News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebut Timnas Indonesia Kena Karma Usai Mendadak Pecat Shin Tae-yong, Media Korea Singgung Kiprah Gerald Vanenburg: Lebih Buruk...

Timnas Indonesia disebut karma lantaran setelah memecat Shin Tae-yong, mereka justru gagal lolos ke Piala Asia U-23. Hal ini dimuat dalam artikel media Korea.
Sabtu, 13 September 2025 - 23:25 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/Lmo/nym

tvOnenews.com - Timnas Indonesia disebut kena karma oleh media Korea Selatan setelah tiba-tiba memecat Shin Tae-yong dari kursi kepelatihan pada Januari silam.

Buktinya terlihat ketika menunjuk pelatih baru Gerald Vanenburg, Timnas Indonesia malah gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedatangan gerbong Belanda seperti Patrick Kluivert, Alex Pastoor, Denny Landzaat, hingga Gerald Vanenburg membuat Shin Tae-yong jadi korban.

Pada Januari 2025 lalu, PSSI memilih untuk tak melanjutkan kerja sama dengan Shin Tae-yong yang telah terjalin hampir enam tahun lamanya.

Peran Shin Tae-yong di Timnas Indonesia senior digantikan Patrick Kluivert, sedangkan di tim U-23 akan diisi oleh pelatih muda Belanda, Gerald Vanenburg.

Banyak pertentangan terjadi ketika kebijakan ini dirilis. Pasalnya, Timnas Indonesia besutan Shin Tae-yong lagi gacor-gacornya di sepak bola internasional.

Ketika itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan bahwa alasan pihaknya memilih staf kepelatihan Belanda demi prestasi untuk Timnas Indonesia.

tvonenews

Akan tetapi, yang terjadi justru sebaliknya. Timnas Indonesia babak belur di Kualifikasi Piala Asia U-23. Secara mengejutkan, Garuda Muda gagal lolos.

Kritikan keras sebetulnya sudah datang bagi tim asuhan Gerald Vanenburg saat mereka hanya bermain imbang lawan tim terbawah Asia Tenggara, Laos.

Meski menang telak atas Makau, namun kekalahan tipis dari Korea Selatan membuat asa Gerald Vanenburg loloskan Timnas Indonesia ke Piala Asia U-23 sirna.

Kegagalan melaju ke Piala Asia U-23 jelas menjadi pukulan telak bagi Timnas Indonesia. Di edisi sebelumnya, Garuda Muda bisa sampai ke semifinal.

Saat itu, pelatih Shin Tae-yong juga mampu membawa timnas Indonesia bertarung ke play-off antar benua Olimpiade 2024 Paris lawan Guinea.

Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Asia U-23 2026 kemudian mendapat respons pedas dari media Korea yaitu Best Eleven yang dibahas dalam satu artikelnya.

Di sana jelas disebut dalam judul artikel Best Eleven bahwa Gerald Vanenburg ternyata tidak lebih baik ketimbang Shin Tae-yong Seperti yang diwartakan.

“(Gerald Vanenburg) Lebih buruk dari Shin Tae-yong. Media Indonesia mengkritik keras pelatih Vanenburg karena gagal lolos ke Piala Asia U-23,“ kata judul Best Eleven.

Media Korea tersebut mengungkapkan bahwa di antara penggemar Timnas Indonesia, mereka mulai membandingkan sosok Gerald Vanenburg dengan Shin Tae-yong.

“Gerald Vanenburg, pelatih tim nasional sepak bola U-23 yang menggantikan Shin Tae-yong dikritik keras. Mereka bahkan membandingkannya secara langsung dengan Shin Tae-yong, yang menempatkan Vanenburg dalam posisi sulit,“ tulisnya.

Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/Lmo/nym

 

Seperti istilah 'Riding the Wave', media tersebut kembali mengingatkan konsekuensi karma yang pernah dilakukan Timnas Indonesia setelah memecat STY.

“Indonesia tiba-tiba memecat pelatih Shin, yang sebelumnya menangani tim nasional dan tim U-23, pada bulan Januari dan merombak struktur tim nasional,“ ujar Best Eleven 

“Tim nasional diserahkan kepada pelatih Belanda, Patrick Kluivert, sementara tim U-23 diserahkan kepada pelatih Vanenburg,” lanjutnya.

Lebih lanjut, media Korea Selatan tersebut menjelaskan jika pencapaian Timnas Indonesia sejauh ini bertolak belakang dibanding saat dilatih STY.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kebetulan, Piala Asia U-23 adalah panggung di mana Shin memukau dengan Indonesia usai mengalahkan Korea Selatan dan melaju ke semifinal. Namun, kali ini, Indonesia tersingkir bahkan tanpa lolos ke final,” tutupnya.

(han)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Proliga 2026, 31 Januari: Tantang Popsivo yang Tengah Terpuruk, Jadi Momentum Kebangkitan Yolla Yuliana Cs

Jadwal Proliga 2026, 31 Januari: Tantang Popsivo yang Tengah Terpuruk, Jadi Momentum Kebangkitan Yolla Yuliana Cs

Jadwal Proliga 2026 Sabtu 31 Januari yang merupakan hari ketiga seri keempat di Gresik akan menyuguhkan dua laga dari sektor putra dan putri.
Polisi Ungkap Fakta Soal Temuan Darah di Apartemen Lula Lahfah

Polisi Ungkap Fakta Soal Temuan Darah di Apartemen Lula Lahfah

Bercak darah di sprai dan tisu saat selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya di wilayah Jakarta Selatan.
Risiko Besar! Kemenangan Malaysia Bisa Dibatalkan Jika Pakai 7 Pemain Ini

Risiko Besar! Kemenangan Malaysia Bisa Dibatalkan Jika Pakai 7 Pemain Ini

Pakar sepak bola Malaysia, Zakaria Rahim, memperingatkan potensi bahaya besar bagi sepak bola Malaysia jika federasi tetap memaksakan penggunaan tujuh pemain naturalisasi yang baru-baru ini kembali berstatus aktif.
Riza Chalid Cs Diduga Gunakan Buzzer, Polri dan Kejagung Diminta

Riza Chalid Cs Diduga Gunakan Buzzer, Polri dan Kejagung Diminta

Dugaan kasus korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina yang melibatkan Riza Chalid Cs terus bergulir dan menjadi sorotan tajam publik.
Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Petenis Italia Jannik Sinner harus menelan salah satu kekalahan paling menyakitkan dalam kariernya setelah takluk dari Novak Djokovic pada babak semifinal Australian Open.
Waspada Beraktivitas, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Landa Wilayah Pulau Jawa

Waspada Beraktivitas, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Landa Wilayah Pulau Jawa

Cuaca ekstrem kembali diprediksi akan melanda wilayah di pulau Jawa dan sekitarnya pada penghujung bulan Januari 2026 ini.
background

Pekan ke-19

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Petenis Italia Jannik Sinner harus menelan salah satu kekalahan paling menyakitkan dalam kariernya setelah takluk dari Novak Djokovic pada babak semifinal Australian Open.
Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku puas dengan pencapaian timnya di fase liga Liga Europa 2025/2026.
Sopir Truk Tewas di Pelabuhan PT DABN, Penyelidikan Polisi Masih Berjalan

Sopir Truk Tewas di Pelabuhan PT DABN, Penyelidikan Polisi Masih Berjalan

Penanganan kasus kecelakaan kerja yang menewaskan seorang sopir truk di area Pelabuhan PT DABN hingga kini masih terkesan buram.
Banjir Tak Terbendung, Pemprov DKI Jakarta Operasikan Pintu Laut

Banjir Tak Terbendung, Pemprov DKI Jakarta Operasikan Pintu Laut

Sejak memasuki awal Tahun 2026, wilayah Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya dilanda cuaca ekstrem hingga berdampak banjir dan melumpuhkan sejumlah akses publik.
Kritik Gatot Nurmantyo Terkait Pernyataan Kapolri Dinilai Tak Sesuai Fakta

Kritik Gatot Nurmantyo Terkait Pernyataan Kapolri Dinilai Tak Sesuai Fakta

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan tegas menyatakan penolakan jika institusi Polri di bawah kementerian/lembaga dalam rapat bersama DPR RI.
Megawati Hangestri Cs Amankan Posisi Runner Up Putaran Pertama Proliga 2026 , Pelatih JPE Sebut Performa Anak Asuhnya...

Megawati Hangestri Cs Amankan Posisi Runner Up Putaran Pertama Proliga 2026 , Pelatih JPE Sebut Performa Anak Asuhnya...

Juara bertahan Proliga, Jakarta Pertamina Enduro berhasil meraih hasil maksimal pada laga terakhir mereka di putaran pertama musim ini.
Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Polres Metro Jakarta Selatan merilis hasil penyelidikan tekait kematian selebgram Lula Lahfah di apartemennya kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT