News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Regulasi FIFA Bikin Patrick Kluivert Pusing, 7 Pemain Inti Timnas Indonesia Absen Kontra Bahrain jika Dapat Kartu saat Lawan Australia 

Regulasi FIFA bisa membuat pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert kepusingan karena tujuh pemain intinya berpotensi absen kontra Bahrain jika dapat kartu saat lawan Australia.
Jumat, 17 Januari 2025 - 08:34 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert berpikir keras
Sumber :
  • Instagram/patrickkluivert9

Jakarta, tvOnenews.com - Regulasi FIFA bisa membuat pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert kepusingan karena tujuh pemain intinya berpotensi absen kontra Bahrain jika dapat kartu saat lawan Australia.

Sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia pengganti Shin Tae-yong yang diumumkan sejak Rabu (8/1/2025) lalu, Patrick Kluivert akan mulai menukangi skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Dalam dua laga terdekat, Timnas Indonesia akan bertandang ke markas Australia di Sydney Football Stadium pada 20 Maret 2025 dan menjamu Bahrain (25 Maret 2025) di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Skuad Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Skuad Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • PSSI

 

Sebelum melakoni dua laga krusial tersebut, Timnas Indonesia saat ini menempati posisi ketiga dengan enam poin pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C itu.

Skuad Garuda memiliki peluang lolos langsung ke Piala Dunia 2026 jika finis sebagai dua tim teratas. Jika cara pertama gagal, masih ada kans lolos melalui putaran keempat dengan finis di peringkat ketiga atau empat. 

Untuk itu, Timnas Indonesia harus memanfaatkan laga kontra Australia dan Bahrain semaksimal mungkin agar mendapatkan poin minimal empat angka. Sayangnya, pasukan Patrick Kluivert justru harus pincang.

Timnas Indonesia dipastikan akan tanpa diperkuat oleh Ragnar Oratmangoen dan Justin Hubner saat melawan Australia karena keduanya harus menjalani hukuman akumulasi kartu sesuai yang diatur dalam regulasi FIFA.

Ragnar Oratmangoen terkena akumulasi kartu setelah mendapat dua kartu kuning di laga melawan Bahrain dan Arab Saudi, sementara Justin Hubner mendapat kartu merah dalam laga melawan Arab Saudi.

“Jika seorang pemain atau ofisial tim menerima dua kartu kuning dalam satu pertandingan (dalam pertandingan yang ditentukan oleh penalti) atau dalam dua pertandingan berbeda di kompetisi ini, mereka akan diskorsing otomatis dari laga selanjutnya untuk tim,” bunyi regulasi FIFA untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 pasal 9.3.

"Jika pemain atau ofisial tim dikeluarkan karena kartu merah langsung atau tidak langsung, mereka akan secara otomatis diskors dari pertandingan berikutnya. Selain itu, sanksi lebih lanjut dapat dijatuhkan oleh Komite Disiplin FIFA," lanjut pasal 9.4.

Meski Ragnar Oratmangoen dan Justin Hubner akan kembali tersedia saat melawan Bahrain, skuad Patrick Kluivert tetap terancam pincang karena ada tujuh pemain yang berpotensi absen jika mendapat kartu.

Mereka adalah Marselino Ferdinan, Maarten Paes, Jay Idzes, Muhammad Ferarri, Calvin Verdonk, Ivar Jenner, Nathan Tjoe A-On dan. Ketujuh pemain Timnas Indonesia itu telah mengantongi satu kartu kuning. 

Selain Muhammad Ferarri, mereka adalah pemain inti di Timnas Indonesia. Amit-amitnya jika mereka diganjar kartu kuning atau kartu merah saat melawan Australia, maka akan terkena skorsing saat bersua Bahrain.

Namun diharapkan, Maarten Paes dkk tidak mendapatkan kartu apa pun saat melawan Australia nanti sehingga mereka masih bisa bermain ketika skuad Garuda menjamu Bahrain.

Berikut 7 Pemain Ini Berpotensi Absen Kontra Bahrain jika Dapat Kartu saat Lawan Australia:

1. Maarten Paes

2. Calvin Verdonk

3. Muhammad Ferarri

4. Marselino Ferdinan

5. Jay Idzes

6. Ivar Jenner

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

7. Nathan Tjoe-A-On

(yus)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Yudhi Sadewa akan menggandeng Kemenhub membahas disparitas tarif jasa LoLo depo peti kemas kosong yang lebih mahal di luar pelabuhan.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar sepanjang Semester I-2026, Berkat Perluasan Akses Pasar

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar sepanjang Semester I-2026, Berkat Perluasan Akses Pasar

Berkat perluasan akses pasar, UMKM binaan Pertamina mencatatkan omzet sebesar Rp8,57 miliar sepanjang semester I 2026 melalui berbagai pameran regional hingga internasional.
Pemkab Tapteng Percepat Realisasi TKD Rp 123,727 Miliar Untuk Pemulihan Pascabencana

Pemkab Tapteng Percepat Realisasi TKD Rp 123,727 Miliar Untuk Pemulihan Pascabencana

Pemkab Tapteng menegaskan komitmen penuh untuk mempercepat realisasi dan penggunaan TKD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp123,727 miliar, sebagai instrumen anggaran untuk mempercepat penanganan, rehabilitasi, rekonstruksi dan pemulihan masyarakat pascabencana.
Gali Memori Kolektif, Kelompok Riset FIB UI Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan di Candi Cangkuang Garut

Gali Memori Kolektif, Kelompok Riset FIB UI Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan di Candi Cangkuang Garut

Kelompok Riset KR NEXUS FIB UI mendorong upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis memori kolektif, sejarah lokal, dan pengetahuan masyarakat adat di Candi Cangkuang dan Kampung Pulo.

Trending

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Yudhi Sadewa akan menggandeng Kemenhub membahas disparitas tarif jasa LoLo depo peti kemas kosong yang lebih mahal di luar pelabuhan.
Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

Siswa Sekolah Rakyat berhasil menembus seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional yang akan bertugas dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya membuat klarifikasi soal laporannya yang menyebabkan klub dihukum. FIFA sempat menjatuhkan hukuman kepada Maung Bandung, namun akhirnya mencabutnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT