News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketimbang Pelatih Timnas Indonesia Lainnya, Nova Arianto Umbar Kalau Shin Tae-yong Sangat Detail ke Pemain soal Ini..

Pasca kepergian STY, Nova Arianti pernah berbicara jujur tentang kelebihan Shin Tae-yong dibandingkan pelatih Timnas Indonesia lainnya dalam me-treat pemain.
Rabu, 29 Januari 2025 - 17:10 WIB
Mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat hendak pulang ke Korea Selatan.
Sumber :
  • tvOnenews.com / Taufik Hidayat

Marselino Ferdinan dan kawan-kawan tampil luar biasa lantaran mampu bersaing dengan negara langganan Piala Dunia seperti Jepang dan Arab Saudi.

Tak hanya itu, pasukan Shin Tae-yong juga untuk pertama kali lolos putaran final Piala Asia dua kali berturut-turut yaitu pada edisi 2023 dan 2027 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, prestasi Shin Tae-yong tadi rupanya berbanding lurus dengan sikap sang pelatih terhadap para pemain timnas Indonesia.

Hal itu diungkapkan oleh Nova Arianto, yang menemani STY selama menjadi pelatih kepala timnas Indonesia.

Mantan pemain Persib Bandung itu mengungkapkan bahwa Shin Tae-yong sangat memerhatikan aspek kecerdasan para pemainnya.

Sebagaimana dilansir dari kanal youtube Arya Sinulingga, Nova Arianto mengatakan kalau hal tersebut tidak dimiliki pelatih timnas Indonesia sebelumnya.

“Coach Shin Tae-yong selalu sampaikan, sepak bola sekarang kita membutuhkan orang-orang yang cerdas,” ungkap Nova Arianto.

Tak tanggung-tanggung, Shin Tae-yong bahkan sampai meminta agar seluruh pemain Timnas Indonesia menjalani tes IQ untuk mengetahui kecerdasan mereka. 

Sebagai informasi, tes IQ dilakukan agar para pemain Timnas Indonesia nantinya bisa dengan mudah menjalankan instruksi pelatih di lapangan. 

Namun, Shin Tae-yong kemudian merasa terkejut lantaran ada pemain Timnas Indonesia yang memiliki IQ rendah atau di bawah rata-rata.

“Berapa pemain, saya enggak usah sebut namanya, ada si A. Coach coba cek ini IQ-nya berapa dan kebetulan kami punya staf, ada yang pernah melakukan tes kepada pemain-pemain tersebut,” ujarnya.

“Akhirnya setelah dilihat, 'Tuh kan coach benar segini, dia masuknya di level bawah',” lanjut pelatih Timnas Indonesia U-16 itu.

Demi menjaga perasaan anak asuhnya, STY kemudian meminta agar staf kepelatihan Timnas Indonesia tak memberikan arahan terlalu banyak ke pemain itu.

Nova Arianto kemudian mencontohkan jika pemain Timnas Indonesia tersebut justru merasa tertekan ketika diberikan instruksi berlebih oleh pelatih.

Nova Arianto dan Shin Tae-yong
Nova Arianto dan Shin Tae-yong
Sumber :
  • Instagram - Nova Arianto

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

“Pemain itu tidak bisa diberikan input atau arahan yang sangat banyak. Jadi yang simpel-simpel saja,” kata Nova dikutip dari YouTube Arya Sinulingga.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sadis, Nenek di Depok Bakar Cucu Kandung Gegara Kesal Tak Dijemput Jalan Kaki 1 Kilometer

Sadis, Nenek di Depok Bakar Cucu Kandung Gegara Kesal Tak Dijemput Jalan Kaki 1 Kilometer

Nasib tragis menimpa seorang remaja perempuan berinisial LA (17) di kawasan Bojongsari, Depok, Jawa Barat. Ia harus menderita luka bakar parah akibat dibakar ..
Reaksi Bangga Gakuto Notsuda Debut buat Persib usai Lalui Cedera Panjang: Awalnya Gugup, tetapi Senang Bisa Menang

Reaksi Bangga Gakuto Notsuda Debut buat Persib usai Lalui Cedera Panjang: Awalnya Gugup, tetapi Senang Bisa Menang

Debut manis ditorehkan Gakuto Notsuda bersama Persib Bandung. Gelandang asal Jepang itu turut berkontribusi dalam kemenangan 2-0 saat menjamu Melbourne Victory.
Resmikan Kampus Cimahi, Presiden Prabowo Perluas Jaringan SMA Taruna Nusantara jadi Enam Lokasi di Seluruh Indonesia

Resmikan Kampus Cimahi, Presiden Prabowo Perluas Jaringan SMA Taruna Nusantara jadi Enam Lokasi di Seluruh Indonesia

Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto kembali membuat terobosan besar di sektor pendidikan nasional. Melalui kebijakan strategis pemerintah resmi menggratis
Viral Pondok Pesantren di Sukoharjo Digerebek Polisi saat Santriwati Tak Pakai Hijab: Pintu Kamar Didobrak hingga Hampir Rusak

Viral Pondok Pesantren di Sukoharjo Digerebek Polisi saat Santriwati Tak Pakai Hijab: Pintu Kamar Didobrak hingga Hampir Rusak

Pesantren yang menjadi sasaran penggerebekan adalah Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an yang beralamat di DK. Laban Wetan, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Polisi Gerebek Ponpes, Ternyata Buntut dari Aksi Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo

Polisi Gerebek Ponpes, Ternyata Buntut dari Aksi Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo

Ramai di media sosial terkait aksi polisi yang menggerebek sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) yang berada di wilayah Mojolaban, Sukoharjo, dan Karanganyar, Jawa
Hasil Persebaya vs Persijap 1-1: Nyaris Dipermalukan Tim Papan Bawah, Bajul Ijo Selamat di Injury Time

Hasil Persebaya vs Persijap 1-1: Nyaris Dipermalukan Tim Papan Bawah, Bajul Ijo Selamat di Injury Time

Hasil Persebaya vs Persijap berakhir 1-1 di Super League 2026/2027. Bajul Ijo nyaris kalah sebelum sundulan Risto Mitrevski pada injury time menyelamatkan tim.

Trending

Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Berawal dari informasi intelijen BNNK Dumai, petugas Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 5.367 gram atau sekitar 5,3 kilo
16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan 16 saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun diperiksa. Dari keterangan istri sah DBM, sambung dia, pihak kepolisian mendapatkan banyak informasi.
Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia berpeluang memiliki pasangan kakak-adik yang sama-sama memperkuat skuad Garuda. Dua pemain keturunan ini berpotensi jadi andalan Merah-Putih.
Emil Audero Unggul Telak atas Kiper Real Madrid, Kiper Timnas Indonesia Kuasai Voting Save of the Month La Liga

Emil Audero Unggul Telak atas Kiper Real Madrid, Kiper Timnas Indonesia Kuasai Voting Save of the Month La Liga

Emil Audero meraih 25.524 suara atau 68,2 persen dalam voting sementara Save of the Month La Liga Oktober 2026, jauh meninggalkan Andriy Lunin dari Real Madrid.
Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, dan kiprahnya di dunia voli.
Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Dengan format baru di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026, seluruh peserta akan mendapatkan finalnya masing-masing untuk mendapatkan posisi terbaik mereka di kompetisi. 
Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kasat Reskrim Polres Siak, Riau, AKP Raja Kosmos Parmulais mengungkap awal mula dugaan peristiwa pembunuhan ibu kandung oleh oknum polisi di Sungai Apit, Siak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT