FIFA Sudah Beri Karpet Merah, 3 Pemain Keturunan Top Ini Dinaturalisasi untuk Perkuat Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik?
- vvv-venlo.nl
Jakarta, tvOnenews.com - FIFA memberikan lampu hijau jika PSSI ingin menaturalisasi tiga pemain ini untuk memperkuat Timnas Indonesia. Ketiga pemain ini bisa jadi amunisi untuk menghadapi FIFA Matchday Juni 2026.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Oman pada 5 Juni 2026 dan Mozambik pada 9 Juni. Dua laga yang menjadi ujian penting bagi skuad arahan John Herdman sebelum memasuki Piala AFF 2026.
Jelang dua laga krusial tersebut, PSSI bisa mengebut menaturalisasi tiga pemain keturunan ini. Ketiganya bisa menjadi tambahan amunisi baru untuk Timnas Indonesia asuhan John Herdman.
Berikut tiga pemain yang bisa dinaturalisasi untuk menghadapi Oman dan Mozambik.
1. Luke Vickery
- instagram.com/mfcbulls/
Luke Vickery lahir di Hawaii pada 25 Oktober 2005 dan kini menjadi salah satu winger paling berbahaya di A-League bersama Macarthur FC. Usianya yang baru 20 tahun tak menghalanginya tampil di 28 laga musim ini dengan catatan 7 gol dan 3 assist di semua kompetisi, termasuk AFC Champions League Two.
Kunci eligibilitasnya membela Merah Putih adalah sang nenek dari pihak ibu, yang lahir dan besar di Medan, Sumatra Utara. Darah Indonesia itu membuka jalur naturalisasi berdasarkan asas ius sanguinis dalam UU Kewarganegaraan RI Nomor 12 Tahun 2006.
Vickery juga sudah menjalin komunikasi langsung dengan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Ia bahkan menyatakan antusias dengan visi yang dibawa Herdman untuk membawa Indonesia ke Piala Dunia 2030.
2. Dean Zandbergen
- Instagram @vvv_venlo_1903
Dean Xylon Zandbergen lahir di Zoetermeer, Belanda, pada 5 September 2001. Striker jangkung bertinggi 1,88 meter ini sedang dalam performa terbaik karier profesionalnya.
Ia mencetak 15 gol dari 35 laga bersama VVV-Venlo di Eerste Divisie musim 2025/2026. Termasuk hattrick gemilang melawan SC Cambuur pada April 2026.
Garis keturunan Indonesianya datang dari sang nenek yang berasal dari Depok, Jawa Barat. Dasar hukum ini memenuhi syarat Pasal 7 Regulasi FIFA untuk pergantian kewarganegaraan
Sempat muncul hambatan terkait isu Paspoortgate yang menerpa sejumlah pemain diaspora Indonesia di Belanda, membuat Zandbergen memilih menunda sementara proses tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa langkah naturalisasi tetap akan dilanjutkan begitu situasi menjadi lebih jelas.
Load more