Profil Nol van der Vin, Kiper Legendaris Timnas Indonesia Berdarah Belanda yang Pernah Bawa Persija Juara dan Curi Perhatian di KNVB
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Jakarta, tvOnenews.com - Jauh sebelum era naturalisasi modern berkembang pesat, Timnas Indonesia sudah diperkuat pemain berdarah Belanda. Salah satu sosok paling dikenang adalah kiper legendaris Nol van der Vin yang menorehkan sejarah bersama skuad Garuda.
Dalam beberapa tahun terakhir, PSSI memang aktif mendatangkan pemain diaspora. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing Timnas Indonesia di level internasional.
Program naturalisasi kembali berlanjut dengan hadirnya Mitchell Baker dan Luke Vickery. Keduanya kini tinggal menuntaskan proses administrasi sebelum resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Kehadiran dua pemain tersebut diproyeksikan memperkuat Timnas Indonesia pada Piala Asia 2027. Namun, sejarah mencatat bahwa pemain keturunan sudah menjadi bagian dari perjalanan skuad Garuda sejak puluhan tahun silam.
Salah satu nama yang paling menonjol adalah Nol van der Vin. Kiper berdarah Belanda itu memilih membela Indonesia setelah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia pada awal 1950-an.
Saat banyak warga Belanda kembali ke negara asalnya, Van der Vin justru mengambil keputusan berbeda. Ia memilih tetap berkarier di Indonesia dan menjadi Warga Negara Indonesia.
Nol van der Vin lahir di Semarang pada 1924. Sejak usia muda, ia mengawali karier sepak bolanya bersama klub Excelsior di Surabaya.
- Istimewa
Situasi revolusi kemudian membawanya hijrah ke Jakarta. Di ibu kota, ia memperkuat UMS sebelum bergabung dengan VIJ yang kini dikenal sebagai Persija Jakarta.
Bersama Persija, kemampuan Van der Vin berkembang pesat. Penampilan impresifnya membuat ia dipanggil memperkuat Timnas Indonesia pada 1952.
Ia dipercaya tampil dalam berbagai pertandingan internasional. Timnas Indonesia saat itu menjalani tur ke Manila, Hong Kong, Bangkok, hingga Singapura.
Di dalam negeri, Van der Vin juga menjadi andalan di bawah mistar gawang. Ia tampil dalam sejumlah laga melawan India, Hong Kong, hingga klub Austria, GAK Graz.
Penampilannya mendapat banyak pujian dari media Asia Tenggara. Van der Vin bahkan disebut sebagai salah satu kiper terbaik di kawasan pada masanya.
Apresiasi juga datang dari media Belanda. Surat kabar De Volkskrant pernah menyoroti kualitas permainan penjaga gawang kelahiran Semarang tersebut.
Load more