Ada Kabar Buruk! Emil Audero & Maarten Paes Terancam Absen, Timnas Indonesia Krisis Kiper Jelang Hadapi Arab Saudi dan Irak?
- instagram Emil Audero / maarten paes
tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari skuad Timnas Indonesia jelang babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dua penjaga gawang utama, Emil Audero dan Maarten Paes, dikabarkan dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Audero baru saja mengalami cedera otot saat membela Cremonese di Serie A, sementara Paes masih dalam tahap pemulihan penuh bersama FC Dallas.
Situasi ini membuat persiapan Garuda menghadapi dua laga besar kontra Arab Saudi (9 Oktober 2025) dan Irak (11 Oktober 2025) menjadi penuh tanda tanya.
Padahal, keduanya merupakan pilar penting di bawah mistar gawang skuad asuhan Patrick Kluivert. Emil Audero tampil gemilang dalam beberapa laga terakhir baik di klub maupun Timnas, sementara Maarten Paes juga mulai kembali menemukan ritme usai cedera.
Jika keduanya tidak bisa diturunkan, Timnas Indonesia berpotensi kehilangan benteng terakhir yang selama ini menjadi kunci menjaga asa di kualifikasi.
Emil Audero Cedera Mendadak
Cedera Emil Audero terjadi secara mendadak saat pemanasan sebelum laga giornata kelima Serie A 2025/2026 antara Como melawan Cremonese di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Sabtu (27/9/2025).

- Cremonese Official
Meski sempat masuk daftar susunan pemain, ia akhirnya digantikan Marco Silvestri setelah merasakan ketidaknyamanan pada otot fleksor. Pertandingan itu berakhir imbang 1-1, namun perhatian justru tertuju pada kondisi sang kiper berusia 28 tahun.
Melansir Calcio Cremonese edisi Minggu (28/9/2025), Audero didiagnosis mengalami cedera otot fleksor yang memaksanya mundur beberapa menit sebelum kick-off.
“Cedera tersebut berisiko mengganggu penampilan Audero di pertandingan Serie A berikutnya melawan Inter Milan, yang dijadwalkan pada Sabtu, 4 Oktober di Giuseppe Meazza,” tulis media Italia tersebut.
Mereka juga menambahkan bahwa pemulihan Audero bisa memakan waktu hingga tiga pekan.
Dampak Bagi Timnas Indonesia
Bila benar harus absen selama 20 hari, maka Emil Audero berpotensi melewatkan dua laga penting Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Padahal, performanya sedang berada di puncak.
Dalam empat laga terakhir bersama Garuda dan Cremonese, ia menorehkan catatan impresif berupa empat clean sheet beruntun, termasuk saat menghadapi Taiwan (6-0) dan Lebanon (0-0) di level internasional.
Tak heran jika publik menaruh harapan besar pada kiprah kiper yang juga pernah memperkuat Sampdoria dan Inter Milan tersebut. Ketangguhannya di bawah mistar menjadi alasan utama Patrick Kluivert selalu memberinya kepercayaan dalam empat laga terakhir Timnas melawan China, Jepang, Chinese Taipei, dan Lebanon.
Kondisi Maarten Paes
Di sisi lain, Maarten Paes yang sempat mengalami cedera bersama FC Dallas kini mulai pulih, namun kondisi kebugarannya belum sepenuhnya teruji.

- Tim Heitman-Imagn Images
Meski begitu, pelatih Patrick Kluivert tetap menempatkannya sebagai opsi penting jika Emil Audero benar-benar tak bisa dimainkan.
“Banyak hal akan bergantung pada evaluasi pemulihan yang dijalani sang pemain di awal pekan,” tulis Calcio Cremonese soal Audero, yang tentu berdampak pada peluang Paes untuk naik sebagai starter.
Dengan situasi ini, Kluivert dituntut mengambil keputusan sulit: mempertahankan Audero yang tengah diragukan kondisinya atau memberi kesempatan penuh kepada Paes yang baru saja bangkit dari cedera.
Meski dihantui kabar kurang menyenangkan, optimisme tetap harus dijaga. Kualitas penjaga gawang Indonesia dinilai cukup merata, sehingga masih ada opsi lain bila kedua kiper naturalisasi itu tak bisa tampil.
Namun, kehilangan Emil Audero jelas akan menjadi pukulan telak, mengingat rekam jejak impresifnya sepanjang awal musim Serie A. Dari 360 menit bermain, ia hanya kebobolan empat gol dengan beragam penyelamatan krusial.
Kini, seluruh mata tertuju pada evaluasi medis Cremonese dalam beberapa hari ke depan. Jika cederanya tergolong ringan, Audero mungkin bisa pulih dalam dua pekan dan tetap berangkat ke Jeddah.
Namun bila pemulihannya lebih lama, maka Timnas Indonesia harus memutar otak mencari solusi cepat agar tidak kehilangan momentum di ronde keempat kualifikasi. (udn)
Load more