GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karma Tak Terduga, Doan Van Hau Si "Penghancur Kaki Evan Dimas" sudah Dua Tahun Tak Bisa Pulih sampai Kena Mental

Doan Van Hau, bek kiri Timnas Vietnam itu sempat jadi musuh bersama netizen Tanah Air usai insiden di final SEA Games 2019, ketika tekel kerasnya membuat Evan Dimas
Kamis, 2 Oktober 2025 - 11:59 WIB
Masih Ingat Doan Van Hau Pemain Vietnam yang Cederai Evan Dimas? Begini Kabarnya Sekarang setelah Sempat Menepi Selama Beberapa Bulan
Sumber :
  • ANTARA - Instagram/@doanvanhau_1904

Jakarta, tvOnenews.com – Nama Doan Van Hau tentu masih membekas di ingatan publik sepak bola Indonesia. Bek kiri Timnas Vietnam itu sempat jadi musuh bersama netizen Tanah Air usai insiden di final SEA Games 2019, ketika tekel kerasnya membuat Evan Dimas mengalami patah kaki.

Sejak saat itu Van Hau dijuluki sebagai “Penghancur Kaki Evan Dimas.” Cedera tersebut bahkan membuat karier Evan sempat merosot drastis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sang gelandang andalan Garuda kehilangan performa, hingga pernah terpikir untuk pensiun dini sebelum akhirnya bangkit bersama Persik Kediri.

Pemain Timnas Vietnam, Doan Van Hau.
Pemain Timnas Vietnam, Doan Van Hau.
Sumber :
  • Instagram Doan Van Hau

 

Namun menariknya, perjalanan Doan Van Hau sendiri ternyata tak lebih mulus bahkan jauh lebih berat.

Dua Tahun Menghilang dari Lapangan

Media Vietnam Soha melaporkan bahwa sudah genap dua tahun Van Hau absen dari dunia sepak bola profesional.

Nama yang dulu dielu-elukan sebagai masa depan pertahanan The Golden Star Warriors kini lebih sering muncul di ruang perawatan ketimbang di lapangan hijau.

“Di bawah pemerintahan pelatih Kim Sang Sik, Van Hau juga belum pernah bekerja di bawah pelatih Korea tersebut,” tulis Soha.

Padahal Van Hau dulu digadang-gadang sebagai bek paling menjanjikan di Asia Tenggara.

Dengan postur tinggi, kekuatan fisik, dan kemampuan dua kaki yang baik, ia disebut-sebut bakal jadi tembok utama Vietnam bertahun-tahun ke depan.

Cedera Achilles yang Tak Kunjung Sembuh

Sejak 2023 Van Hau mengalami tendinitis Achilles di tumit kiri, jenis cedera yang dikenal sangat sulit disembuhkan total bagi atlet sepak bola.

Sudah berkali-kali mencoba terapi konservatif, hasilnya nihil. Ia pun harus menjalani operasi pertama, lalu sejak musim 2023 praktis tak pernah tampil lagi di laga resmi.

Klubnya, Kepolisian Hanoi, sempat memasukkan namanya ke skuad V.League 2025/2026, namun akhirnya dicoret karena kondisi fisiknya tak memungkinkan.

Doan Van Hau
Doan Van Hau
Sumber :
  • Instagram - Doan Van Hau

 

Awal 2025, ia naik meja operasi untuk kedua kalinya. Proses pemulihan yang diprediksi 8-9 bulan makin rumit setelah dokter menemukan kerusakan pada meniskus dan ligamen. Tak heran jika pemulihannya berjalan lambat dan penuh penundaan.

Mental Drop, Posisi Direbut Pemain Muda

Tak hanya fisik, mental Van Hau juga terpukul. Lama tak bermain membuat sentuhan bolanya hilang, kondisi tubuh menurun, dan rasa takut cedera kambuh lagi terus membayangi.

Saat mencoba comeback, ia tak hanya melawan rasa sakit, tapi juga harus bersaing dengan pemain muda yang tampil lebih segar dan penuh energi selama ia absen.

Meski begitu, Van Hau masih beruntung. Klubnya tetap menunjukkan kesetiaan. Mereka masih menunggu kepulangannya, sebagai penghargaan atas kontribusinya di masa lalu.

Para pengamat menilai, potensinya belum hilang, namun untuk kembali ke level tertinggi, ia membutuhkan perjalanan panjang mulai dari adaptasi bertahap, latihan intensif, hingga uji coba tertutup sebelum benar-benar tampil di laga kompetitif.

Di mata sebagian netizen Indonesia, kisah ini mungkin terasa seperti karma atas insiden Evan Dimas. Namun bagi pengamat sepak bola, cerita Van Hau adalah pengingat keras bahwa karier atlet bisa hancur seketika jika cedera tak ditangani tuntas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Van Hau, dua tahun terakhir mungkin terasa sebagai tragedi. Tapi di balik itu, ada kesempatan kedua untuk membangun ulang kariernya.

tvonenews
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik

KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik

Wakil Ketua Ombudsman RI, Rahmadi Indra mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (12/6/2026).
Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Rasa takut ke dokter gigi, antrean panjang, hingga kekhawatiran soal biaya menjadi alasan klasik yang membuat banyak orang menunda perawatan. Fenomena ini sebenarnya bukan
Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seorang pasien berinisial Y diduga menjadi korban malpraktik di sebuah rumah sakit swasta, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan.
Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Seorang santriwati memberi pengakuan lengkap menjadi korban kasus pencabulan AS (51) alias Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati.
Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Jepang Geger: Undian yang Sulit

Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Jepang Geger: Undian yang Sulit

Media Jepang heran kok bisa tim Samurai Biru untuk ketiga kalinya dalam empat tahun kembali dihadapkan dengan Timnas Indonesia. Kini di grup F Piala Asia 2027.
Bareskrim Polri Ambil Alih Penanganan Kasus Sindikat Bandar Narkoba Ishak, Usut Keterlibatan Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat

Bareskrim Polri Ambil Alih Penanganan Kasus Sindikat Bandar Narkoba Ishak, Usut Keterlibatan Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat

Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengambil alih penanganan kasus narkoba sindikat Kutai Barat yang melibatkan bandar narkoba Ishak dkk.

Trending

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT