News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shin Tae-yong Harus Bicara soal Konflik di Timnas Indonesia buat Dirinya Dipecat PSSI: Itu Mengada-ada, Jadi Orang...

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) menyoroti pernyataan anggota Exco PSSI soal adanya konflik di dalam skuad Garuda buat dirinya dipecat.
Rabu, 13 Agustus 2025 - 10:40 WIB
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menyoroti pernyataan PSSI soal adanya konflik di dalam skuad Garuda.

Diketahui, Shin Tae-yong mengakhiri kepiawaian menahkodai skuad Timnas Indonesia setelah lima tahun bersama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Shin Tae-yong didapuk PSSI dari kursi pelatih Timnas Indonesia telah berlangsung pada awal 2025 lalu.

Setelah memecat Shin Tae-yong, PSSI langsung sigap memilih Patrick Kluivert dan jajaran menduduki kursi pelatih Timnas Indonesia.

Kabar mengejutkan Shin Tae-yong didapuk PSSI pun mengundang kesedihan bagi para suporter Timnas Indonesia.

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY)
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube JekPot

 

Pasca didapuk dari Timnas Indonesia, STY sapaan akrabnya, akhirnya menganggu sebagai pelatih sepak bola selama beberapa bulan.

Namun belakangan ini, Shin Tae-yong akhirnya resmi ditunjuk sebagai pelatih klub asal Korea Selatan, Ulsan HD pada 6 Agustus 2025.

Kehadiran mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu untuk menggantikan peran Kim Pan-gon yang dipecat oleh manajemen Ulsan HD.

Dalam hal ini, STY punya peran penting baru setelah mengakhiri kiprahnya bersama Garuda, yakni bawa kemenangan untuk Ulsan HD.

Meski sudah menjadi pelatih Ulsan HD, STY tetap membicarakan perjalanannya menahkodai hingga dipecat dari kursi pelatih Timnas Indonesia.

Melalui podcast YouTube JekPot, STY bersama penerjamah andalannya, Jeje tengah berbincang santai soal kepiawaian di Timnas Indonesia.

Ia mengakui dirinya sangat kangen dengan suasana Indonesia, terutama pada bidang olahraga sepak bolanya.

"Karena pernah tinggal dan merasakan langsung, saya juga terus memantau Instagram. Jadi, tahu gimana reaksi dan isi hati penggemar saat ini," ungkap Shin Tae-yong dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube JekPot, Rabu (13/8/2025).

Ia tidak bisa menutupi kerinduan sorak-sorai penonton dan suporter Timnas Indonesia yang hadir di stadion secara langsung.

Selama lima tahun menahkodai Timnas Indonesia, ia mendapat sokongan dengan suara gemuruh dari suporter di stadion.

"Selain itu, para penggemar di Korea, ada semacam budaya penggemar keluar stadion lima menit sebelum pertandingan selesai karena takut macet," jelas dia.

"Sementara di Indonesia, mereka nggak keluar bahkan sampai 20-30 menit setelah pertandingan," sambungnya lagi.

Di tengah perbincangan tersebut, Coach Shin menyinggung soal kabar pemecatan dialami dirinya oleh PSSI.

Ia tampak telah mengetahui soal rumor yang viral antara konflik dirinya dan para pemain diaspora Timnas Indonesia.

Dalam penuturannya, pelatih berusia 54 tahun ini menepis isu ia dipecat bukan masalah hubungannya dengan pemain renggang.

Ia mengambil salah satu contoh pertandingan Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, hubungannya terhadap pemain diaspora tetap harmonis.

"Waktu ke Bahrain gak ada masalah. Waktu ke China juga enggak ada masalah sama sekali. Tapi saya pun bingung kenapa bisa ada rumor itu," katanya.

Pelatih ulsan HD ini sampai sekarang masih bingung kenapa faktor komunikasi dengan para pemain diaspora dijadikan hambatan.

Ia memahami mayoritas pemain diaspora di tubuh Timnas Indonesia saat ini berasal dari Eropa, khususnya kelahiran Belanda.

Menurut penuturannya, komunikasi antara dirinya dan pemain diaspora tidak mengalami hambatan dan masih berjalan lancar.

"Kalau pun ada masalah, mungkin Jeje atau Super Jin pun segan terjemahin. Sementara kami canggung aja nggak," jelas STY.

Ia menyebut selama melatih Timnas Indonesia, para pemain diaspora tidak pernah komplain atau mengeluh soal bahasa yang digunakan dirinya.

Bagi STY, kehadiran Jeje merupakan faktor kunci agar komunikasi tetap berjalan lancar.

Namun demikian, ia terkejut mendengar adanya rumor pernyataan soal konflik yang berasal dari celotehan salah satu anggota Exco PSSI.

Ia menanggapi celotehan anggota Exco PSSI tersebut adalah hoaks, apalagi memebicarakan konflik internal akibat masalah komunikasi.

"Dia bohong sudah aneh-aneh, itu mengada-ada. Seharusnya memang nggak boleh mengarang cerita seperti itu," tegasnya.

Pernyataan tersebut, kata STY, hal ini bisa memicu kegaduhan di tengah kemajuan sepak bola Indonesia, terutama pada tim nasionalnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apalagi sampai merugikan orang lain. Jadi orang, kita harus jujur," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT