News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Bos AFF Justru Khawatir Masa Depan Timnas Indonesia, Padahal Peringkat FIFA Naik Terus, Ada Apa?

Mantan Wakil Presiden AFF Duong Vu Lam mengaku khawatir dengan nasib Timnas Indonesia dan Malaysia di masa yang akan datang. Mengapa demikian? Padahal peringkat FIFA
Rabu, 9 Juli 2025 - 18:05 WIB
Skuad Timnas Indonesia.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com – Mantan Wakil Presiden AFF Duong Vu Lam mengaku khawatir dengan nasib Timnas Indonesia dan Malaysia di masa yang akan datang. Mengapa demikian? Padahal peringkat FIFA skuad Garuda sedang naik.

Dalam kurun waktu enam bulan sejak resmi ditangani oleh Patrick Kluivert, Timnas Indonesia mencatatkan lonjakan signifikan di ranking FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Per 9 Juli 2025, skuad Garuda berhasil meroket 13 peringkat, dari posisi 131 ke 118 dunia, sebuah capaian tertinggi dalam hampir dua dekade terakhir.

Skuad Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat melawan Jepang.
Skuad Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat melawan Jepang.
Sumber :
  • X @timnasindonesia

 

Capaian ini bukan hanya menggembirakan, tetapi juga historis. Terakhir kali Indonesia menyentuh posisi mendekati itu adalah pada 17 Mei 2006, ketika sempat menempati peringkat 110 dunia, sebelum anjlok dan terpuruk hingga ke posisi 180-an pada akhir 2020.

Rupanya Duong Vu Lam menyampaikan kekhawatirannya terhadap masa depan kedua negara, terutama jika figur kunci seperti Erick Thohir dan Tunku Ismail tak lagi memimpin federasi masing-masing.

tvonenews

Dalam wawancara yang dikutip New Straits Times, Duong menyoroti bahwa meski saat ini Indonesia dan Malaysia menunjukkan peningkatan performa berkat suntikan pemain keturunan dan asing.

Langkah ini dianggap bisa menjadi bumerang dalam jangka panjang jika tak diimbangi dengan pembinaan akar rumput yang solid.

“Suatu hari nanti, Erick Thohir dan Tunku Ismail tidak akan lagi memimpin sepak bola di Indonesia dan Malaysia. Apa yang akan terjadi dengan tim nasional mereka?” ujar Duong.

Menurut Duong, proyek naturalisasi yang agresif bukan solusi berkelanjutan untuk membangun tim nasional yang kuat.

Ia mengingatkan bahwa pemain naturalisasi datang karena adanya daya tarik baik dari sisi keuangan maupun visi federasi. Jika para pemimpin kuat ini hengkang, bisa jadi proyek ambisius tersebut akan berhenti.

“Pemain naturalisasi tidak akan datang lagi karena tidak ada yang akan membayar mereka. Dan pemain lokal tidak memiliki penerus yang bagus. Seperti apa masa depan sepak bola mereka?” tegas Duong.

Skuad Timnas Malaysia U-23.
Skuad Timnas Malaysia U-23.
Sumber :
  • FA Malaysia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Pernyataan ini dilontarkan dalam konteks meningkatnya jumlah pemain diaspora yang memperkuat Timnas Indonesia dari kelompok umur hingga tim senior.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT