GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Gara-gara Persib, Ini Alasan FIFA Sanksi Thom Haye Usai Bawa Maung Bandung Kalahkan Selangor FC di ACL 2: Garuda Fix Pincang

Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA tak lama setelah membawa Maung Bandung menaklukkan Selangor FC di ACL 2.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 8 November 2025 - 12:24 WIB
Pemain Persib Bandung, Thom Haye
Sumber :
  • Instagram - Persib Bandung

Jakarta, tvOnenews.com – Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA tak lama setelah membawa Maung Bandung menaklukkan Selangor FC di ajang Asian Champions League 2 (ACL 2). Namun, hukuman itu ternyata bukan disebabkan oleh aksinya dalam laga kontra klub asal Malaysia tersebut.

Thom Haye sebelumnya tampil impresif dan menjadi motor kebangkitan Persib di laga dramatis melawan Selangor FC. Di tengah euforia kemenangan itu, kabar mengejutkan datang dari FIFA yang mengumumkan hukuman disiplin terhadap sang gelandang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sanksi ini sontak menimbulkan tanda tanya besar di kalangan Bobotoh. Namun, pihak klub memastikan bahwa hukuman tersebut sama sekali tidak terkait dengan kiprahnya bersama Persib Bandung.

Dalam laga di Stadion MBPJ, Kamis (6/11/2025), Persib sempat tertinggal dua gol lebih dulu lewat aksi Chrigor (3’) dan gol bunuh diri Patricio Matricardi (17’). Namun, semangat juang pasukan Bojan Hodak membuahkan hasil di babak kedua.

Andrew Jung membuka harapan dengan gol di menit ke-49 setelah menerima umpan matang dari Berguinho. Momentum itu kemudian dimanfaatkan Adam Alis yang tampil gemilang dengan mencetak dua gol penentu kemenangan pada menit ke-81 dan 90+7.

Kemenangan krusial tersebut membawa Persib kembali ke puncak klasemen Grup G ACL 2 dengan torehan 10 poin dari empat laga. Maung Bandung hanya butuh satu poin lagi untuk memastikan tiket ke babak 16 besar.

Namun di balik kebahagiaan itu, kabar tak sedap datang menghantam Thom Haye. FIFA secara resmi mengumumkan sanksi disiplin yang dijatuhkan kepada pemain naturalisasi tersebut.

Banyak yang menduga sanksi itu akibat insiden di ACL 2, padahal kenyataannya berbeda. Hukuman tersebut dijatuhkan karena ulah Thom Haye saat memperkuat Timnas Indonesia menghadapi Irak dalam ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 11 Oktober 2025.

Dalam laga yang berakhir dengan kekalahan 0-1 itu, Haye bersama Shayne Pattynama kedapatan memprotes keras keputusan wasit di penghujung pertandingan. Aksi tersebut berujung kartu merah dan menjadi dasar hukuman disiplin dari FIFA.

Melalui pernyataan resmi, FIFA menyebut Haye melakukan tindakan tidak sportif terhadap perangkat pertandingan. Pelanggaran itu masuk dalam kategori pelanggaran Pasal 14.1.J Kode Etik dan Disiplin FIFA.

Akibatnya, pemain yang dijuluki “The Professor” itu dijatuhi dua sanksi sekaligus, yakni denda dan larangan bermain. Haye diwajibkan membayar 5.000 CHF atau sekitar Rp103 juta dan dilarang tampil dalam empat laga internasional berikutnya.

Sanksi ini jelas menjadi pukulan berat bagi skuad Garuda yang masih berjuang di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, kabar baiknya, hukuman tersebut hanya berlaku untuk pertandingan internasional di bawah naungan FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, Thom Haye tetap bisa memperkuat Persib Bandung di kompetisi domestik maupun ACL 2. Kehadirannya akan sangat penting bagi Maung Bandung untuk menjaga konsistensi dan memastikan langkah ke babak 16 besar.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aparatur Desa di Aceh Barat Tunggak Pajak Miliaran Rupiah

Aparatur Desa di Aceh Barat Tunggak Pajak Miliaran Rupiah

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Inspektorat mengungkapkan temuan dugaan aparatur desa (gampong) belum menyetorkan dana pajak yang telah dipungut pada tahun anggaran 2025 dan jumlahnya mencapai miliaran rupiah.
BRIN Sulap Sampah Jadi BBM dan Listrik, Pemerintah Kejar Target Akhiri Darurat Sampah Nasional

BRIN Sulap Sampah Jadi BBM dan Listrik, Pemerintah Kejar Target Akhiri Darurat Sampah Nasional

Di tengah krisis sampah yang kian menggunung di berbagai daerah, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mulai menggeber teknologi pengolahan sampah dari level rumah tangga hingga kota besar.
3 Alasan Hyundai Hillstate Mati-matian Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sampai Sebut Bisa Ubah Peta V-League

3 Alasan Hyundai Hillstate Mati-matian Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sampai Sebut Bisa Ubah Peta V-League

Kepulangan Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea benar-benar menjadi perhatian besar media Negeri Ginseng. Mereka menyebut Megatron bisa ubah peta V-League.
Timnas Indonesia Segera Ketiban Untung Jelang Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026, Exco PSSI Bilang Begini

Timnas Indonesia Segera Ketiban Untung Jelang Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026, Exco PSSI Bilang Begini

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa memang ada pembahasan mengenai peluang Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.
Warga Jepang Berbondong-bondong Bikin Prediksi Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Warga Jepang Berbondong-bondong Bikin Prediksi Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Warga Jepang berbondong-bondong bikin prediksi jelang lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026. Duel pada Selasa (12/5/2026) malam nanti WIB akan menentukan nasib Garuda Asia.
Di Balik Gebrakan Sherly Tjoanda, Ada Janji untuk Mendiang Suami yang Ingin Diwujudkan

Di Balik Gebrakan Sherly Tjoanda, Ada Janji untuk Mendiang Suami yang Ingin Diwujudkan

Sherly Tjoanda ternyata punya alasan emosional di balik gebrakannya sebagai Gubernur Maluku Utara, yakni mewujudkan janji mendiang suami. Simak beritanya!

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT