News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terbongkar Taktik Licik Arab Saudi yang Bisa Hancurkan Mimpi Timnas Indonesia di Piala Dunia 2026, Diam-diam Lakukan Ini ..

Menjelang round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, pengamat ungkap dugaan taktik licik yang dipakai Arab Saudi untuk menghambat langkah Timnas Indonesia.
Senin, 29 September 2025 - 13:07 WIB
Timnas Indonesia saat lawan Arab Saudi
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Isu panas kembali mencuat jelang round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Seorang pengamat sepak bola nasional mengungkap dugaan taktik licik yang digunakan oleh Arab Saudi untuk menghambat langkah Timnas Indonesia.

Ambisi besar Arab Saudi untuk kembali tampil di Piala Dunia 2026 membuat mereka tak main-main di round 4 Kualifikasi Zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Segala daya dan upaya dikerahkan, mulai dari pengaturan tuan rumah, jadwal hingga wasit yang memimpin laga. Dalam misi berat ini, salah satu rintangan yang siap mereka hadapi adalah Timnas Indonesia, yang tergabung bersama mereka di Grup B.

Dengan status sebagai langganan Piala Dunia, Arab Saudi tak ingin tergelincir sedikit pun, termasuk saat menghadapi skuad Garuda yang kini ditangani Patrick Kluivert.

Tim yang dilatih oleh Hervé Renard itu diprediksi akan turun dengan kekuatan penuh untuk memastikan tiga poin mutlak demi menjaga peluang lolos langsung ke turnamen terbesar sejagat pada 2026 mendatang.

Salah satu upaya untuk mengalahkan Timnas Indonesia dapat terlihat dari langkah Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) merekrut Nicolas Jover, pelatih spesialis bola mati milik Arsenal.

Ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka tidak ingin ada kejutan dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2026. Nicolas Jover dikenal luas sebagai otak di balik kesuksesan set-piece Arsenal di Premier League, dan kini keahliannya dibawa untuk membantu tim nasional Arab Saudi.

pelatih bola mati Arsenal, Nicholas Jover, kabarnya akan gabung Arab Saudi jelang lawan Timnas Indonesia
pelatih bola mati Arsenal, Nicholas Jover, kabarnya akan gabung Arab Saudi jelang lawan Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram/Nicholas Jover

 

Yang menarik, keputusan ini dikabarkan dipicu oleh analisis SAFF terhadap strategi bola mati Timnas Indonesia — yang dinilai cukup efektif dalam beberapa laga terakhir. Artinya, Arab Saudi benar-benar mengamati dan mengantisipasi kekuatan Garuda, bahkan di aspek yang sering dianggap detail kecil.

Dengan kehadiran Jover, lini belakang Indonesia wajib siaga penuh terhadap skema bola mati Arab Saudi, baik dari sepak pojok, tendangan bebas, maupun throw-in. Patrick Kluivert pun dituntut cermat membentuk formasi bertahan dan menetapkan zonal maupun man-marking yang tepat.

Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Arab Saudi dan Irak di laga tandang yang akan digelar di Stadion King Abdullah, Jeddah, Arab Saudi.

Laga pertama akan mempertemukan Indonesia dengan Arab Saudi pada Kamis, 9 Oktober 2025, pukul 00.15 WIB. Empat hari berselang, tepatnya pada Minggu, 12 Oktober 2025 pukul 02.30 WIB, tim asuhan Kluivert akan berjumpa Irak.

Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia memasuki babak krusial. Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama dua raksasa Asia — Arab Saudi dan Irak — dalam putaran keempat yang akan digelar mulai Oktober mendatang.

Namun, pengamat sepak bola nasional Akmal Marhali justru menyampaikan kekhawatiran tajam terkait ketimpangan non-teknis yang dirasakan Timnas Indonesia dalam persaingan ini.

“Saya ini agak ragu, karena ada permasalahan-permasalahan non-teknis yang harus kita siapkan secara mental,” ujar Akmal dilansir dari kanal YouTube iNews.

Menurutnya, fakta bahwa pertandingan akan berlangsung di Arab Saudi dan Qatar, dua negara yang juga menjadi sponsor utama di babak ini, memunculkan dugaan kuat soal keberpihakan.

“Artinya secara non-teknis, Qatar dan Arab Saudi sudah memesan dua tiket untuk ke Piala Dunia. Tinggal putaran kelima,” tegasnya.

Akmal Marhali juga menyoroti jadwal pertandingan yang dianggap timpang. Indonesia akan menghadapi Arab Saudi lebih dulu pada 8 Oktober, lalu melawan Irak di 11 Oktober.

Di saat yang sama, Arab Saudi akan beristirahat dan baru melawan Irak setelah Indonesia lebih dulu "menguras tenaga" lawan yang sama.

“Arab Saudi-nya istirahat. Arab Saudi tunggu capek Irak, baru main lawan Irak,” ujarnya.

Tak hanya itu, Akmal mempermasalahkan keputusan AFC yang menunjuk wasit Ahmed Al-Ali asal Kuwait, negara yang masih satu kawasan dan budaya dengan Arab Saudi.

“Dia bisa ngomong bahasa Arab, orang Indonesia nggak bisa pakai bahasa Arab. Bisa saja komunikasi tertentu yang mereka saling paham dan kita nggak,” tegas Akmal.

Di akhir pernyataannya, Akmal menyebut bahwa faktor non-teknis seperti pengaruh finansial tak bisa dikesampingkan dalam proses kualifikasi menuju Piala Dunia.

“Saya ingin mengatakan, kekuatan uang ini sangat besar juga untuk mempengaruhi orang lolos Piala Dunia,” pungkasnya.

Di samping itu, pengamat sepakbola nasional Akmal Marhali memberikan pandangannya soal langkah Timnas Indonesia di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.

"Saya ini agak ragu, karena ada permasalahan-permasalahan non-teknis yang harus kita siapkan secara mental, yang pertama round 4 ini kan digelar di Arab Saudi dan Qatar, mereka dua-duanya tuan rumah," tuturnya dilansir dari kanal Youtube iNews.

"Sponsornya dari Arab Saudi dan Qatar, artinya secara non-teknis, Qatar dan Arab Saudi sudah memesan dua tiket untuk ke Piala Dunia. Tinggal putaran kelima," pungkasnya.

Pemain Arab Saudi jelang hadapi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pemain Arab Saudi jelang hadapi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • saff.com

 

Selain itu, Akmal Marhala menyatakan dengan tegas bahwa dari sisi jadwal juga sangat merugikan Timnas Indonesia.

"Indonesia main dulu melawan Arab Saudi di tanggal 8, tanggal 11 melawan Irak, Arab Saudi-nya istirahat. Arab Saudi tunggu capek Irak, baru main melawan Irak," tuturnya.

Tak sampai di situ, Akmal juga menyoroti keputusan AFC dalam menunjuk wasit Negara Timur Tengah bernama Ahmed Al-Ali asal Kuwait.

"Wasitnya juga dari Kuwait, ini harus diprotes sama PSSI. Bagaimana pun walaupun dia beda negara dengan Arab Saudi, kulturnya sama-sama Arab," tuturnya.

"Dia bisa ngomong bahasa Arab, orang Indonesia nggak bisa pakai bahasa Arab, bisa aja komunikasi tertentu dengan bahasa Arab, yang mereka saling paham dan kita gak paham," pungkasnya.

"Saya ingin mengatakan, kekuatan uang ini sangat besar juga untuk mempengaruhi orang lolos Piala Dunia," ujarnya. (ind)

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jamin Iklim Investasi, Airlangga Ungkap Pesan Prabowo untuk Investor: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat!

Jamin Iklim Investasi, Airlangga Ungkap Pesan Prabowo untuk Investor: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat!

Menko Airlangga menyampaikan pesan Presiden agar seluruh investor tidak perlu khawatir terhadap kondisi dinamika pasar modal Indonesia saat ini.
Kritik Anggaran Bencana 2026 yang Hanya Rp179 M, Anggota Komisi VIII DPR Desak Kemensos Kaji Ulang

Kritik Anggaran Bencana 2026 yang Hanya Rp179 M, Anggota Komisi VIII DPR Desak Kemensos Kaji Ulang

Anggota Komisi VIII mempertanyakan langkah konkret yang dapat dilakukan Kemensos untuk menghadapi kondisi kebencanaan dengan keterbatasan anggaran.
Arsenal Mengamuk di Elland Road! Leeds United Dibantai 4-0, The Gunners Makin Kokoh di Puncak

Arsenal Mengamuk di Elland Road! Leeds United Dibantai 4-0, The Gunners Makin Kokoh di Puncak

Arsenal kembali ke jalur kemenangan usai meraih hasil impresif pada awal pekan ke-24 Liga Inggris 2025/2026.
Pemerintah Kebut Demutualisasi BEI, Siap Dipegang Danantara dan Investor Global

Pemerintah Kebut Demutualisasi BEI, Siap Dipegang Danantara dan Investor Global

Rosan Roeslani menyebut, peluang kepemilikan saham BEI nantinya tidak hanya terbuka bagi Danantara, tetapi juga bagi berbagai institusi keuangan global.
Jelang Lawan Vietnam, Hector Souto Percaya Diri Timnas Futsal Indonesia

Jelang Lawan Vietnam, Hector Souto Percaya Diri Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan ambisinya untuk mengantarkan skuad Garuda melangkah ke babak semifinal Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya.
Balas Kekalahan SEA Games, Samuel Eko Tegaskan Misi Timnas Futsal Indonesia

Balas Kekalahan SEA Games, Samuel Eko Tegaskan Misi Timnas Futsal Indonesia

Pemain Timnas Futsal Indonesia Samuel Eko menegaskan tekad skuad Garuda untuk meraih kemenangan saat menghadapi Vietnam pada laga perempat final Piala Asia Futsal 2026.
background

Pekan ke-19

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 1 Februari 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
15:30
PSY
logo PSIM Yogyakarta
logo Persebaya Surabaya
PBY
19:00
DWU
logo Dewa United
Senin, 2 Februari 2026
logo Arema FC
AFC
15:30
PJW
logo Persijap
logo PSM Makassar
PSM
19:00
SPG
logo Semen Padang

Trending

IBC Beri 6 Rekomendasi untuk Perkuat Kepercayaan Investor dan Redam Gejolak di Pasar Modal Indonesia

IBC Beri 6 Rekomendasi untuk Perkuat Kepercayaan Investor dan Redam Gejolak di Pasar Modal Indonesia

IBC menegaskan, keberadaan pasar modal yang kredibel menjadi pilar penting dalam mendukung pembiayaan investasi, pendalaman pasar keuangan, serta peningkatan daya saing ekonomi nasional.
Puasa Ramadhan Bisa Batal karena Tak Sengaja Air Wudhu Tertelan? Simak Penjelasan Mengenai Hukumnya

Puasa Ramadhan Bisa Batal karena Tak Sengaja Air Wudhu Tertelan? Simak Penjelasan Mengenai Hukumnya

Salah satu yang kerap menimbulkan pertanyaan adalah saat berwudhu untuk shalat, khususnya ketika berkumur dan tanpa sengaja air wudhu tertelan. Apa hukumnya?
Atmosfer Futsal Bikin Merinding! Shayne Pattynama Puji Fans Indonesia

Atmosfer Futsal Bikin Merinding! Shayne Pattynama Puji Fans Indonesia

Bek Persija Jakarta, Shayne Pattynama mengaku takjub dengan atmosfer luar biasa yang tercipta saat menyaksikan langsung laga Timnas Futsal Indonesia kontra Irak
Seruan 31 Kabupaten Kota: Komitmen Menangkan Andar Amin di Musda Golkar Sumut

Seruan 31 Kabupaten Kota: Komitmen Menangkan Andar Amin di Musda Golkar Sumut

Sebanyak 31 Ketua DPD Kabupaten Kota menyerukan komitmen tidak akan berpaling dan memenangkan Andar Amin Harahap menjadi Ketua DPD Golkar Sumut.
Pemerintah Kebut Demutualisasi BEI, Siap Dipegang Danantara dan Investor Global

Pemerintah Kebut Demutualisasi BEI, Siap Dipegang Danantara dan Investor Global

Rosan Roeslani menyebut, peluang kepemilikan saham BEI nantinya tidak hanya terbuka bagi Danantara, tetapi juga bagi berbagai institusi keuangan global.
Kritik Anggaran Bencana 2026 yang Hanya Rp179 M, Anggota Komisi VIII DPR Desak Kemensos Kaji Ulang

Kritik Anggaran Bencana 2026 yang Hanya Rp179 M, Anggota Komisi VIII DPR Desak Kemensos Kaji Ulang

Anggota Komisi VIII mempertanyakan langkah konkret yang dapat dilakukan Kemensos untuk menghadapi kondisi kebencanaan dengan keterbatasan anggaran.
Jelang Lawan Vietnam, Hector Souto Percaya Diri Timnas Futsal Indonesia

Jelang Lawan Vietnam, Hector Souto Percaya Diri Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan ambisinya untuk mengantarkan skuad Garuda melangkah ke babak semifinal Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT