Timnas Indonesia ke Final Piala AFF U-23, Frank Van Kempen Ungkap Gerald Vanenburg Benar-benar Kehabisan Suara
- Tim tvOne/Taufik Hidayat
Jakarta, tvOnenews.com - Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-23, Frank Van Kempen membeberkan alasan sang juru taktik utama, Gerald Vanenburg absen dalam sesi konferensi pers usia laga kontra Thailand.
‎Timnas Indonesia U-23 dipastikan berhasil melaju ke partai final Piala AFF U-23 2025 usai menumbangkan Thailand.
‎Skuad Garuda Muda berjaya menumbangkan Thailand dalam babak adu penalti di semifinal Piala AFF U-23 2025.
‎Pertandingan itu sendiri berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Jumat (25/7/2025) malam WIB.
‎Ada pemandangan menarik yang terjadi setelah pertandingan berlangsung, yaitu absennya Gerald Vanenburg di sesi konferensi pers.
‎Biasanya, Gerald Vanenburg sebagai pelatih menghadiri sesi konferensi pers setelah pertandingan.
‎Namun, pada kesempatan kali ini, justru sang asisten, Frank Van Kempen yang hadir di sesi konferensi pers tersebut.
‎Saat ditanya terkait absennya sosok Gerald Vanenburg, Frank Van Kempen menjelaskan bahwa pelatih berusia 61 tahun itu tak dapat menghadiri sesi konferensi pers akibat suaranya yang habis.
‎Frank Van Kempen menyebut alasan habisnya suara pelatih Timnas Indonesia U-23 karena Gerald Vanenburg selalu berteriak saat pertandingan menghadapi Thailand.
‎"Suara beliau habis, dia berteriak terlalu keras tadi (saat pertandingan)," ujar Frank Van Kempen, Jumat (25/7/2025).
‎"Jadi sekarang sudah tidak bisa berbicara. Makanya saya yang hadir di sini menggantikannya untuk malam ini sudah cukup bagi dia," tambahnya.
‎Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20 itu mengaku sangat senang bisa meraih kemenangan atas Thailand.
‎Frank Van Kempen menjelaskan bahwa pertandingan kontra Thailand sebenarnya berjalan sangat sulit karena berjalan hingga babak adu penalti.
‎"Sekarang kami sangat senang bisa memenangkan pertandingan ini. Pertandingan tadi berat, benar-benar berat," jelas Frank Van Kempen.
‎"90 menit dilanjutkan perpanjangan waktu dan akhirnya adu penalti, kami benar-benar antusias. Jadi, kami sangat senang bisa mengalahkan mereka (Thailand) dan lolos ke final," tutupnya. (igp/lgn)
Load more