News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Striker Timnas Indonesia ini Dulu Pernah Benar-benar Membuat Repot Kiper Legendaris Dunia Lev Yashin, Siapa?

Legenda penyerang Timnas Indonesia di era 1956-an ini mencatatkan sejarah membuat kiper legendaris Uni Soviet, Lev Yashin ketar-ketir. Namanya juga menjadi legenda PSM Makassar.
Senin, 22 September 2025 - 17:18 WIB
Legenda kiper Uni Soviet, Lev Yashin & Legenda penyerang Timnas Indonesia, Andi Ramang
Sumber :
  • Kolase Antara & Wikipedia

tvOnenews.com - Legenda penyerang Timnas Indonesia di era 1956-an ini mencatatkan sejarah membuat kiper legendaris dunia, Lev Yashin ketar-ketir.

Tak ayal, Timnas Indonesia pernah berjaya, bahkan Garuda sering berpartisipasi di kompetisi tingkat bergengsi sejak era 1950-an.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia dulu juga sering mencatatkan pemain berbahaya sehingga membuat tim dunia sulit mengatasi kekuatan Garuda.

Legenda ini mencatatkan sebagai penyerang berbahaya Timnas Indonesia. Dia adalah sosok Andi Ramang.

Legenda PSM Makassar dan Timnas Indonesia, Andi Ramang
Legenda PSM Makassar dan Timnas Indonesia, Andi Ramang
Sumber :
  • Instagram/@redgankdbugis

 

Mengenal Sosok Andi Ramang Legenda Striker Timnas Indonesia

Dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube @QinaraFootball, Minggu (22/9/2025), Andi Ramang merupakan salah satu legenda Timnas Indonesia diakui oleh FIFA.

Andi Ramang merupakan mantan pesepak bola kelahiran di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan pada 24 April 1924.

Andi Ramang dikenal sebagai legenda PSM Makassar karena tak lepas atas kepindahannya ke sana sejak menikah di usia 18 tahun.

Awal mula kariernya sebagai pesepak bola setelah bekerja serabutan, kala itu dipanggil oleh klub Persatuan Sepakbola Induk Sulawesi (Persis).

Bersama Persis, namanya bersinar setelah mencatatkan tujuh gol. Ia pun akhirnya menjadi pemain andalan PSM Makassar.

Pada 1952, Andi Ramang sukses pertama kali mencatatkan namanya sebagai pemain Timnas Indonesia, kala itu masih menjadi bek kanan.

Meski sebagai pengganti Sunar Arland, pelatih Garuda saat itu, Tony Pogacnik tidak puas atas performa Andi di bek kanan sehingga digeser menjadi penyerang.

Andi menjawab keraguan pelatih, dengan modal postur tubuhnya yang pendek sukses menjadi penyerang paling bahaya.

Andi Ramang akhirnya mendapat julukan "Si Kancil" yang pernah dimiliki Timnas Indonesia.

Andi Ramang Merepotkan Kiper Lev Yashin

Sepak terjang Andi Ramang semakin melesat di Timnas Indonesia. Hal yang paling mengejutkan saat ia merepotkan Lev Yashin.

Pada saat itu, Timnas Indonesia ikut unjuk gigi pada ajang Olimpiade Melbourne 1956.

Kebetulan pada Olimpiade Melbourne 1956, ada 11 negara yang berpartisipasi meski sebelumnya ada lima tim yang mengundurkan diri.

Di ajang tersebut, Andi Ramang cs sukses mencatatkan sejarah terbesar bagi Timnas Indonesia di level internasional.

Sebab, Timnas Indonesia berhasil melaju ke babak perempat final bertemu Uni Soviet di Melbourne.

Menariknya, Andi Ramang saat itu selalu merepotkan lini pertahanan Uni Soviet yang dikenal sangat kokoh.

Andi Ramang hampir menjebol gawang yang dijaga Lev Yashin, sosok kiper legendaris terbaik sepanjang massa.

Penampilan Andi Ramang dikenang oleh FIFA, dengan modal tubuh kecilnya bisa merepotkan benteng pertahanan Uni Soviet.

"Bek-bek Uni Soviet yang bertubuh raksasa langsung terbangun saat Ramang yang bertubuh mungil melewati dua pemain dan memaksa Lev Yashin melakukan beberapa aksi penyelamatan," tulis FIFA saat kenang Andi Ramang.

"Pada menit ke-84, pemain berusia 32 tahun itu hampir membuat Indonesia unggul andai saja tendangannya tidak ditahan oleh pria yang selanjutnya disebut kiper terhebat dalam sejarah sepak bola," lanjut FIFA.

Sayangnya, ia gagal membawa Garuda menang lantaran hasil skor berakhir imbang 0-0. Timnas Indonesia dibantai skor 4-0 pada laga ulang.

Andi Ramang mencatatkan sejarah usai mempermalukan China skor 5-4 sebelum melaju ke putaran final Piala Dunia 1958 di Swedia.

Andi Ramang saat itu mencetak tiga gol, meski ujungnya Timnas Indonesia tidak lolos lantaran menolak lawan Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, nama Andi Ramang cukup melekat dan menjadi ingatan bagi suporter Timnas Indonesia dan PSM Makassar.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT