan jasa sekaliber beliau. Percuma ngasih banyak torehan prestasi kalau langsung dievaluasi hanya karena 1-2 match nggak sesuai hasilnya,” tulis seorang netizen.  

Komentar lainnya menyoroti keberanian Shin Tae-yong dalam mengungkap kelemahan dasar sepak bola Indonesia, seperti teknik passing yang buruk, pola makan pemain yang tidak teratur, hingga kurangnya kebugaran fisik.  

“Siapa lagi pelatih Timnas Indonesia yang berani blak-blakan jujur ke media soal kondisi teknik dasar dan fisik pemain? Terima kasih untuk Coach Shin Tae-yong yang sabar menghadapi keadaan sepak bola Indonesia,” tulis netizen lainnya.  

Beberapa penggemar bahkan mengancam akan meluapkan kemarahan jika pengganti Shin Tae-yong gagal membawa hasil yang memuaskan.  

“Kalau Timnas sampai nggak lolos Piala Dunia, setiap pertandingan kalah, main jelek, gue maki-maki semua,” tulis seorang netizen dengan nada kesal.  

Meski masa baktinya di Timnas Indonesia telah berakhir, kontribusi Shin Tae-yong tidak bisa diabaikan begitu saja.

Ia berhasil membawa Indonesia kembali diperhitungkan di Asia, menanamkan mentalitas juara, dan membangun fondasi penting untuk generasi mendatang.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen perpisahan ini menjadi pengingat bahwa Shin Tae-yong bukan sekadar pelatih, tetapi juga sosok yang mencurahkan hati dan jiwanya untuk sepak bola Indonesia.

Harapan besar kini ada pada pelatih pengganti untuk melanjutkan apa yang telah dibangun Shin Tae-yong agar Timnas Indonesia terus berkembang dan bersaing di level dunia. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 

Trending

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT