News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Mencengangkan Jepang Bisa Hancurkan Timnas Indonesia, Ternyata Gegara Faktor Krusial Ini ...

Kekalahan telak Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert dari Jepang rupanya punya cerita tersendiri di lapangan, yang orang-orang awam tidak tahu, ternyata..
Selasa, 1 Juli 2025 - 08:13 WIB
Jepang vs Timnas Indonesia di matchday ke-10 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/PSSI/ANTARA/AFP/INA FASSBENDER / Timnas Indonesia

tvOnenews.com - Kekalahan telak Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert dari Jepang rupanya punya cerita tersendiri di lapangan.

Meski berakhir dengan mengecewakan, ada cerita di balik saat Jepang menjamu Timnas Indonesia pada laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada pertandingan ini, meski masih menurunkan pemain lapis kedua, tapi Jepang sudah memberikan kekalahan setengah lusin bagi tim Garuda.

Hajime Moriyasu juga mempercayakan ban kapten kepada Takefusa Kubo, padahal sebelumnya yang sering jadi kapten adalah Wataru Endo.

Jay Idzes gagal melanjutkan tren dua kemenangan beruntun, tim asuhan Hajime Moriyasu sangat mendominasi permainan sejak menit awal hingga akhir.

Bahkan timnas Indonesia tak mampu melesatkan satu pun tembakan ke gawang Jepang, atas pressing ketat yang dilakukan oleh Wataru Endo dan kawan-kawan.

Ole Romeny juga terhenti rentetan golnya pada laga kontra Jepang, usai mengoleksi 3 gol dari 3 pertandingan.

Timnas Indonesia saat melawat ke Jepang
Timnas Indonesia saat melawat ke Jepang
Sumber :
  • JFA

 

Aliran bola selalu terhenti, Ole Romeny bahkan tak mendapat umpan-umpan yang bisa dikonversi untuk tendangan ke gawang.

Dalam statistik, Jepang unggul jauh dari 22 tendangan 11 yang mencapai target.

Sementara Indonesia sama sekali tak memberikan tendangan ke gawang yang membahayakan gawang Jepang.

Penguasaan permainan Jepang 77 persen, Indonesia cuma 29 persen.

Di sisi lain, Beckham Putra, yang dipercaya sebagai starter dalam pertandingan ini membagikan pengalamannya saat menghadapi tim langganan Piala Dunia, Jepang.

Gelandang Persib Bandung itu mengungkapkan bagaimana ganasnya pemain Jepang, dengan rapat mengunci pergerakan para pemain Garuda.

Beckham, pemain yang dipasang jadi starter di Timnas Indonesia itu mengaku bahwa bermain melawan Jepang rasanya seperti menghadapi 20 orang sekaligus.

Beckham Putra tak mengira bahwa Hajime Moriyasu akan menurunkan pemain-pemain terbaiknya seperti Wataru Endo dan Takefusa Kubo.

"Apa yang dirasakan pas lawan Jepang?" tanya Coach Riphan host Sport77.

Pressing yang tinggi dan rapat, Beckham mengaku bahwa seperti bermain melawan 20 orang.

"Kita kayak main lawan 20 orang, bener-bener sempit (ruang), langsung tiga pemain (pressing)," ujarnya.

"Ole Romeny aja nggak pernah menang duel, apalagi saya. Sistemnya emang bagus banget," sambungnya.

Kevin Diks dan Beckham Putra
Kevin Diks dan Beckham Putra
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Kemudian, gelandang Persib Bandung itu memuji kemampuan dan kualitas bertahan dari Calvin Verdonk dan Jay Idzes.

"Tapi main sama Calvin Verdonk memang (bagus), kita juga bawaannya jadi tenang, back-upnya juga, dia bilang,'kamu nggak usah pikirin belakang," ungkapnya.

Berdasarkan penuturan Beckham Putra ini menjadi pengingat bahwa sangat penting membangun tim yang kuat, bukan modal semangat, tapi juga sistem, latihan yang tepat dan strategi yang matang.

Kekalahan setengah lusin ini bukan aib, tapi justru menjadi bahan evaluasi basar untuk masa depan sepakbola Indonesia, dan ke depannya di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Apalagi skuad Garuda dalam posisi kurang diuntungkan, harus bersaing dengan tim kawasan Timur Tengah, seperti Uni Emirat Arab, Irak, Qatar, Oman, dan Arab Saudi.

Indonesia menjadi satu-satunya tim dari ASEAN, melawan negara-negara Teluk tentunya bukan perkara mudah bagi pasukan Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlebih lagi, AFC sudah menunjuk Qatar dan Arab Saudi menjadi tuan rumah pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Jalan yang tak mudah akan kembali dihadapi oleh Jay Idzes dan kawan-kawan, enam tim di atas akan bersaing dalam format mini-grup terpusat, akan memperebutkan hanya dua tiket menuju putaran final Piala Dunia 2026. (ind)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT