GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pamit dari Timnas Indonesia, 5 Pemain Naturalisasi Ini Berpotensi Absen dan Dicoret dari Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2030

Memasuki usia senja, lima pemain naturalisasi Timnas Indonesia berpotensi absen dari skuad Garuda di Piala Dunia 2030
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:19 WIB
Pemain Timnas Indonesia Thom Haye di akhir laga kontra Irak
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

Jakarta, tvOnenews.com – Memasuki usia senja, lima pemain naturalisasi Timnas Indonesia berpotensi absen dari skuad Garuda di Piala Dunia 2030. Bintang Persib bisa tinggalkan Merah Putih?

Seperti diketahui, perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 resmi berakhir dengan hasil mengecewakan. Harapan besar publik Tanah Air untuk melihat Garuda menorehkan sejarah harus pupus setelah skuad asuhan Patrick Kluivert tersingkir di putaran keempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak, Indonesia datang dengan semangat tinggi namun kesulitan menandingi kualitas permainan lawan. Kekuatan fisik dan disiplin taktik kedua tim tersebut membuat Garuda harus bekerja ekstra di setiap lini.

Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Instagram @saudint

 

Pada laga pertama melawan Arab Saudi, Indonesia sejatinya tampil berani dan sempat unggul lebih dulu. Namun, kesalahan di lini pertahanan membuat Garuda harus menyerah tipis 2-3 di akhir pertandingan.

Nasib serupa menimpa Timnas Indonesia saat bentrok dengan Irak di laga kedua. Pertandingan berlangsung ketat sejak awal, tetapi satu kesalahan di pertengahan babak kedua berhasil dimanfaatkan Irak untuk mencetak gol tunggal dan memastikan kemenangan 1-0 atas Merah Putih.

Dua kekalahan beruntun itu membuat langkah Timnas Indonesia dipastikan terhenti di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Skuad Garuda menutup perjalanan sebagai juru kunci Grup B tanpa satu pun poin.

Tak hanya gagal melangkah ke Piala Dunia, hasil minor di kualifikasi tersebut juga menjadi kesempatan terakhir bagi beberapa pemain naturalisasi untuk tampil di ajang internasional. Faktor usia yang tak lagi muda membuat mereka berpotensi dicoret dari skuad menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030 mendatang.

Berikut lima pemain naturalisasi yang kemungkinan besar tak lagi menghuni skuad Garuda di masa depan:

1. Jordi Amat
Jordi Amat menjadi sosok penting di lini belakang Timnas Indonesia sejak resmi dinaturalisasi pada 2022. Pemain asal Spanyol itu dikenal dengan kepemimpinan dan kemampuan membaca permainan yang membuatnya jadi andalan Garuda.

Namun, di usianya yang kini menginjak 32 tahun dan akan berusia 37 tahun pada 2030 nanti, peluang Jordi untuk tetap menjadi pilihan utama semakin menipis. Regenerasi di lini pertahanan berjalan cepat, apalagi kini muncul bek muda potensial seperti Justin Hubner dan Rizky Ridho yang siap mengambil alih perannya.

Bek Timnas Indonesia Jordi Amat di Persija Jakarta
Bek Timnas Indonesia Jordi Amat di Persija Jakarta
Sumber :
  • Persija Jakarta

 

2. Sandy Walsh
Sandy Walsh dikenal sebagai bek serbabisa yang mampu bermain di sisi kanan maupun tengah dengan sama baiknya. Sejak debut bersama Garuda, pemain berdarah Belanda itu tampil solid dan jadi pilihan utama di sektor sayap pertahanan.

Namun, cedera kambuhan yang kerap menghampiri membuat masa depannya di timnas mulai diragukan. Pada 2030 nanti, ia akan berusia 35 tahun — usia yang cukup sulit untuk menjaga intensitas permainan di level tertinggi.

3. Thom Haye
Kehadiran Thom Haye sempat menambah warna di lini tengah Timnas Indonesia. Gelandang SC Heerenveen ini dikenal dengan gaya main elegan dan kemampuannya mengatur tempo permainan.

Namun, pada 2030 nanti usianya akan menginjak 35 tahun, membuat peluangnya tetap bertahan di timnas kian kecil. Faktor kebugaran dan jadwal padat di Eropa kemungkinan membuatnya lebih fokus menjaga karier klub ketimbang tampil di panggung internasional.

4. Joey Pelupessy
Joey Pelupessy membawa keseimbangan di lini tengah Garuda dengan gaya bermain disiplin dan determinasi tinggi. Ia berperan penting dalam menjaga stabilitas tim, terutama saat transisi bertahan.

Namun, di usia 31 tahun, peluangnya bertahan lama di timnas mulai menipis. Regenerasi di lini tengah berjalan pesat dengan munculnya pemain muda potensial yang siap menggantikan perannya di masa depan.

5. Stefano Lilipaly
Stefano Lilipaly bisa disebut sebagai pelopor generasi naturalisasi modern di Timnas Indonesia. Sejak tampil gemilang di Piala AFF 2016, Fano menjadi idola publik berkat determinasi dan gol-gol pentingnya.

Pemain Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly
Pemain Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di usia 34 tahun, masa baktinya bersama Garuda mulai mendekati akhir. Munculnya pemain muda seperti Marselino Ferdinan dan Witan Sulaeman membuat regenerasi di lini serang berjalan lebih cepat dan alami.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai insiden bocah SD akhiri hidupnya di NTT. Kini mencuat kabar terkait bocah SD di Demak, Jawa Tengah, akhiri hidupnya usai dimaki ibu kandungnya.
HUT Ke-24, AMPG Teken MoU dengan Pemuda UMNO Malaysia

HUT Ke-24, AMPG Teken MoU dengan Pemuda UMNO Malaysia

Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pergerakan Pemuda UMNO Malaysia hingga menggelar tasyakuran dan doa bersama dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-24 di DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (14/2/2026).
Dewa United Mengamuk di Ujung Laga, PSM Makassar Tak Berdaya dengan 10 Pemain

Dewa United Mengamuk di Ujung Laga, PSM Makassar Tak Berdaya dengan 10 Pemain

Dewa United akhirnya berhasil bangkit dari tren negatif setelah menaklukkan tuan rumah PSM Makassar dengan skor 2-0 pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (14/2/2026).
Praperadilan Delpedro Ditolak, Aktivis Ingatkan Akan Hal Ini

Praperadilan Delpedro Ditolak, Aktivis Ingatkan Akan Hal Ini

Sidang permohonan praperadilan dan eksepsi terdakwa Delpedro dan kawan-kawan menjadi sorotan publik usai ditolak oleh majelis hakim pada 8 Januari 2026 lalu.
Hasil Super League: Persebaya Terhenti! Bhayangkara Naik Klasemen Seusai Menang Dramatis

Hasil Super League: Persebaya Terhenti! Bhayangkara Naik Klasemen Seusai Menang Dramatis

Persebaya Surabaya harus mengakhiri catatan impresif 13 laga tanpa kekalahan setelah tumbang 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-21 Super League Indonesia 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026) malam WIB.
Bintang Muda Futsal Indonesia Dibidik Klub Spanyol! Israr Megantara Siap Go Abroad

Bintang Muda Futsal Indonesia Dibidik Klub Spanyol! Israr Megantara Siap Go Abroad

Pivot Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara mengungkap hasrat besarnya untuk berkarier di luar negeri.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Sabtu, 14 Februari 2026
logo Persebaya Surabaya
PBY
19:00
BFC
logo Bhayangkara FC
Minggu, 15 Februari 2026
logo Arema FC
AFC
15:30
SPG
logo Semen Padang
logo Bali United
BUF
19:00
PSJ
logo Persija
Senin, 16 Februari 2026
logo Persita
TGR
15:30
BIK
logo PSBS Biak Numfor
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Praperadilan Delpedro Ditolak, Aktivis Ingatkan Akan Hal Ini

Praperadilan Delpedro Ditolak, Aktivis Ingatkan Akan Hal Ini

Sidang permohonan praperadilan dan eksepsi terdakwa Delpedro dan kawan-kawan menjadi sorotan publik usai ditolak oleh majelis hakim pada 8 Januari 2026 lalu.
Hidupkan Kompetisi Akar Rumput Antar Sekolah, SMAN 4 Bandung Juara Ladang Selatan Football Championship 2026

Hidupkan Kompetisi Akar Rumput Antar Sekolah, SMAN 4 Bandung Juara Ladang Selatan Football Championship 2026

Turnamen ini diakhiri dengan SMAN 4 Bandung keluar sebagai yang terbaik dari 16 peserta SMA di Bandung Raya. SMAN 4 berhasil menaklukkan SMA Pasundan 3 Bandung di Stadion Siliwangi, Sabtu (15/2/2026). 
Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Dewa United Mengamuk di Ujung Laga, PSM Makassar Tak Berdaya dengan 10 Pemain

Dewa United Mengamuk di Ujung Laga, PSM Makassar Tak Berdaya dengan 10 Pemain

Dewa United akhirnya berhasil bangkit dari tren negatif setelah menaklukkan tuan rumah PSM Makassar dengan skor 2-0 pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (14/2/2026).
Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai insiden bocah SD akhiri hidupnya di NTT. Kini mencuat kabar terkait bocah SD di Demak, Jawa Tengah, akhiri hidupnya usai dimaki ibu kandungnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT