News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngebet Bela Timnas Indonesia tapi Dilarang FIFA, Pemain Keturunan Medan Ini Justru Berpeluang Lolos Piala Dunia 2026 Bersama Negara Antah-Berantah

Sempat ngebet membela Timnas Indonesia namun terganjal aturan FIFA, salah satu striker keturunan Medan ini justru berpotensi mencetak sejarah membanggakan.
Kamis, 23 Oktober 2025 - 11:35 WIB
Pemain Keturunan Indonesia di Timnas Suriname, Jaden Montnor
Sumber :
  • instagram.com/arislimassolfc/

Jakarta, tvOnenews.com – Sempat ngebet membela Timnas Indonesia namun terganjal aturan FIFA, salah satu striker keturunan Medan ini justru berpotensi mencetak sejarah membanggakan. Ia kini berpeluang tampil di Piala Dunia 2026 bersama negara yang disebut antah-berantah.

Seperti diketahui, fenomena pemain keturunan atau diaspora telah menjadi kekuatan baru bagi Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Kehadiran nama-nama seperti Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, dan Jay Idzes terbukti memberi dampak instan bagi skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehadiran mereka membuat performa tim meningkat pesat. Salah satu pencapaian paling bersejarah adalah keberhasilan Indonesia lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Timnas Indonesia vs Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia vs Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Instagram @iraqnt_en

 

Kesuksesan itu membuat semakin banyak pemain keturunan di Eropa tertarik mengenakan seragam Merah Putih. Di antara mereka, ada nama Jaden Sean Montnor yang juga menyimpan darah Indonesia.

Montnor adalah penyerang muda yang kini bermain untuk klub Aris Limassol di Liga Siprus. Ia secara terbuka mengaku memiliki garis keturunan Indonesia yang cukup kuat.

“Dari buyut saya, dari garis keturunan ibu. Buyut saya berasal dari Indonesia, nenek saya juga keturunan Indonesia. Seingat saya, mereka berasal dari Medan,” ujar Montnor dalam wawancara bersama kumparan.

Keinginannya untuk membela Timnas Indonesia begitu besar, apalagi melihat euforia yang tengah menyelimuti skuad Garuda. “Tentu saja saya ingin membela Timnas Indonesia. Itu adalah kehormatan besar karena bermain untuk negara adalah sesuatu yang istimewa,” ucapnya.

Namun, harapan besar itu kandas di tengah jalan. Proses naturalisasinya terbentur regulasi ketat FIFA mengenai kelayakan pemain berdasarkan garis keturunan.

FIFA menetapkan aturan bahwa seorang pemain hanya bisa dinaturalisasi jika ia, salah satu orang tuanya, atau kakek-nenek kandungnya lahir di negara yang ingin dibelanya. Dalam kasus Montnor, garis keturunan dari Medan berasal dari buyutnya atau generasi keempat.

Aturan FIFA tidak mengakui hubungan darah generasi keempat, sehingga PSSI tidak bisa melanjutkan proses naturalisasi sang pemain. Montnor mengaku sudah mengetahui kabar tersebut, meski masih berharap ada jalan keluar.

Pemain Keturunan Indonesia, Jaden Montnor Bela timnas Suriname
Pemain Keturunan Indonesia, Jaden Montnor Bela timnas Suriname
Sumber :
  • instagram.com/arislimassolfc/

 

“Saya sudah mendengar kabar itu, katanya saya tidak memenuhi syarat untuk dinaturalisasi. Tapi saya tetap berharap masih ada kemungkinan,” ungkapnya.

Gagal membela Timnas Indonesia bukan akhir bagi Jaden Montnor. Ia akhirnya memilih memperkuat Timnas Suriname, negara yang juga memiliki hubungan leluhur dengannya.

Keputusan itu sempat mengejutkan, tetapi justru membuka peluang besar dalam karier internasionalnya. Suriname, yang berlaga di zona CONCACAF (Amerika Utara, Tengah, dan Karibia), kini berpeluang lolos ke Piala Dunia 2026.

Tim berjuluk A-Selektie itu tengah duduk di puncak klasemen Grup A putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia zona CONCACAF. Mereka mengungguli Panama, Guatemala, dan El Salvador untuk memperebutkan tiket langsung ke putaran final di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Peluang Suriname cukup terbuka, apalagi Montnor kini menjadi andalan di lini depan. Musim lalu bersama Aris Limassol, pemain berusia 23 tahun itu tampil impresif dengan mencetak delapan gol dan empat assist di Liga Siprus serta tampil di Liga Europa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Debutnya bersama Suriname pun berjalan manis setelah ia langsung mencetak gol di laga kualifikasi. Kini, pemain keturunan Medan yang gagal memperkuat Indonesia karena aturan FIFA itu justru berada di ambang mencetak sejarah baru bersama negara yang dulu dianggap “antah-berantah.”

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan
Tren Smart Hotel di Asia: Self Check-in, Smart Room hingga Robot Pelayanan, Semua Serba Digital dan Otomatis  

Tren Smart Hotel di Asia: Self Check-in, Smart Room hingga Robot Pelayanan, Semua Serba Digital dan Otomatis  

Perkembangan smart hotel bukan berarti seluruh pekerjaan manusia otomatis digantikan mesin. Sejumlah pengamat industri justru melihat teknologi sebagai
Kelompok Masyarakat Minta Kekerasan Papua Dihentikan

Kelompok Masyarakat Minta Kekerasan Papua Dihentikan

Papua Muda Progresif mendesak pemerintah dan seluruh pihak terkait mengambil langkah konkret untuk mengakhiri kekerasan dan memperkuat perlindungan masyarakat sipil di Papua Pegunungan.
Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam jejak Mary Jane Veloso, dari ditangkap membawa 2,6 kg heroin, divonis mati di Indonesia, nyaris dieksekusi pada 2015, hingga mendapat pengampunan mutlak
15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

Berikut 15 daftar pemain drama Korea Flex x Cop 2, ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT