News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selamat Tinggal Malaysia, Butuh Tembus 100 Besar Dunia agar Bisa Kejar Timnas Indonesia meski Kini Sombongkan...

Legenda Timnas Malaysia ini mengatakan kekuatan Timnas Indonesia sulit dikejar, kecuali bisa disalip jika ranking FIFA Harimau Malaya menembus 100 besar dunia.
Senin, 22 September 2025 - 21:33 WIB
Skuad Timnas Indonesia & Timnas Malaysia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/Taufik Hidayat & FA Malaysia

tvOnenews.com - Timnas Malaysia dianggap harus membutuhkan waktu lama mengejar ketertinggalan kekuatan dari Timnas Indonesia.

Diketahui, Timnas Malaysia dan Timnas Indonesia kini menjadi tim berbahaya yang baru di lingkup ASEAN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak heran, Timnas Indonesia saat ini memiliki belasan pemain diaspora, bahkan ditukangi oleh pelatih Patrick Kluivert dan jajarannya.

Keberhasilan PSSI menggencarkan program naturalisasi membuat Timnas Indonesia kini menembus putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Skuad Timnas Indonesia saat melawan Lebanon
Skuad Timnas Indonesia saat melawan Lebanon
Sumber :
  • Tim tvOne/Taufik Hidayat

 

Kehadiran mereka diharapkan bisa mengalahkan Arab Saudi dan Irak di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Adapun soal urusan ranking FIFA, Timnas Indonesia juga masih melampaui Malaysia yang kini bertengger di peringkat ke-119 dunia.

Sementara, Malaysia baru membuat gebrakan sejak Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menggencarkan program naturalisasi.

Dengan kekuatan pemain naturalisasi, Malaysia dianggap sebagai tim berbahaya yang kini menyusul Indonesia.

Pada FIFA Matchday September 2025, anak asuh Peter Cklamovski sukses memenangkan dua pertandingan, yakni lawan Singapura (skor 2-1) dan Palestina (1-0).

Hasil ini membawa Malaysia meraih tren positif khususnya pada kenaikan ranking FIFA yang kini menempati peringkat 123 dunia.

Walau begitu, legenda Timnas Malaysia Akmal Rizal Ahmad Rakhli menegaskan, tren positif ini tetap sulit mengejar ketertinggalan dari Garuda.

"Saya pikir tujuan utamanya (Cklamovski) bukan hanya berada di peringkat terbaik," ungkap Akmal Rizal dikutip tvOnenews.com dari media lokal, Utusan Malaysia, Senin (22/9/2025).

Akmal Rizal harus mengakui keberhasilan PSSI sejak era Shin Tae-yong, mampu membawa Timnas Indonesia melambung tinggi.

Bahkan, Timnas Indonesia telah melalui beberapa putaran pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan mengalahkan tim raksasa Asia.

Menurut Akmal Rizal, kekuatan Timnas Indonesia sulit dikejar walau Malaysia saat ini dihuni banyak pemain naturalisasi.

Timnas Malaysia Vs Singapura
Timnas Malaysia Vs Singapura
Sumber :
  • X - NT Malaysia

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lagi pula, Malaysia juga dianggap sulit mengejar ketertinggalan dari tim unggulan ASEAN lainnya, seperti Timnas Vietnam hingga Thailand.

"Untuk mencapai di atas atau di bawah 100, mereka (Harimau Malaya) akan membutuhkan waktu lebih lama karena tim-tim di atas Malaysia saat ini memiliki poin yang cukup tinggi," jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT