News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wejangan Berkelas Shin Tae-yong kepada Nova Arianto usai Timnas Indonesia U-17 Resmi Tersingkir dari Piala Dunia U-17 2025

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memberi pesan berkelas setelah kepastian gagal ke Piala Dunia U-17 2025. Dia tetap mengapresiasi perjuangan Nova Arianto.
Kamis, 13 November 2025 - 10:48 WIB
Shin Tae-yong dan Nova Arianto saat melatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @novaarianto30

 

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memberi pesan berkelas setelah kepastian gagal ke Piala Dunia U-17 2025. Dia tetap mengapresiasi perjuangan Timnas Indonesia U-17 asuhan Nova Arianto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Garuda Asia harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia U-17 2025 pada fase grup. Mereka resmi tersingkir pada Selasa (11/11/2025) lalu.

Timnas Indonesia U-17 sebenarnya mampu mengakhiri fase grup dengan menciptakan sejarah. Mereka sukses menaklukkan Honduras dengan skor 2-1.

{{imageId:379461}}

Namun, gol-gol dari Evandra Florasta dan Fadly Alberto Hengga tidak cukup berarti untuk Timnas Indonesia U-17. Sebab, mereka telah menderita kekalahan pada dua laga terdahulu.

Tim asuhan Nova Arianto kandas dua kali dari Zambia dan Brasil. Mereka ditaklukkan Zambia dengan skor 1-3 dan kemudian Brasil dengan skor 0-4.

Timnas Indonesia U-17 sebenarnya masih punya harapan lolos setelah pertandingan melawan Honduras. Namun, itu tetap memerlukan keajaiban agar Paraguay dan/atau Arab Saudi kalah telak 0-6.

Itu tidak terjadi dan Garuda Asia finis di posisi ke-10 klasemen peringkat ketiga terbaik. Untuk lolos ke fase knockout, Timnas Indonesia U-17 harus menyudahi klasemen di delapan besar.

Dia pun mengucapkan rasa syukurnya lewat unggahan di akun Instagram-nya. Nova juga meminta maaf karena kegagalannya.

“Terima kasih Tuhan dan Masih belum percaya berada di titik ini dimana bisa mengawal pemain pemain muda ini bermain di level tertinggi sepak bola Piala Dunia U17,” kata Nova di Instagram.

{{imageId:379538}}

“Saya ingin menyampaikan minta maaf karena perjalanan kami hanya bisa sampai di fase Grub Piala Dunia U17 dan semoga harapannya kedepan semua pemain bisa berproses dengan baik melalui Piala Dunia U17 kali ini,” tambahnya.

Beberapa figur sepak bola nasional ikut berkomentar. Salah satunya adalah Shin Tae-yong selaku mantan pelatih Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

STY juga merupakan mantan bos Nova Arianto, yang menjabat sebagai asisten ketika sang pelatih menukangi skuad Garuda. Sang pelatih asal Korea Selatan pun memberikan wejangan kepada eks anak buahnya tersebut.

Menurut STY, Piala Dunia bukanlah ajang yang mudah sekalipun di level U-17. Dia pun mendoakan kemajuan sepak bola Indonesia bersama Nova.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Fabio Lefundes Resmi Jadi Pelatih Java United, Bawa Misi Besar di Super League 2026-2027

Fabio Lefundes Resmi Jadi Pelatih Java United, Bawa Misi Besar di Super League 2026-2027

Pelatih asal Brasil tersebut langsung mendapat tugas besar membangun tim yang sebelumnya bernama Malut United dengan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Indonesia memastikan tiket langsung ke Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh. Simak daftar 16 negara yang mendapat direct
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT