News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Diremehkan, Dihina karena Miskin, Eks Pemain Timnas Indonesia Ini sampai Harus Tempuh Jalan Ekstrem Demi Wujudkan Mimpinya

Otavio Dutra seorang pesepakbola asal Brasil yang menjadi warga negara Indonesia merintis kariernya dengan jalan berliku, sampai jadi pemain Timnas Indonesia ..
Senin, 24 Februari 2025 - 18:02 WIB
Dulu Diremehkan, Dihina karena Miskin, Eks Pemain Timnas Indonesia Ini sampai Harus Tempuh Jalan Ekstrem Demi Wujudkan Mimpinya
Sumber :
  • Tangkapan layar - Instagram @otaviodutra5_indonesia

tvOnenews.com - Otavio Dutra seorang pesepakbola asal Brasil yang menjadi warga negara Indonesia ternyata merintis kariernya dengan jalan yang berliku, mulai dari tak punya sepatu hingga ditentang keluarga, sampai jadi pemain Timnas Indonesia

Lahir di Fortaleza, Brasil, pada 22 November 1983, Otavio Dutra memulai karir profesionalnya di dunia sepak bola Brasil sebelum akhirnya berlabuh di Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Otavio Dutra menceritakan bagaimana dirinya terlahir dari keluarga miskin di kampung halamannya. Dia sering bolos sekolah hanya untuk bermain bola. Hal itulah yang membuatnya dimarahi sang ibu. 

Otavio Dutra
Otavio Dutra
Sumber :
  • Madura United

 

“Dari situ mama saya marah. Saya sering bicara sama mama, saya bilang saya akan bantu (ekonomi keluarga) dari bola, tapi mama saya tidak percaya,” ungkap Dutra dikutip dari tayangan Sport77. 

Pemain dengan tinggi 190 cm itu kemudian menceritakan bagaimana sang ibu tidak mendukungnya menjadi seorang pesepakbola. 

“Tidak mungkin kamu jadi pemain bola. Lihat kamu tinggal dimana, hidup kamu susah, makan aja nggak ada,” kenangnya. 

Namun tekad Otavio Dutra sudah terlalu kuat untuk dipatahkan begitu saja. Demi menjadi pemain bola, ia pun rela tidak mengenakan alas kaki saat bermain karena tidak ada uang untuk beli sepatu. 

“Saya sempat bermain bola tanpa sepatu,” tuturnya. 

Perjalanan karier Otavio Dutra sampai menjadi pemain Timnas Indonesia

Jalan berliku itu ia tempuh hingga talentanya dilirik oleh klub lokal Brasil, Juventus SP, Otavio Dutra akhirnya bisa mengenakan sepatu yang layak. Itupun berkat pemberian seseorang.

Setelah itu, bek setinggi 190 cm tersebut semakin termotivasi sampai akhirnya dia direkrut oleh klub papan atas Brasil, Corinthians selama tujuh musim. 

Otavio Dutra
Otavio Dutra
Sumber :
  • Instagram

 

Pada 2007, Otavio Dutra sempat bergabung ke klub asal Polandia Pogon Szczecin. Tiga tahun setelahnya, ia kemudian memulai petualangannya di Indonesia. 

Nama Otavio mulai dikenal di Indonesia setelah ia bergabung dengan klub Persebaya 1927 pada 2010-2012 dan tampil impresif.

Klub raksasa Persipura pun meliriknya. Dari sana ia semakin dikenal luas hingga direkrut Gresik United, Bhayangkara, hingga kembali ke Persebaya Surabaya pada 2018-2019.

Kariernya di Indonesia semakin cemerlang saat ia memperkuat Persebaya Surabaya, dari sana ia pun diboyong Persija Jakarta pada musim 2020 hingga 2023.

Berbekal segudang pengalamannya di Liga Indonesia, Otavio menjadi salah satu pemain asing yang paling dihormati di kompetisi sepak bola Indonesia.

Selain kemampuan teknisnya yang solid, Otavio juga memiliki karakter yang kuat, yang membuatnya sangat dihargai oleh para penggemar sepak bola Indonesia.

 Ia menunjukkan komitmen yang tinggi kepada tim dan selalu memberikan yang terbaik di setiap pertandingan. Kepemimpinannya di lapangan membuatnya menjadi salah satu kapten yang paling diandalkan oleh Persebaya.

Otavio Dutra
Otavio Dutra
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Pada 2019, Otavio Dutra memutuskan untuk mengajukan permohonan untuk menjadi warga negara Indonesia. Keputusannya ini bukan tanpa alasan; Otavio merasa sangat terikat dengan Indonesia, baik dalam aspek profesional maupun pribadi. 

Ia telah lama menjalin kedekatan dengan masyarakat Surabaya dan merasa bahwa Indonesia adalah rumah kedua baginya. Setelah melalui proses yang panjang, ia akhirnya resmi menjadi warga negara Indonesia pada 2020.

Kebijakan naturalisasi pemain asing oleh PSSI membuka jalan bagi pemain asing seperti Otavio untuk menjadi bagian dari tim nasional Indonesia. 

Proses naturalisasi Otavio Dutra mendapatkan perhatian besar dari penggemar sepak bola Indonesia, ia pun debut membela Garuda pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Vietnam pada 15 Oktober 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Bali.

Walaupun kemudian pertandingan melawan Malaysia pada bulan selanjutnya menjadi laga terakhir bagi Otavio Dutra membela Timnas Indonesia, setelah itu namanya tak pernah dipanggil lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, memasuki usia 41 tahun, Otavio Dutra masih sanggup bermain di tim utama Persibo Bojonegoro sekaligus membantu klubnya itu keluar dari jeratan degradasi Liga 2.

(amr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nanda Persada Beri Dukungan ke Ruben Onsu di Tengah Kasus Dugaan Kekerasan Seksual yang Menyeret Betrand Peto

Nanda Persada Beri Dukungan ke Ruben Onsu di Tengah Kasus Dugaan Kekerasan Seksual yang Menyeret Betrand Peto

Ucapan dukungan mantan manajer Sarwendah diunggah ulang (repost) oleh Ruben Onsu. Ayah angkat Betrand Peto itu seakan beri pesan tersirat fokus menghadapi ujian
Polda Metro Bongkar Peredaran Ganja 62,5 Kg di Jakarta Barat, Dua Kurir Ditangkap

Polda Metro Bongkar Peredaran Ganja 62,5 Kg di Jakarta Barat, Dua Kurir Ditangkap

Kanit Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Triyatno Pamungkas mengatakan, dua pria yang didapati membawa barang haram tersebut berhasil diamankan.
Mendagri: Kompetisi Antardaerah Jadi Instrumen Wujudkan Indonesia ASRI

Mendagri: Kompetisi Antardaerah Jadi Instrumen Wujudkan Indonesia ASRI

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah (Pemda) menjadikan kompetisi kinerja antardaerah sebagai momentum untuk memperkuat implementasi berbagai agenda pembangunan.
Lupakan Laurin Ulrich, Timnas Indonesia Bisa Panggil Putra Eks Real Madrid Buat Jadi Penerus Thom Haye di Lini Tengah

Lupakan Laurin Ulrich, Timnas Indonesia Bisa Panggil Putra Eks Real Madrid Buat Jadi Penerus Thom Haye di Lini Tengah

Timnas Indonesia memiliki opsi pemain keturunan untuk memperkuat lini tengah. Setelah Laurin Ulrich dipanggil Jerman, putra eks Real Madrid bisa jadi pilihan.
Profil dan Rekam Jejak Danny Setiawan, Mantan Gubernur Jabar yang Meninggal Dunia

Profil dan Rekam Jejak Danny Setiawan, Mantan Gubernur Jabar yang Meninggal Dunia

Berikut profil lengkap dan jejak perjalanan karier Danny Setiawan, mantan Gubernur Jabar periode 2003-2008 yang meninggal dunia pada Sabtu, 19 September 2026.
Dipimpin Syaikh Muhammad Fadil Al Jailani, Gubernur Khofifah bersama Bupati Mojokerto dan Masyarakat Gelar Sholat Istisqa’, Ikhtiar Hadapi Kemarau Panjang

Dipimpin Syaikh Muhammad Fadil Al Jailani, Gubernur Khofifah bersama Bupati Mojokerto dan Masyarakat Gelar Sholat Istisqa’, Ikhtiar Hadapi Kemarau Panjang

Gubernur Khofifah bersama Bupati Al Barra dan jamaah memanjatkan doa agar hujan segera turun di tengah kemarau panjang yang berdampak pada 24 kabupaten/kota di Jawa Timur. Sholat Istisqa’ dan doa bersama digelar di halaman Pendopo Kabupaten Mojokerto.

Trending

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia mendapat panggilan mengejutkan ke Jerman U-21, membuka babak baru dalam perebutan jasanya di level internasional.
Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Indonesia mengamankan dua tiket semifinal Asian Games 2026 Aichi-Nagoya melalui cabang olahraga teqball dan soft tennis beregu putra.
Viral di Medsos, Muncul Grup Gay Cisauk dengan Jumlah Anggota Sampai Ribuan Menuai Kecaman

Viral di Medsos, Muncul Grup Gay Cisauk dengan Jumlah Anggota Sampai Ribuan Menuai Kecaman

Media sosial dihebohkan dengan kabar munculnya grup gay. Hal ini menarik perhatian warganet dan dikecam bisa segera diusut pihak terkait.
Dorong Akselerasi Ekonomi Maritim, Infrastruktur PPN Kejawanan Terus Diperkuat

Dorong Akselerasi Ekonomi Maritim, Infrastruktur PPN Kejawanan Terus Diperkuat

PT Nindya Karya (Persero) secara resmi memulai pembangunan fisik proyek pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan yang ditandai oleh pelaksanaan groundbreaking pada Kamis (17/9/2026).
Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyinggung beratnya menjadi ketua umum partai politik (parpol) hingga presiden.
Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Badan meteorologi Jepang mengimbau kewaspadaan warga terhadap gelombang tinggi, angin kencang, tanah longsor, serta banjir di sekitar Tokyo. Hal ini mengingat potensi cuaca buruk selama libur panjang seiring mendekatnya Topan Dujuan.
Shin Tae-yong Sedih Persija Terusir ke Bali Jelang Lawan Java United, Kirim Pesan Khusus ke Jakmania

Shin Tae-yong Sedih Persija Terusir ke Bali Jelang Lawan Java United, Kirim Pesan Khusus ke Jakmania

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, tidak menyembunyikan kekecewaannya jelang menghadapi Java United pada pekan ketiga Super League 2026/2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT