Erick Thohir Akui Timnas Indonesia Berat Lolos ke Play-off Kalau Skuad Asuhan Patrick Kluivert Tidak Capai Hal Ini
- Instagram/PSSI
tvOnenews.com, Jakarta – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan pentingnya laga melawan China sebagai penentu nasib Timnas Indonesia dalam lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Dalam dua pertandingan terakhir yang akan digelar bulan Juni, Indonesia akan menghadapi China (5 Juni) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan Jepang (10 Juni) di laga tandang. Dua laga tersebut menjadi kunci harapan Garuda untuk melangkah ke ronde keempat atau setidaknya masuk babak play-off.
"Kita fokus dulu lawan China. Karena kalau lawan China kita tidak dapat poin tiga, saya rasa berat sekali kita untuk ke play-off,” ujar Erick.
- dok.tvonenews.com/Ilham Giovani
Erick menyatakan bahwa target realistis Timnas Indonesia saat ini adalah menyelesaikan fase grup di posisi ketiga atau keempat. Hasil tersebut akan membuka peluang Indonesia untuk tetap bersaing melalui babak ronde keempat kualifikasi atau jalur play-off.
“Jangan dulu berpikir terlalu jauh ke Jepang, karena penentu semuanya adalah lawan China di GBK,” tambah Erick.
Meski sempat tampil buruk di awal ronde ketiga dengan tiga kekalahan beruntun, termasuk dibantai Jepang 0-7, Timnas China bangkit dan berhasil mengalahkan Indonesia 2-1 pada pertemuan pertama di Qingdao, Oktober 2024 lalu.
Kala itu, dua gol dari Zhang Yuning dan Baihelamu Abdulweli membungkam semangat skuad Garuda. Padahal, publik Tanah Air saat itu optimistis melihat performa positif anak asuh Shin Tae-yong.
- Instagram Timnas Indonesia
Kini, menghadapi laga kandang, Erick mengingatkan bahwa tiga poin wajib diraih agar peluang lolos tetap terbuka.
Laga kontra China pada 5 Juni 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno diprediksi berlangsung ketat dan sarat tekanan. Dukungan publik di kandang akan menjadi senjata penting bagi Timnas Indonesia.
Namun bila gagal meraih kemenangan, Indonesia harus berharap pada keajaiban saat menghadapi Jepang di laga terakhir, lawan yang secara kualitas dan peringkat jauh lebih unggul.
Load more