News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Tutupi Lagi, Indra Sjafri Blak-blakan soal Gerald Vanenburg Usai Timnas Indonesia U-23 Gagal Lolos ke Piala Asia U-23 2026, Sebut kalau...

Gerald Vanenburg tuai kritik usai gagal bawa Timnas Indonesia U-23 ke Piala Asia 2026. Indra Sjafri, eks Direktur Teknik PSSI sekaligus eks pelatih Timnas U-20 Indonesia
Kamis, 11 September 2025 - 17:29 WIB
Mantan Direktur Teknik PSSI sekaligus eks pelatih Timnas U-20 Indonesia, Indra Sjafri dan Gerald Vanenburg, Pelatih Timnas Indonesia U-23
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat / Instagram

tvOnenews.com - Mantan Direktur Teknik PSSI sekaligus eks pelatih Timnas U-20 Indonesia, Indra Sjafri angkat suara soal kegagalan Gerald Vanenburg bawa Timnas Indonesia U-23 ke Piala Asia 2026.

Kekecewaan besar melanda publik sepak bola Indonesia setelah Timnas U-23 dipastikan gagal lolos ke Piala Asia U-23 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harapan untuk mengulang prestasi manis dua tahun lalu pupus usai skuad asuhan Gerald Vanenburg tumbang 0-1 dari Korea Selatan pada laga pamungkas Grup J Kualifikasi di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (9/9/2025). 

Hanya gol cepat Hwang Do-yun di menit keenam yang memisahkan Garuda Muda dari peluang melanjutkan kiprah di ajang bergengsi Asia tersebut.

Kegagalan ini jelas menyakitkan, terlebih jika dibandingkan dengan pencapaian era Shin Tae-yong, yang sukses membawa Indonesia U-23 debut di Piala Asia 2024 bahkan hingga menembus babak semifinal. 

Alhasil, publik menilai Vanenburg belum mampu menjaga tren positif peninggalan pelatih asal Korea Selatan itu. 

Kritik deras pun mengalir, menyoroti taktik, pendekatan, hingga komunikasi Vanenburg dengan klub-klub Liga 1. Namun di tengah derasnya sorotan, sosok Indra Sjafri tampil memberi dukungan moral kepada sang pelatih asal Belanda.

Mantan Direktur Teknik PSSI sekaligus eks pelatih Timnas U-20 itu menegaskan bahwa Vanenburg tetap layak mendapat kepercayaan. 

“Kami semua percaya pada Anda, coach Gerald Vanenburg,” tulis Indra Sjafri dalam akun Instagram pribadinya, Kamis (11/9/2025). 

Indra yang pernah membawa Indonesia U-23 meraih emas SEA Games 2023 itu meyakini Gerald bisa membawa tim ke level lebih tinggi, asalkan diberi waktu dan ruang untuk bekerja. 

“Teruslah bekerja dengan baik dan teruslah membawa Tim Nasional U-23 ke level yang lebih tinggi,” tambahnya.

Meski demikian, dinamika di tubuh Timnas U-23 tak bisa diabaikan. Vanenburg sendiri sudah memastikan tidak akan menukangi Garuda Muda di SEA Games 2025 mendatang di Thailand (9–20 Desember 2025). 

Kondisi ini membuat publik menebak-nebak apakah PSSI akan menunjuk Indra Sjafri kembali untuk memimpin di ajang multievent tersebut. 

Nama Indra memang santer disebut karena reputasinya yang piawai membangun komunikasi dengan klub-klub Liga 1, sesuatu yang dianggap kurang dimiliki Vanenburg.

Faktor kalender kompetisi juga menambah tantangan. Jadwal Super League 2025/26 hanya memberi jeda antara 1 hingga 19 Desember, sementara laga sepak bola SEA Games dijadwalkan mulai 3 Desember. 

Praktis, Timnas U-23 hanya punya sedikit waktu persiapan. Adapun periode FIFA Matchday pada 10–18 November bisa jadi momen krusial memulai pemusatan latihan. Di sinilah dibutuhkan sosok pelatih yang lihai berdiplomasi, agar klub rela melepas pemain tanpa konflik.

Indra Sjafri selama ini dikenal fleksibel dengan situasi. Ia mampu menyeimbangkan kebutuhan klub dan timnas, bahkan tak segan melepas pemain sementara untuk membela klub di tengah pemusatan latihan.

Pendekatan ini dianggap pragmatis sekaligus realistis, sebab pemain bisa menjaga ritme kompetisi tanpa kehilangan arah persiapan bersama timnas. 

Kelebihan inilah yang membuat banyak pihak menilai Indra lebih cocok ketimbang Vanenburg untuk menghadapi SEA Games 2025.

Kini keputusan ada di tangan PSSI. Pemerintah sudah menetapkan target jelas: medali emas sepak bola putra harus dipertahankan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan situasi yang ada, publik menanti apakah PSSI akan tetap memberi kepercayaan pada Vanenburg, atau kembali mengandalkan tangan dingin Indra Sjafri. 

Yang pasti, kegagalan lolos ke Piala Asia U-23 2026 telah menjadi alarm keras bahwa perbaikan mendesak harus segera dilakukan sebelum Garuda Muda kembali terjun di panggung internasional. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bermodal Keangkeran GBLA, Klok Siap Jaga Tren Positif Persib atas Bali United

Bermodal Keangkeran GBLA, Klok Siap Jaga Tren Positif Persib atas Bali United

Marc Klok targetkan kemenangan Persib atas Bali United. Tren positif, GBLA angker, dan 8 laga sisa dianggap final demi menjaga peluang juara Super League.
Bojan Hodak Ingin Persib Jaga Keangkeran GBLA, Minta Pemain Waspada Motivasi Berlipat Bali United

Bojan Hodak Ingin Persib Jaga Keangkeran GBLA, Minta Pemain Waspada Motivasi Berlipat Bali United

Persib Bandung bidik tiga poin saat menjamu Bali United. Bojan Hodak ingatkan ancaman lawan usai menang 6-1, demi menjaga jarak di puncak klasemen.
Emak-emak 63 Tahun Terlibat Penyelundupan Sabu di Bandara Silangit Tapanuli Utara, Ini Kronologinya

Emak-emak 63 Tahun Terlibat Penyelundupan Sabu di Bandara Silangit Tapanuli Utara, Ini Kronologinya

Petugas Bandara Silangit bekerjasama dengan Satuan Narkoba Polres Tapanuli Utara (Taput) gagalkan penyeludupan narkoba jenis sabu seberat 2 kg, Jumat (10/04/2026)
Kabag Organisasi Pemkab Gresik Temukan 13 Kejanggalan SK PNS dan PPPK Palsu yang Memakan Korban

Kabag Organisasi Pemkab Gresik Temukan 13 Kejanggalan SK PNS dan PPPK Palsu yang Memakan Korban

Pasca viralnya korban SK PNS palsu masuk kerja di kantor Pemkab Gresik, Kabag Organisasi Pemkab Gresik, Bahagia Santosa menyatakan bahwa salah satu korban penerima SK PNS dan PPPK palsu masuk kerja hari pertama
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Penilaian Jujur Yeum Hye-seon soal Megawati Hangestri yang Santer Dikabarkan Comeback ke Liga Voli Korea, Ia Bilang...

Penilaian Jujur Yeum Hye-seon soal Megawati Hangestri yang Santer Dikabarkan Comeback ke Liga Voli Korea, Ia Bilang...

Nama Megawati Hangestri benar-benar mendapatkan sorotan di Korea Selatan dalam beberapa hari terkahir setelah dirinya diisukan akan comebacknya ke V League.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT