GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Terlihat oleh PSSI? Media Curacao Sudah Bongkar Borok Patrick Kluivert Sejak Sebelum Gabung Timnas Indonesia: Saat itu…

Sebelum Timnas Indonesia mengalami kekalahan beruntun dengan Arab Saudi dan Irak, media Curacao telah memperingatkan soal karakter kepelatihan Patrick Kluivert
Jumat, 24 Oktober 2025 - 16:04 WIB
Skuad Timnas Indonesia saat berhadapan dengan Arab Saudi - Patrick Kluivert
Sumber :
  • PSSI-Istimewa

tvOnenews.com - Sebelum Timnas Indonesia mengalami kekalahan beruntun dengan Arab Saudi dan Irak, media Curacao telah memperingatkan soal karakter kepelatihan Patrick Kluivert.

Banyak informasi mengejutkan yang dibocorkan media Curacao tentang taktik hingga pemilihan pemain yang dilakukan Patrick Kluivert.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nyatanya, Patrick Kluivert dipecat dari kursi pelatih Timnas Indonesia setelah PSSI melakukan evaluasi terhadap kinerjanya. 

tvonenews

Penyebab utama dipecatnya Patrick Kluivert lantaran dirinya telah gagal mewujudkan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026.

Patrick Kluivert dianggap sebagai sosok yang paling bertanggung jawab menjadi sasaran amarah dari para suporter atas kegagalan Timnas Indonesia.

Selain dari kurang efektifnya strategi yang dipakai, pemilihan pemain yang tidak seperti biasanya juga membuat para suporter merasa kebingungan.

Ternyata sejak awal, keanehan Patrick Kluivert serta kapasitasnya sebagai pelatih sudah pernah diingatkan oleh media Curacao.

Media Curacao cukup terkejut ketika Patrick Kluivert yang sudah hancur lebur bersama mereka justru direkrut sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Sumber :
  • Tim tvOnenews - Taufik Hidayat

 

Menurutnya, penerapan taktik Patrick Kluivert dinilai sangat buruk. Bahkan, mereka merasa kesulitan ketika berhadapan dengan negara-negara kecil di Karibia.

“Soal rekrutmen, dia bagus. Para pemain yang bergabung dengan kami di tahun 2015 hanya bergabung karena dia manajernya. Tapi taktiknya buruk sekali,” tulis media Curacao, Curacao Football News pada akun X, @curacaofootbal1 pada (6/1/2025).

“Selama pertandingan, para pemain kami terlihat kebingungan, dan kami hanya bisa meraih kemenangan tipis melawan pulau-pulau yang bahkan belum punya liga semi-profesional,” sambungnya.

Tak hanya itu, pada 2021 Patrick Kluivert kembali melakukan eksperimen yang terkesan ngawur di lapangan. Pada akhirnya, Timnas Curacao kembali mendapatkan hasil yang buruk.

“Kluivert kembali ke Curacao pada tahun 2021 sebagai pelatih sementara, Kluivert menangani 6 pertandingan dan hanya menang 1 kali dan kalah 4 kali,” ujar Curacao Football News.

“Dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia (WCQ), ia memainkan salah satu gelandang kami sebagai pemain sayap dan gelandang bertahan kami sebagai striker, tapi kami kalah dan tereliminasi,” lanjutnya.

Ditambah lagi, Curacao kalah dari negara kecil Montserrat. Padahal, komposisi pemain mereka saat itu cukup bagus, seperti Cuco Martina. 

“Pada tahun 2015, kami gagal meraih kemenangan agregat 4-3 atas Montserrat yang berpenduduk kurang dari 5 ribu jiwa,” tulis pada akun X tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saat itu beberapa pemain kami bermain di Eredivisie dan divisi 2 Belanda dan kapten kami Cuco Martina masih beberapa bulan lagi akan menandatangani kontrak dengan klub Liga Primer Southampton,” tandasnya. 

(han/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PLTS 6,3 MWp Dipasang di Fasilitas SPINDO, Dukung Transisi Energi Industri

PLTS 6,3 MWp Dipasang di Fasilitas SPINDO, Dukung Transisi Energi Industri

PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (SPINDO) menjalin kerja sama dengan iForte Energi Nusantara dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di lingkungan operasional perusahaan.
Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.
BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi umumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo menyoroti perubahan besar gaya balap Marc Marquez jelang MotoGP 2026. Legenda asal Spanyol itu menilai gaya balap The Baby Alien kini lebih halus.
Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Agen Jurgen Klopp ungkap kliennya menolak tawaran Manchester United (MU) dan Chelsea. Peluang latih Timnas Inggris sempat terbuka sebelum ia gabung Red Bull.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT