GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil dan Rekam Jejak Alex Pastoor, Asisten Pelatih Timnas Indonesia

Simak profil dan rekam jejak Alex Pastoor, asisten pelatih baru Timnas Indonesia.
Senin, 28 April 2025 - 10:28 WIB
Patrick Kluivert (kiri) dan Alex Pastoor (kanan)
Sumber :
  • tvOnenews/Taufik Hidayat

tvOnenews.com - Pada Januari 2025, dunia sepak bola Indonesia dikejutkan dengan pengumuman tim kepelatihan baru Timnas Indonesia yang dipimpin oleh Patrick Kluivert, dengan Alex Pastoor bergabung sebagai asisten pelatih. 

Kehadiran Pastoor di tim ini langsung mencuri perhatian karena pengalaman luas dan pendekatan modern yang ia bawa dalam dunia kepelatihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artikel ini akan membahas lebih dalam tentang profil, rekam jejak, dan kontribusi Alex Pastoor dalam perkembangan sepak bola Indonesia.

Profil Alex Pastoor

Alex Pastoor
Alex Pastoor
Sumber :
  • Instagram

 

Alex Pastoor lahir pada 26 Oktober 1966 di Amsterdam, Belanda.

Sebagai seorang pelatih, ia dikenal dengan pendekatan yang mengutamakan pengembangan pemain muda, fleksibilitas dalam taktik, dan analisis mendalam terhadap gaya permainan lawan.

Sebelum terjun ke dunia kepelatihan, Pastoor sempat berkarir sebagai pemain sepak bola, bermain untuk beberapa klub lokal di Belanda.

Meski tidak menjadi nama besar sebagai pemain, ia membawa banyak pembelajaran berharga yang kini ia terapkan dalam strategi kepelatihannya.

Pastoor memulai karir kepelatihan di usia muda dan berhasil membangun reputasi sebagai pelatih yang cermat dan berkomitmen.

Ia tidak hanya mengandalkan teknik dan taktik dalam permainan, tetapi juga membangun hubungan yang kuat dengan para pemainnya.

Pendekatan inilah yang membuatnya dihormati di dunia sepak bola, terutama dalam hal mengembangkan potensi pemain muda.

Rekam Jejak Kepelatihan Alex Pastoor

1. AFC'34 (2001-2005)
Karier kepelatihan Pastoor dimulai di klub Belanda, AFC'34, setelah sebelumnya melatih tim muda AZ Alkmaar. Di AFC'34, ia belajar dan mengasah kemampuan untuk memimpin tim senior, yang menjadi batu loncatan dalam perjalanan kepelatihannya.

2. Excelsior Rotterdam (2008-2011)
Di Excelsior Rotterdam, Pastoor membuat jejak yang signifikan dengan membawa tim yang baru dipromosikan ke Eredivisie. Ia dikenal dengan gaya permainan menyerang yang terstruktur dan memperkenalkan taktik modern yang berfokus pada kontrol bola dan eksploitasi ruang.

3. NEC Nijmegen (2011-2012)
Peran Pastoor di NEC Nijmegen merupakan puncak kariernya di Eredivisie, di mana ia berhasil membawa tim tersebut ke level yang lebih tinggi dengan pendekatan taktik yang terorganisir. Tak hanya itu, ia juga mampu memaksimalkan potensi pemain muda, yang menjadi ciri khas gaya kepelatihannya.

4. SC Rheindorf Altach (2018-2021)
Setelah berkiprah di Belanda, Pastoor melanjutkan karier kepelatihannya di Austria bersama SC Rheindorf Altach. Di sini, ia berhasil membawa tim bertahan di Bundesliga Austria, meskipun dengan tantangan finansial dan sumber daya yang terbatas. Pendekatan taktis yang solid dan kepiawaian dalam mengelola tim menjadi kekuatan utama Pastoor di klub ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Sparta Rotterdam (2021-2024)
Sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia, Pastoor melatih Sparta Rotterdam. Di klub ini, ia sukses mengembangkan beberapa pemain muda dan membawa Sparta kembali ke jalur kemenangan. Keberhasilan Sparta Rotterdam di bawah asuhan Pastoor termasuk promosi ke Eredivisie pada 2016 dan gelar Eerste Divisie pada musim 2015-2016.

6. Bergabung dengan Timnas Indonesia (2025-sekarang)
Pada Januari 2025, Alex Pastoor bergabung sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia di bawah arahan Patrick Kluivert. Dengan pengalaman internasional dan pendekatan kepelatihan yang modern, Pastoor diharapkan dapat membawa perubahan besar dalam perkembangan sepak bola Indonesia. Fokus utama Pastoor adalah meningkatkan kualitas permainan Timnas Indonesia, khususnya dalam mempersiapkan tim untuk kualifikasi Piala Dunia 2026. (tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman manis, bakteri di mulut dengan cepat mengubah sisa gula menjadi asam yang dapat merusak enamel gigi. Tingginya
KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan masih melakukan pengejaran terhadap buron kasus suap pergantian antar waktu, Harun Masiku.
Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Mees Hilgers memasuki musim terakhirnya bersama FC Twente. Drama transfer bek tengah Timnas Indonesia ini memang sudah ramai sejak musim lalu. 
KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik

KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik

Wakil Ketua Ombudsman RI, Rahmadi Indra mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (12/6/2026).
Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Rasa takut ke dokter gigi, antrean panjang, hingga kekhawatiran soal biaya menjadi alasan klasik yang membuat banyak orang menunda perawatan. Fenomena ini sebenarnya bukan
Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seorang pasien berinisial Y diduga menjadi korban malpraktik di sebuah rumah sakit swasta, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan.

Trending

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT