News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shin Tae-yong Dicuekin PSSI-nya China, Publik Negeri Tirai Bambu Lebih Senang Pelatih yang Pernah Salaman dengan Erick Thohir Ini?

Nama Shin Tae-yong mencuat sebagai kandidat yang dicari Federasi Sepak Bola China (CFA) untuk Timnas mereka setelah memecat Branko Ivankovic yang kalah atas Timnas Indonesia
Minggu, 29 Juni 2025 - 13:54 WIB
Shin Tae-yong Dicuekin PSSI-nya China, Publik Negeri Tirai Bambu Lebih Senang Pelatih yang Pernah Salaman dengan Erick Thohir Ini?
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Federasi Sepak Bola China (CFA) tengah sibuk mencari nahkoda baru untuk Timnas setelah memecat Branko Ivankovic, imbas dari kegagalan China lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 usai ditumbangkan Timnas Indonesia. Dalam situasi itu, Shin Tae-yong mencuat sebagai kandidat.

Eks pelatih Timnas Indonesia itu juga terang-terangan menyatakan kesiapannya jika dipercaya memimpin Tim Naga. Dalam wawancara dengan South China Morning Post, pelatih asal Korea Selatan itu mengaku tertarik mengambil alih Timnas China, menyebutnya sebagai tantangan menarik yang siap ia jalani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam wawancara yang dikutip dari South China Morning Post, pelatih asal Korea Selatan itu menegaskan bahwa dirinya berminat menjalani era baru bersama tim Negeri Tirai Bambu.

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Sumber :
  • AFC

 

"Jika ada tawaran dari Tiongkok, mengapa harus ragu? Jika ada tawaran, saya akan pergi," ujar Shin dengan penuh keyakinan.

Lebih lanjut, Shin menambahkan bahwa melatih Timnas China adalah kesempatan besar baginya di level sepak bola internasional.

"Peran pelatih kepala tim nasional sepak bola pria Tiongkok jelas merupakan posisi yang sangat menarik," lanjutnya.

Shin memang punya rekam jejak kuat di Asia. Selain membawa Korea Selatan ke Piala Dunia 2018, ia berhasil membangkitkan Timnas Indonesia lewat strategi pembinaan usia muda, program naturalisasi, dan taktik modern.

Namun, meski kiprahnya menjanjikan, respons dari media dan publik Tiongkok cenderung dingin. Banyak pihak justru meragukan efektivitas pelatih asing, mengingat sejumlah pengalaman pahit di masa lalu.

Fabio Cannavaro
Fabio Cannavaro
Sumber :
  • Instagram/@fabiocannavaro

 

Selain itu nama Fabio Cannavaro legenda sepak bola Italia sekaligus mantan pelatih sementara Timnas China pada 2019, secara mengejutkan disebut telah resmi menyerahkan berkas rekomendasi diri kepada CFA.

Menurut laporan media lokal seperti Sohu, Cannavaro tak sekadar menyatakan minat, tetapi benar-benar bergerak aktif untuk merebut kursi pelatih kepala. Ia ingin kembali dan membuktikan kemampuannya, setelah sebelumnya gagal total dalam dua laga singkat sebagai caretaker.

Cannavaro yang kini berusia 51 tahun, dinilai punya keunggulan dalam menangani pemain muda dan semangat untuk membawa perubahan jangka panjang di skuad Tiongkok.

Jurnalis China Xu Jiang bahkan menyebut Cannavaro sebagai sosok profesional yang tak hanya datang mencari gaji tinggi, tetapi juga peluang langka membangun tim nasional.

Latihan timnas china di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta
Latihan timnas china di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta
Sumber :
  • Tim tvOne/Taufik Hidayat

 

Kendati demikian Sohu juga menyarankan CFA agar mempertimbangkan pelatih lokal seperti Zheng Zhi atau Chen Tao yang disebut lebih memahami kultur dan kondisi sepak bola nasional.

Dikhawatirkan, pelatih asing seperti Shin maupun Cannavaro akan kesulitan menyesuaikan diri dengan kompleksitas internal sepak bola Tiongkok.

Sementara itu, CFA sendiri belum mengumumkan siapa pelatih permanen selanjutnya. Untuk sementara, Dejan Djurjevic ditunjuk sebagai caretaker untuk menghadapi Piala Asia Timur 2025 dengan kontrak singkat hanya 10 hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai turnamen tersebut, CFA diperkirakan akan mengambil keputusan final pada bulan September.

Kini, publik menanti apakah Federasi akan menjatuhkan pilihan kepada nama besar seperti Cannavaro, pelatih Asia berpengalaman seperti Shin Tae-yong, atau justru mempercayakan proyek pembangunan jangka panjang kepada putra daerah. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT