Media Jepang Sampai Tak Habis Pikir dengan Patrick Kluivert, Kok Bisa Timnas Indonesia yang Lama Ingin ke Piala Dunia, tapi Sekarang...
- X @timnasindonesia
tvOnenews.com - Media Jepang blak-blakan singgung kiprah Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert yang kini dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Dalam ulasan artikelnya, media Jepang menyebut jika kerja keras skuad Garuda selama 1,5 tahun yang dipimpin Shin Tae-yong sirna begitu saja.
Gol telat dari Zidane Iqbal memanfaatkan blunder Rizky Ridho menghapus mimpi Timnas Indonesia yang sudah lama ingin kembali lagi main di Piala Dunia.
Ini menjadi puasa yang berkelanjutan untuk tim Merah Putih setelah nenek moyang mereka tampil di Piala Dunia 1938 yang saat itu masih bernama Hindia Belanda.
Sebelum kalah lawan Irak, Timnas Indonesia telah lebih dahulu disingkirkan oleh Arab Saudi. Hasil ini bawa mereka menduduki dasar klasemen round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
- Instagram @iraqnt_en
Pencapaian kurang memuaskan tersebut jelas-jelas buat suporter geram. Bagaimana tidak, penantian panjang harus berakhir sia-sia di dua laga terakhir.
Nama Ketua Umum PSSI Erick Thohir hingga pelatih Patrick Kluivert disebut menjadi yang paling bertanggung jawab atas kegagalan memalukan ini.
Keputusan Erick Thohir yang memecat Shin Tae-yong dan memilih Patrick Kluivert di tengah jalan dianggap oleh masyarakat sebagai kebijakan yang keliru.
Pun halnya Patrick Kluivert yang kualitasnya dianggap sangat medioker untuk pelatih dengan tugas membawa suatu tim menuju Piala Dunia 2026.
Sementara itu, polemik di dalam skuad Timnas Indonesia usai gagal ke Piala Dunia 2026 menjadi pembahasa utama oleh media asal Jepang.
- Instagram @iraqnt_en
Dalam salah satu artikelnya, media Jepang mengatakan jika suporter sangatlah kecewa lantaran mereka tak bisa terlalu lama menunggu untuk lolos ke Piala Dunia.
“Seluruh bangsa kecewa dan Kerja keras selama satu setengah tahun sia-sia - Impian Indonesia untuk berpartisipasi di Piala Dunia pupus,” tulis headline media Jepang, Soccer Digest Web.
“Para penggemar kecewa setelah tim dipastikan berada di dasar klasemen Grup B setelah kalah 0-1 dari Irak, dan bertanya-tanya, 'Sampai kapan kita harus menunggu?',” sambungnya.
Soccer Digest Web juga menyoroti bagaimana performa Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert yang justru terpuruk di dasar klasemen.
“Indonesia kalah 0-1, kekalahan kedua berturut-turut yang mengukuhkan posisi mereka di dasar klasemen, dan impian lama mereka untuk lolos ke Piala Dunia pun pupus,” tegas Soccer Digest Web.
Sambil menyinggung kualitas Patrick Kluivert, media Jepang sampai berkomentar dari sisi suporter bahwa dengan kondisi seperti ini, mereka bakal balik lagi ke level ASEAN.
Level ASEAN yang dimaksud media Jepang ialah Timnas Indonesia tak akan mampu menang atas negara tetangga mereka apabila kondisinya seperti ini.
- Kolase Tim tvOnenews
“Para penggemar mengungkapkan kesedihan mereka di media sosial, dengan mengatakan hal-hal seperti, 'Sungguh memalukan', 'Masa kegelapan kembali', 'Seluruh bangsa kecewa',” kata Soccer Digest Web.
“Dalam kondisi seperti ini, mereka bahkan tidak bisa mengalahkan negara tetangga mereka. Mereka tidak pantas bermain di Piala Dunia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, kata media Jepang, suporter rasanya sudah tidak sabar kembali menunggu lama penantian untuk mentas di putaran final Piala Dunia.
Sehingga langkah konkret dari pihak terkait mesti dilakukan dengan mengevaluasi tim kepelatihan Timnas Indonesia yang diisi Patrick Kluivert Cs.
“'Para pemain membuat terlalu banyak kesalahan', 'Berapa lama kita harus menunggu?' dan 'Rasanya kerja keras satu setengah tahun telah sia-sia',” tutupnya. (han)
Load more