News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FIFA Ungkap Aturan yang Bikin Hassan Altambakti Tak Diusir Wasit Usai Handsball Lawan Timnas Indonesia

Bek Arab Saudi, Hassan Altambakti tidak mendapat kartu kuning kedua alias merah saat menghadapi Timnas Indonesia. Begini penjelasannya yang membuatnya tidak diusir wasit.
Kamis, 9 Oktober 2025 - 00:53 WIB
Wasit laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi, Ahmad Al Ali
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Bek Arab Saudi, Hassan Altambakti tidak mendapat kartu kuning kedua alias merah saat menghadapi Timnas Indonesia. Begini penjelasannya yang membuatnya tidak diusir wasit.

Timnas Indonesia untuk sementara ditahan imbang Arab Saudi di King Abdullah Sport City, Jeddah, Kamis (9/10/2025). Skuad Garuda sempat unggul lebih dulu sebelum disamakan Green Falcons.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertandingan tersebut, Hassan Altambakti mendapat kartu kuning pertama saat melanggar Miliano Jonathans di sisi kanan penyerangan Timnas Indonesia pada menit kelima.

Dean James yang maju sebagai eksekutor membuat umpan silang akurat yang menciptakan kemelut di depan gawang. Bola mengarah ke tangan Hassan Altambakti yang berduel dengan Kevin Diks dan Jay Idzes.

Wasit Ahmed Al-Ali sempat mengecek VAR untuk memastikan adanya handsball yang dilakukan Hassan Altambakti. Setelah dicek cukup lama, Tim Merah Putih akhirnya mendapat hadiah penalti.

Kevin Diks akhirnya maju sebagai eksekutor dan berhasil menjalankannya dengan sangat sempurna. Sayang, Arab Saudi berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-17 lewat tendangan Waheb Saleh.

Lantas, apa alasan wasit tidak mengeluarkan kartu kuning kedua alias merah dari wasit? begini penjelasannya.

Menurut Laws of the Game yang diterbitkan International Football Association Board (IFAB) dan menjadi acuan resmi FIFA, keputusan wasit tergantung pada jenis pelanggaran yang dilakukan pemain tersebut.

Apabila pemain melakukan pelanggaran ringan di kotak penalti, misalnya menjatuhkan lawan tanpa niat kasar maka wasit hanya akan memberi hadiah penalti tanpa kartu tambahan. Aturan ini berlaku meskipun pemain tersebut sebelumnya sudah mendapat satu kartu kuning. Artinya, sang pemain tetap boleh melanjutkan pertandingan.

FIFA secara resmi sudah menghapus aturan “double punishment” sejak 2016. Tujuannya agar pemain tidak mendapat hukuman ganda (penalti dan kartu merah) untuk pelanggaran yang tidak berbahaya.

Namun, situasinya berbeda jika pelanggaran itu termasuk kategori DOGSO (denying an obvious goal-scoring opportunity), yaitu menghalangi peluang mencetak gol yang jelas. Dalam kasus seperti ini, wasit akan melihat apakah pemain berusaha merebut bola atau sengaja menghalangi lawan tanpa niat merebut bola.

Jika pemain berusaha merebut bola, maka wasit akan memberikan kartu kuning. Bila itu merupakan kartu kuning kedua, maka otomatis berubah menjadi kartu merah dan pemain harus keluar lapangan.

Namun jika pelanggaran dilakukan tanpa niat merebut bola (seperti menarik baju atau dorongan sengaja), maka wasit akan langsung menunjukkan kartu merah langsung.

Dalam kasus pelanggaran keras, seperti menendang atau menyikut lawan dengan intensi berbahaya, hukuman langsung berupa penalti dan kartu merah tanpa peringatan.

Jadi, pemain yang sudah mengantongi kartu kuning tidak otomatis diusir ketika menyebabkan penalti. Semua tergantung pada seberapa berat pelanggaran yang dilakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika pelanggaran ringan, cukup penalti. Namun jika dianggap menghalangi peluang gol atau mengandung kekerasan, maka wasit wajib mengeluarkan kartu merah.

Dengan demikian, handsball yang dilakukan Hassan Altambakti tidak memenuhi unsur-unsur untuk mendapat kartu kuning kedua alias merah. (Fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Modern Makin Dicari, Pasien Indonesia Kini Lebih Selektif Pilih Rumah Sakit

Layanan Kesehatan Modern Makin Dicari, Pasien Indonesia Kini Lebih Selektif Pilih Rumah Sakit

Di Indonesia, perubahan pola pikir masyarakat terhadap layanan kesehatan juga mulai terlihat. Pasien kini semakin aktif mencari rumah sakit dengan teknologi modern, dokter spesialis
Apresiasi Kinerja Polri, Menkomdigi Meutya Hafid: Kami Sangat Terbantu Ciptakan Ruang Digital yang Lebih Aman

Apresiasi Kinerja Polri, Menkomdigi Meutya Hafid: Kami Sangat Terbantu Ciptakan Ruang Digital yang Lebih Aman

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, Meutya Hafid menghadiri rapat kerja teknis (Rakernis) Reskrim Polri Tahun 2026, yang digelar di Aula Bareskrim Polri, Kamis (7/5).
KPK Audiensi dengan Kemensos Besok, Bahas Pencegahan Korupsi Pengadaan Program Sekolah Rakyat

KPK Audiensi dengan Kemensos Besok, Bahas Pencegahan Korupsi Pengadaan Program Sekolah Rakyat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menerima audiensi dari Kementerian Sosial (Kemensos) pada Jumat (8/5).
Krisis Talenta di Tengah Kemajuan Teknologi, Mengapa Banyak Lulusan Masih Sulit Terserap di Perusahaan?

Krisis Talenta di Tengah Kemajuan Teknologi, Mengapa Banyak Lulusan Masih Sulit Terserap di Perusahaan?

Perusahaan kini tak hanya mencari lulusan dengan nilai akademik tinggi. Dunia industri membutuhkan individu yang mampu bekerja adaptif, memahami teknologi digital
Waketum PSI Bro Ron Ungkap Pemukulan Terhadap Dirinya Dipicu Miskomunikasi

Waketum PSI Bro Ron Ungkap Pemukulan Terhadap Dirinya Dipicu Miskomunikasi

Wakil Ketua Umum PSI, Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron mengungkap bahwa insiden pemukulan yang menimpanya murni dikarenakan miskomunikasi. 
Ramalan Karier Weton 8 Mei 2026, Jumat Kliwon Manfaatkan Momen Emas untuk Menarik Hati Klien

Ramalan Karier Weton 8 Mei 2026, Jumat Kliwon Manfaatkan Momen Emas untuk Menarik Hati Klien

Mulai dari apresiasi atasan hingga tawaran proyek raksasa, inilah ramalan karier tanggal 8 Mei 2026. Apakah weton Anda termasuk yang beruntung dalam hal karier?

Trending

Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, tidak bisa menahan tawa ketika mendengar permintaan pejabat KemenPU saat meninjau langsung pengerjaan proyek Sekolah Rakyat.
Eks Klub Jay Idzes Resmi Promosi ke Serie A Musim Depan, Rizky Ridho Jadi Pemain Timnas Indonesia yang Direkrut?

Eks Klub Jay Idzes Resmi Promosi ke Serie A Musim Depan, Rizky Ridho Jadi Pemain Timnas Indonesia yang Direkrut?

Pemain Timnas Indonesia, Rizky Ridho berpotensi bergabung dengan eks klub Jay Idzes yang baru promosi ke Serie A, Venezia FC.
Pantas KDM Geram Ditagih Kompensasi oleh Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor, Dedi Singgung Sosok Kades

Pantas KDM Geram Ditagih Kompensasi oleh Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor, Dedi Singgung Sosok Kades

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi jelaskan alasannya tidak menepati janji memberikan kompensasi tiga bulan kepada ribuan pekerja tambang di Kabupaten Bogor.
Setelah Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi, Kades Hoho Kini Tegas Sebut Tetap Lantik Perangkat Desa

Setelah Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi, Kades Hoho Kini Tegas Sebut Tetap Lantik Perangkat Desa

Kades Hoho tegas tetap melantik perangkat desa usai mengaku tertekan ke Dedi Mulyadi. Ia siap menghadapi gugatan PTUN dan sorotan inspektorat.
Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mendengar alasan guru BK merazia dan memotong rambut berwarna 18 siswi SMKN 2 Garut sehingga viral di medsos.
KOVO Resmi Rilis Daftar Pemain Asing di Tryout Liga Voli Korea 2026-2027: Mulai Hari Ini, Nasib Vanja Bukilic Cs Ditentukan

KOVO Resmi Rilis Daftar Pemain Asing di Tryout Liga Voli Korea 2026-2027: Mulai Hari Ini, Nasib Vanja Bukilic Cs Ditentukan

Daftar atlet putri yang mengikuti tryout pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana ada mantan rekan setim Megawati Hangestri yakni Vanja Bukilic.
EKSKLUSIF: Welber Jardim Dipanggil Nova Arianto untuk Perkuat Timnas Indonesia U-19 Jelang Piala AFF U-19 2026

EKSKLUSIF: Welber Jardim Dipanggil Nova Arianto untuk Perkuat Timnas Indonesia U-19 Jelang Piala AFF U-19 2026

Welber Jardim mengonfirmasi bahwa dirinya dipanggil oleh pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, untuk Piala AFF U-19 2026. Sang pemain serbabisa akan mengikuti pemusatan latihan (TC) mulai pekan depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT