News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legenda Belanda Sneijder Komentari Kegagalan Alex Pastoor Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026

Legenda sepak bola Belanda Wesley Sneijder angkat bicara soal keputusan PSSI memecat jajaran pelatih asal Belanda usai kegagalan Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026
Minggu, 26 Oktober 2025 - 12:49 WIB
Wesley Sneijder kaget saat tahu Alex Pastoor hanya jadi asisten pelatih di Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com – Legenda sepak bola Belanda Wesley Sneijder angkat bicara soal keputusan PSSI memecat jajaran pelatih asal Belanda usai kegagalan Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026.

Sneijder menilai langkah tersebut masih wajar, mengingat besarnya tekanan dan ekspektasi publik terhadap skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah diskusi bersama mantan asisten pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor, yang disiarkan Ziggo Sport pada Senin (20/10/2025), Sneijder mengungkapkan bahwa reaksi emosional suporter Indonesia merupakan hal yang dapat dimaklumi.

Wesley Sneijder
Wesley Sneijder
Sumber :
  • KNVB

 

“Tekanan dari publik di negara seperti Indonesia sangat besar, terutama ketika pelatih dengan nama besar gagal mencapai target utama,” ujar Sneijder.

Diskusi tersebut juga dihadiri oleh sejumlah mantan pemain dan pandit asal Belanda, di antaranya Marco van Basten dan Rafael van der Vaart.

Sneijder: Tekanan Suporter Indonesia Sangat Kuat

Sneijder menilai, meski keputusan pemecatan Patrick Kluivert dan timnya terasa cepat, hal itu merupakan konsekuensi dari besarnya harapan masyarakat Indonesia.

“Ketika hasil tidak sesuai ekspektasi, wajar jika federasi segera mengambil langkah tegas. Fans Indonesia sangat mencintai tim nasional mereka, tetapi mereka juga bisa bereaksi keras saat tim gagal,” tambahnya.

Sementara itu, Alex Pastoor mengakui bahwa ekspektasi tinggi suporter bisa berubah menjadi tekanan besar ketika tim tidak meraih hasil yang diharapkan.

“Indonesia menghadapi lawan berat di putaran keempat, seperti Arab Saudi dan Irak, dua tim yang langganan tampil di Piala Dunia,” ujar Pastoor.

Patrick Kluivert dan Alex Pastoor, eks pelatih timnas Indonesia dan asistennya.
Patrick Kluivert dan Alex Pastoor, eks pelatih timnas Indonesia dan asistennya.
Sumber :
  • tvOnenews/Taufik Hidayat

 

Namun pernyataan Pastoor justru menuai reaksi keras dari kelompok suporter Garuda, salah satunya La Grande Indonesia.

Kelompok pendukung fanatik itu menilai komentar Pastoor seolah mencari pembenaran atas kegagalan tim pelatih asal Belanda.

“Suporter hanya ingin tim dan pelatih menunjukkan rasa hormat, apalagi setelah kekalahan,” tulis pernyataan resmi La Grande Indonesia di media sosial.

Kemarahan fans makin memuncak karena Patrick Kluivert dan stafnya disebut tidak menghampiri suporter usai laga terakhir melawan Irak.

Hanya para pemain yang terlihat menghampiri tribun penonton untuk meminta maaf atas kegagalan lolos ke Piala Dunia.

Beberapa pemain bahkan menangis di lapangan, di antaranya Thom Haye dan Calvin Verdonk, yang tampak terpukul dengan hasil akhir tersebut.

Sneijder: Kekalahan Itu Pukulan Berat

Meski memahami kekecewaan publik, Sneijder menilai kegagalan Indonesia merupakan pukulan berat bagi semua pihak, baik tim maupun suporter.

“Dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi dan Irak menghapus peluang besar Indonesia tampil di Piala Dunia. Itu sangat menyakitkan, bukan hanya bagi tim, tapi juga bagi seluruh pencinta sepak bola Indonesia,” kata Sneijder.

Dengan nada empati, Sneijder menegaskan bahwa pengalaman pahit ini bisa menjadi pelajaran penting bagi sepak bola Indonesia ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tim ini masih muda, mereka punya semangat. Dari kegagalan seperti ini, biasanya lahir kekuatan baru,” tutupnya.

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Terbaru Pasutri yang Sering Siram Air Kotor saat Warga Mau ke Masjid untuk Shalat, Berujung Digeruduk Warga

Kondisi Terbaru Pasutri yang Sering Siram Air Kotor saat Warga Mau ke Masjid untuk Shalat, Berujung Digeruduk Warga

Pasangan suami istri (pasutri) yang menyiram air kotor ke warga yang menuju masjid untuk shalat Jumat di Kutabaru, Pasar Kemis, Tangerang digeruduk oleh warga.
Viral di Medsos, Muncul Grup Gay Cisauk dengan Jumlah Anggota Sampai Ribuan Menuai Kecaman

Viral di Medsos, Muncul Grup Gay Cisauk dengan Jumlah Anggota Sampai Ribuan Menuai Kecaman

Media sosial dihebohkan dengan kabar munculnya grup gay. Hal ini menarik perhatian warganet dan dikecam bisa segera diusut pihak terkait.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 19 September: Sebelum Opening Ceremony, Ada Wakil Indonesia Bertanding di Cabor Teqball

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 19 September: Sebelum Opening Ceremony, Ada Wakil Indonesia Bertanding di Cabor Teqball

Jadwal Asian Games 2026 Sabtu 19 September yang akan tersaji lebih dulu pertandingan dari wakil Indonesia sebelum Opening Ceremony resmi digelar di Nagoya.
Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia mendapat panggilan mengejutkan ke Jerman U-21, membuka babak baru dalam perebutan jasanya di level internasional.
Dorong Akselerasi Ekonomi Maritim, Infrastruktur PPN Kejawanan Terus Diperkuat

Dorong Akselerasi Ekonomi Maritim, Infrastruktur PPN Kejawanan Terus Diperkuat

PT Nindya Karya (Persero) secara resmi memulai pembangunan fisik proyek pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan yang ditandai oleh pelaksanaan groundbreaking pada Kamis (17/9/2026).
Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Indonesia mengamankan dua tiket semifinal Asian Games 2026 Aichi-Nagoya melalui cabang olahraga teqball dan soft tennis beregu putra.

Trending

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia mendapat panggilan mengejutkan ke Jerman U-21, membuka babak baru dalam perebutan jasanya di level internasional.
Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Indonesia mengamankan dua tiket semifinal Asian Games 2026 Aichi-Nagoya melalui cabang olahraga teqball dan soft tennis beregu putra.
Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Badan meteorologi Jepang mengimbau kewaspadaan warga terhadap gelombang tinggi, angin kencang, tanah longsor, serta banjir di sekitar Tokyo. Hal ini mengingat potensi cuaca buruk selama libur panjang seiring mendekatnya Topan Dujuan.
Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) pada malam ini.
Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat upaya pencegahan anemia pada remaja putri setelah hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar menunjukkan sekitar 13 persen di antaranya mengalami anemia.
Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyinggung beratnya menjadi ketua umum partai politik (parpol) hingga presiden.
Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Program Studi Humas Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) dan Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (Nexus RMSC) memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri public relations (PR).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT