Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Media Malaysia usai FIFA Beri 2 Hukuman Berat untuk Timnas Indonesia Jelang Lawan China

Media Malaysia turut menyoroti keputusan FIFA yang memberi dua hukuman berat untuk Timnas Indonesia jelang melawan China.
Minggu, 11 Mei 2025 - 14:04 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino dan Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/Instagram

Jakarta, tvOnenews.com - Media Malaysia turut menyoroti keputusan FIFA yang memberi dua hukuman berat untuk Timnas Indonesia jelang melawan China.

Skuad Garuda dijadwalkan akan menjamu Tim Naga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada 5 Juni 2025 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen Timnas Indonesia vs China.
Momen Timnas Indonesia vs China.
Sumber :
  • AFC

 

Pertandingan tersebut merupakan laga ke-9 Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang diikuti tim besutan Patrick Kluivert.

Timnas Indonesia memiliki modal positif jelang bersua China setelah di laga sebelumnya menang 1-0 atas Bahrain di SUGBK pada 25 Maret 2025 lalu.

Tambahan tiga poin itu membuat Ole Romeny dkk mampu menempati peringkat keempat di klasemen sementara Grup C dengan torehan sembilan angka. 

Namun sayangnya, kemenangan Timnas Indonesia atas Bahrain harus dibayar mahal. Sebab, FIFA telah menjatuhkan sanksi berat kepada PSSI.

FIFA resmi menjatuhkan dua sanksi berat kepada PSSI berdasarkan surat bernomor FDD-2338 tentang pasal 15 Diskriminasi.

FIFA menyebut suporter Timnas Indonesia yang paling aktif di tribune utara dan selatan meneriakan slogan xenophobia alias ujaran kebencian untuk Bahrain.

Menurut FIFA, sekitar 300 suporter meneriakkan ucapan diskriminatif di sektor 19 pada menit ke-80 di laga Timnas Indonesia vs Bahrain.

FIFA resmi menjatuhkan sanksi kepada PSSI jelang laga Timnas Indonesia melawan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
FIFA resmi menjatuhkan sanksi kepada PSSI jelang laga Timnas Indonesia melawan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • FIFA.com & AFC.com

 

"Jadi kita kemarin sudah mendapatkan surat dari FIFA, dengan referensi FDD-2338 tentang pasal 15 Diskriminasi, inilah keputusan dari FIFA yang menyatakan bahwa PSSI harus bertanggungjawab terhadap perilaku diskriminatif suporter pada saat laga Indonesia lawan Bahrain pada 25 Maret 2025," kata Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu (11/5/2025).

"Peristiwa insiden terjadi di sektor 19, disebabkan oleh suporter Indonesia, pada menit ke-80, sekitar 200-300 suporter tuan rumah meneriakkan slogan xenophobia (ujaran kebencian): 'Bahrain bla bla bla'," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imbasnya, Timnas Indonesia dalam hal ini PSSI didenda lebih dari Rp400 juta dan harus mengurangi 15 persen jumlah penonton di laga kandang berikutnya.

Jumlah penonton harus dikurangi saat Timnas Indonesia menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 5 Juni 2025 mendatang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geger Ledakan Bom di MAN 3 Padang, Pelaku Ternyata Siswa Kelas 3, Terungkap Motifnya

Geger Ledakan Bom di MAN 3 Padang, Pelaku Ternyata Siswa Kelas 3, Terungkap Motifnya

Pihak kepolisian tengah mendalami alasan di balik aksi nekat seorang pelajar berinisial R (17) yang meledakkan bom rakitan di MAN 3 Padang, Sumatera Barat, pada Selasa (14/7).
Hasil Semifinal Piala Dunia 2026: Buat Prancis Tak Berkutik, Spanyol Jadi Tim Pertama yang Melangkah ke Partai Final

Hasil Semifinal Piala Dunia 2026: Buat Prancis Tak Berkutik, Spanyol Jadi Tim Pertama yang Melangkah ke Partai Final

Hasil semifinal Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Prancis yang berhasil dimenangkan oleh La Furia Roja di Stadion Dallas, Dallas, Amerika Serikat Rabu (16/7).
Sukses Bawa Norwegia Sampai Babak perempat Final, Erling Haaland Bilang Piala Dunia 2026 Benar-benar Mengubah Hidupnya

Sukses Bawa Norwegia Sampai Babak perempat Final, Erling Haaland Bilang Piala Dunia 2026 Benar-benar Mengubah Hidupnya

Erling Haaland mengaku Piala Dunia 2026 meninggalkan kesan yang cukup mendalam untuk dirinya meski langkah Norwegia harus terhenti di babak perempat final.
Gus Yahya Balas Cak Imin soal Ganti Ketum PBNU, Singgung soal Jabatan Ketum PKB: Beliau Kurang Mengerti NU, Pengurus Saja Belum Pernah

Gus Yahya Balas Cak Imin soal Ganti Ketum PBNU, Singgung soal Jabatan Ketum PKB: Beliau Kurang Mengerti NU, Pengurus Saja Belum Pernah

Gus Yahya memberi balasan menohok kepada Cak Imin mengenai pergantian Ketum PBNU. Sebelumnya, Cak Imin sempat menyebut PBNU kepemimpinan Gus Yahya adalah yang paling mundur.
Alasan Gus Yahya Mau Maju Lagi Jadi Ketum PBNU, Anggap Dinamika Internal Biasa Saja: Banyak Orang yang Kepengin

Alasan Gus Yahya Mau Maju Lagi Jadi Ketum PBNU, Anggap Dinamika Internal Biasa Saja: Banyak Orang yang Kepengin

Gus Yahya blak-blakan mengaku ingin maju lagi jadi Ketum PBNU meski terdapat berbagai dinamika internal. Ia merasa perlu menyelesaikan agenda yang telah dibangun.
Hasil Babak Pertama Semifinal Piala Dunia 2026: Unggul Atas Prancis, Spanyol Injakkan Satu Kaki di Partai Puncak

Hasil Babak Pertama Semifinal Piala Dunia 2026: Unggul Atas Prancis, Spanyol Injakkan Satu Kaki di Partai Puncak

Hasil babak pertama semifinal Piala Dunia 2026 yang mempertemukan dua tim kandidat juara, Spanyol vs Prancis Stadion Dallas, Amerika Serikat, Rabu 16 Juli.

Trending

Link Live Streaming Semifinal Piala Dunia 2026: Spanyol Hadapi Prancis untuk Perebutkan Satu Tiket ke Partai Puncak

Link Live Streaming Semifinal Piala Dunia 2026: Spanyol Hadapi Prancis untuk Perebutkan Satu Tiket ke Partai Puncak

Link Live Streaming Semifinal Piala Dunia 2026, Rabu 15 Juli, akan menyajikan duel dua tim kandidat juara, Spanyol Vs Prancis di AT&T Stadium, Amerika Serikat.
31 Saksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Bandung oleh Taufik Hidayat Diperiksa, Penyidikan Masih Berlangsung

31 Saksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Bandung oleh Taufik Hidayat Diperiksa, Penyidikan Masih Berlangsung

Sebanyak 31 saksi diperiksa dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR yang diduga dilakukan oleh Taufik Hidayat.
Babak Baru Ruben Onsu Vs Sarwendah, Sidang Hak Asuh Anak Digelar Hari Ini

Babak Baru Ruben Onsu Vs Sarwendah, Sidang Hak Asuh Anak Digelar Hari Ini

Sidang perdana gugatan hak asuh yang diajukan Ruben Onsu dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada hari ini, Rabu (15/7/2026).
Inilah Susunan Pemain Prancis Melawan Spanyol

Inilah Susunan Pemain Prancis Melawan Spanyol

Didier Deschamps kembali mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan menurunkan kekuatan terbaik melawan Spanyol.
Melongok Sumber Kekayaan Gus Miftah, Namanya Kini Terseret dalam Sidang Kasus Korupsi DJKA

Melongok Sumber Kekayaan Gus Miftah, Namanya Kini Terseret dalam Sidang Kasus Korupsi DJKA

Nama pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah kembali menjadi perhatian, usai namanya disebut dalam persidangan kasus dugaan korupsi DJKA.
Disorot Lagi karena Kasus DJKA, Ini Deretan Kontroversi Gus Miftah yang Pernah Gegerkan Publik

Disorot Lagi karena Kasus DJKA, Ini Deretan Kontroversi Gus Miftah yang Pernah Gegerkan Publik

Gus Miftah disinggung dalam persidangan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalur ganda kereta api (double track) Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
Alasan Gus Yahya Mau Maju Lagi Jadi Ketum PBNU, Anggap Dinamika Internal Biasa Saja: Banyak Orang yang Kepengin

Alasan Gus Yahya Mau Maju Lagi Jadi Ketum PBNU, Anggap Dinamika Internal Biasa Saja: Banyak Orang yang Kepengin

Gus Yahya blak-blakan mengaku ingin maju lagi jadi Ketum PBNU meski terdapat berbagai dinamika internal. Ia merasa perlu menyelesaikan agenda yang telah dibangun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT