Sebelum Shin Tae-yong Dipecat, Ragnar Oratmangoen Ungkap Keresahan soal STY dan Pemain Naturalisasi di Timnas Indonesia, Wak Haji Ingatkan Hal Krusial Ini..
- Instagram/0ratmangoen
tvOnenews.com - Winger andalan timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen pernah mengungkap keresahannya tentang pemilihan pemain naturalisasi di skuad timnas Indonesia saat masih dilatih oleh Shin Tae-yong.
Pemain yang memiliki pengalaman segudang merumput di Liga Eropa ini menyoroti soal komposisi pemain, di mana hal itu bisa menjadi bekal bagi pelatih baru timnas Indonesia. Seperti apa? simak di bawah ini.
Ragnar Oratmangoen merupakan pemain keturunan Indonesia dari kakek dan neneknya yang berasal dari Maluku.
Ragnar Oratmangoen beragama Muslim dan pernah membagikan pengalaman spiritualnya saat pertama kali mendengar adzan di Indonesia.
Sebagaimana diketahui, nama Shin tengah ramai dibicarakan belakangan ini menyusul pemecatannya dari kursi pelatih timnas Indonesia oleh PSSI.
Kabar pemecatan STY ini tak lama setelah kegagalannya membawa timnas Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF 2024.
Kemudian di awal tahun 2025 PSSI secara resmi memutus hubungan kerja sama dengan Shin Tae-yong.
- AFC
Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Meski kontrak Shin Tae-yong sudah diperpanjang pada April 2024 yang berlaku hingga tahun 2027.
"Pak Mardji sudah ketemu Coach Shin Tae-yong tadi pagi, dan Coach Shin sudah menerima surat menyuratnya," ungkap Erick Thohir pada konferensi pers, pada Senin (6/1/2025).
"Nanti ada proses berikutnya mengenai hubungan kita yang sudah berakhir, saya ucapkan terima kasih sekali lagi," tambah Erick Thohir.
Tak lama berselang, Patrick Kluivert ditunjuk sebagai sosok pengganti Shin Tae-yong di kursi pelatih timnas Indonesia.
Patrick Kluivert akan dibantu oleh tiga asisten pelatih yang juga berasal dari Belanda, mereka adalah Alex Pastoor, Denny Landzaat dan Gerald Vanenburg
Sejumlah pihak yang menyayangkan keputusan PSSI ini mengingat prestasi dan sejarah yang sudah ditorehkan oleh Shin Tae-yong selama menjadi pelatih timnas Indonesia.
Pelatih asal Korea Selatan itu membawa tim Garuda lolos putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Di mana Indonesia menjadi satu-satunya tim asal Asia Tenggara yang berhasil lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Marselino Ferdinan dan kawan-kawan tampil luar biasa lantaran mampu bersaing dengan negara langganan Piala Dunia seperti Jepang dan Arab Saudi.
Tak hanya itu, pasukan Shin Tae-yong juga untuk pertama kali lolos putaran final Piala Asia dua kali berturut-turut yaitu pada edisi 2023 dan 2027 mendatang.
Keresahan Ragnar Oratmangoen soal komposisi pemain naturalisasi di timnas Indonesia
Sebagaimana diketahui, timnas Indonesia era pelatih Shin Tae-yong banyak dihuni oleh pemain naturalisasi.
Peran dari pemain naturalisasi ini juga menaikkan performa dan prestasi timnas Indonesia, seperti pada ajang Piala Asia 2023 memberikan kejutan bagi tim-tim raksasa sampai bisa melaju ke babak 16 besar.
Di timnas kelompok umur, Shin Tae-yong membawa timnas Indonesia U-23 tembus ke babak semifinal usai mengalahkan Korea Selatan lewat adu penalti.
Di balik perkembangan timnas Indonesia di kancah Asia hingga dunia, ada hal krusial yang justru dikhawatirkan oleh Ragnar Oratmangoen.
Pemain yang diisukan bakal bergabung dengan Bali United itu mengungkapkan sebuah pernyataan yang menyoroti soal komposisi pemain di skuad asuhan Shin Tae-yong, lantas apakah itu?
Dalam acara bincang di podcast Sport77, Ragnar Oratmangoen mengungkapkan kekhawatirannya pada skuad racikan Shin Tae-yong.
Disinggung soal perkembangan pesat timnas Indonesia di level Asia Tenggara hingga Asia setelah memiliki pemain kelas Eropa seperti Jay Idzes, Thom Haye dan Calvin Verdonk.
"Bagaimana pendapatmu tentang hal itu?" tanya Coach Riphan memandu podcast.
"Saya rasa itu adalah hal yang baik, untuk mendatangkan pemain yang berkualitas. Saat ini kita memiliki banyak pemain yang bagus di tim," ucapnya dilansir youtube Sport77 Official.
"Dan kamu bisa melihat bahwa tim pelatih kesulitan dalam mengambil keputusan, siapa yang dia mainkan," tutur Ragnar Oratmangoen.
"Masalah yang baik," respons Coach Riphan.
Menurut Ragnar, itu merupakan bagian dari sepak bola.
Kemudian diungkapkan bahwa di lini pertahanan sisi kiri, kita punya Shayne Pattynama, Calvin Verdonk, Pratama Arhan.
Di sebelah kanan, ada Sandy Walsh, Asnawi Mangkualam.
- AFC
Menanggapi soal komposisi pemain timnas Indoneia, tiba-tiba Ragnar menyinggung soal posisi bek tengah yang sangat banyak.
"Bek tengah kita punya mungkin 20 (pemain)," ucapnya seraya tersenyum.
Untuk diketahui, posisi bek tengah timnas Indonesia memiliki pemain seperti Rizky Ridho, Elkan Baggott, Jordi Amat, Jay Idzes dan Justin Hubner.
Sementara, di lini depan atau penyerang yang disebut-sebut stoknya kurang.
Hal itu ditanggapi berbeda oleh Ragnar, karena kita masih memiliki pemain yang belum bergabung.
"Seperti Ramadhan Sananta, Witan Sulaeman, saat ini tidak bergabung, saya juga pernah bermain dengan Hokky Caraka tapi saat ini tidak bergabung," tuturnya.
"Saya pikir kita punya banyak pemain muda di depan, kamu bisa lihat di belakang dan di tengah lapangan lebih banyak pemain berpengalaman," terangnya. (ind)
Load more