News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kontroversi Wasit China Ma Ning yang Dianggap Merugikan Timnas Indonesia Sampai Mendunia, Media Vietnam sampai Bilang Begini

Wasit China, Ma Ning menuai kritik usai laga Timnas Indonesia vs Irak di kualifikasi Piala Dunia 2026. Media Vietnam menyoroti keputusan kontroversialnya.
Senin, 13 Oktober 2025 - 11:50 WIB
Pemain Timnas Indonesia dan Wasit China, Ma Ning
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / REUTERS-Stringer / AFC

tvOnenews.com - Kontroversi wasit China kembali mencuat setelah laga panas antara Timnas Indonesia melawan Irak di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Wasit China Ma Ning menjadi sorotan tajam setelah mengeluarkan tiga kartu merah yang dianggap merugikan skuad Garuda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, media Vietnam turut menyoroti tindakan sang pengadil lapangan yang dinilai berat sebelah terhadap Timnas Indonesia.

wasit china
Jay Idzes dan Wasit Ma Ning di Laga Timnas Indonesia kontra Irak. (Sumber: REUTERS/Stringer)

Dalam laga yang berlangsung pada Minggu (12/10/2025) dini hari WIB itu, Indonesia harus takluk 0-1 dari Irak lewat gol telat Zidane Iqbal pada menit ke-76. 

Kekalahan tersebut sekaligus memupuskan harapan skuad asuhan Patrick Kluivert untuk lolos ke putaran berikutnya. 

Namun, bukan hasil akhir yang menjadi pembicaraan utama, melainkan keputusan-keputusan kontroversial wasit China, Ma Ning yang memicu kemarahan pemain dan ofisial Indonesia.

Pertandingan yang semula berlangsung ketat berubah ricuh di penghujung laga. Irak sempat bermain dengan 10 orang setelah Zaid Tahseen mendapat kartu kuning kedua di masa injury time. 

Tak lama setelah itu, Ma Ning mengeluarkan tiga kartu merah beruntun kepada Shayne Pattynama, Thom Haye, dan manajer tim Sumardji. 

Keputusan itu sontak membuat suasana di lapangan semakin panas.

Menurut laporan Soha.vn, media Vietnam yang turut meliput pertandingan tersebut, keputusan Ma Ning dianggap “berat sebelah dan merugikan Indonesia.” 

Dalam artikelnya berjudul “Kontroversi: Wasit China ‘berat sebelah’, keluarkan 3 kartu merah untuk Timnas Indonesia?”, Soha menulis, “Setelah Timnas Indonesia kalah dari Irak dan resmi tersingkir dari peluang menuju Piala Dunia 2026, wasit asal China, Ma Ning, menuai kecaman keras dari media dan publik Tanah Air.”

Media tersebut juga menjelaskan secara detail bagaimana ketiga kartu merah itu terjadi.

“Pemain pertama Indonesia yang mendapat kartu merah adalah Shayne Pattynama, yang tampak sedang bereaksi terhadap pelatih Irak, Graham Arnold,” tulis Soha.

Saat Ma Ning bersiap mengeluarkan kartu merah untuk Pattynama, asisten pelatih Indonesia, Sumardji, tampak memprotes keras keputusan itu hingga ikut diusir keluar lapangan.

“Tak berhenti di situ, wasit berusia 46 tahun yang berlisensi FIFA itu juga mengusir Thom Haye dari lapangan dengan kartu merah,” lanjut Soha.

Tak hanya soal kartu merah, keputusan-keputusan Ma Ning di lapangan juga banyak dipertanyakan. 

Salah satu yang paling menuai kontroversi adalah saat Kevin Diks dijatuhkan oleh pemain Irak, Merchas Doski, di kotak penalti. 

Namun Ma Ning menolak memberikan penalti dan bahkan tidak meninjau tayangan ulang lewat VAR.

“Ma Ning seharusnya meninjau ulang tayangan VAR untuk beberapa insiden yang kontroversial, tetapi ia tidak melakukan hal itu,” tulis Soha menambahkan.

Keputusan-keputusan itu membuat banyak pihak menilai bahwa wasit berlisensi FIFA tersebut tidak adil terhadap Timnas Indonesia.

Situasi semakin panas ketika sejumlah suporter Indonesia di stadion melancarkan protes keras. 

Mereka meneriakkan yel-yel kecaman dan bahkan melemparkan benda ke arah Ma Ning hingga pertandingan benar-benar usai. 

Laporan Soha menyebut, sang wasit asal China akhirnya harus dikawal ketat menuju area aman usai laga.

Tak sedikit yang menyoroti penunjukan Ma Ning sebagai wasit laga ini. Menurut pernyataan media Vietnam tersebut, Ma Ning memang kerap menimbulkan kontroversi di pertandingan-pertandingan besar Asia.

Ia juga pernah diprotes keras oleh publik Vietnam karena keputusannya yang dianggap tak konsisten dalam laga tim mereka. 

Karena itu, keputusan AFC menunjuk Ma Ning untuk memimpin pertandingan Indonesia vs Irak dinilai banyak pihak sebagai langkah yang “tidak bijak”.

Lebih jauh, media Vietnam bahkan menyinggung konteks emosional di balik penunjukan ini.

Indonesia diketahui pernah menyingkirkan China di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang membuat langkah Negeri Tirai Bambu terhenti. 

Hal ini memunculkan dugaan bahwa Ma Ning membawa tekanan tersendiri saat memimpin laga yang melibatkan Indonesia.

“Dalam rekam jejaknya, Ma Ning dikenal sering menimbulkan kontroversi tajam, termasuk saat memimpin laga yang melibatkan Timnas Vietnam. Karena itu, keputusan AFC menunjuk Ma Ning sebagai wasit untuk laga Indonesia vs Irak dinilai banyak pihak sebagai hal yang kurang bijak, terlebih mengingat Indonesia pernah menyingkirkan China di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 — yang secara tidak langsung membuat Timnas China tersingkir dari ajang tersebut,” tutup Soha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, kontroversi wasit China Ma Ning telah meluas hingga menjadi perbincangan di berbagai negara Asia, termasuk Vietnam. 

(anf)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyebut jika Persija Jakarta memiliki tekanan sangat besar jelang menghadapi skuad asuhannya.
Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

RSHS Bandung menyampaikan permohonan maafnya kepada Nina Saleha ibu yang nyaris kehilangan anaknya.
Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya percepatan pembangunan kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah (Pemda).
Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa aliran dana hasil penguasaan kembali kawasan hutan berpotensi digunakan untuk memperkuat fiskal.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Devin/Faathir gagal melewati hadangan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae di perempat final Kejuaraan Asia 2026
Bandung Zoo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bersama Vantara India, Pemkot Bandung Targetkan Standar Animal Welfare Internasional

Bandung Zoo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bersama Vantara India, Pemkot Bandung Targetkan Standar Animal Welfare Internasional

Kegiatan ini berlangsung pada 10-11 April 2026 sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi kesehatan satwa di Bandung Zoo sekaligus meningkatkan standar pengelolaan satwa sesuai praktik terbaik internasional.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT