News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiba di Tanah Air, Nova Arianto Curhat soal Masalah Utama Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025

Nova Arianto berbicara soal kualitas pemain negara lain yang lebih matang di Piala Dunia U-17 2025
Jumat, 14 November 2025 - 09:25 WIB
Erick Thohir Umumkan Kabar Mengejutkan Soal Nasib Nova Arianto di Timnas Indonesia U-17
Sumber :
  • Timnas Indonesia

‎‎Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, buka suara soal perjalanan skuad Garuda Asia di Piala Dunia U-17 2025. Ia menyoroti bagaimana timnya masih mengalami kesulitan besar bersaing di level tertinggi.

Timnas Indonesia U-17 secara resmi angkat koper dari Piala Dunia U-17. Hasil ini tak terlepas akibat skuad asuhannya gagal menempati posisi peringkat tiga terbaik. 

{{imageId:379869}}

Piala Dunia U-17 2025 telah bergulir sejak 3 November 2025 lalu. Qatar ditunjuk menjadi tuan rumah ajang sepak bola terbesar untuk kelompok umur tersebut. 

‎Setelah tiba di Tanah Air, Nova Arianto pun bercerita terkait segala kesulitan yang dihadapi dan menjadi masalah utama skuad asuhannya selama di Piala Dunia U-17 2025.

‎Nova menjelaskan bahwa Timnas Indonesia U-17 harus menghadapi lawan-lawan dengan kualitas permainan yang jauh lebih matang. Menurutnya, situasi itu menuntut para pemain untuk tampil konsisten sepanjang laga.

‎Dalam turnamen tersebut, Zahaby Gholy cs mencatat satu kemenangan dan dua kekalahan. Hasil ini dinilai menjadi gambaran bahwa masih ada pekerjaan besar yang harus dibenahi.

‎Kemenangan diraih saat Garuda Asia berhasil menumbangkan Honduras. Namun kekalahan dari Zambia dan Brasil menjadi indikator bahwa Indonesia belum mampu menjaga stabilitas permainan.

‎Nova menilai, Piala Dunia U-17 2025 memberikan pengalaman berharga bagi seluruh pemain. Ajang itu memperlihatkan ketatnya persaingan dan kewajiban setiap tim untuk menjaga fokus penuh sepanjang laga.

‎Menurutnya, banyak tim kuat di Piala Dunia U-17 2025 yang tampil sangat disiplin. Hal ini menjadi pembelajaran yang harus diterapkan Indonesia ke depannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

{{imageId:379461}}

‎Timnas Indonesia U-17 memang tampil dengan semangat tinggi sejak awal turnamen. Namun ritme permainan kerap menurun di beberapa fase pertandingan.

‎Nova menegaskan bahwa masalah fokus menjadi sorotan utama sepanjang perjalanan turnamen tersebut. Ia menilai kesalahan kecil dapat langsung berakibat fatal di ajang sebesar Piala Dunia.

‎Hal itu terlihat jelas dalam dua kekalahan yang diderita Timnas Indonesia U-17. Nova menganggap momen kehilangan konsentrasi menjadi faktor terbesar yang merugikan tim.

‎“Kita tahu secara level di pertandingan Piala Dunia kan berbeda. Saya bilang ke pemain kalau kita kehilangan fokus itu akan jadi masalah buat tim kami," ujar Nova Arianto, Kamis (13/11/2025). 

‎“Dan itu bisa kita lihat, di saat kita lawan Zambia kenapa kita bisa kalah, kita kehilangan fokus di tujuh menit babak pertama dan itu menjadi akhirnya kita kebobolan tiga gol, termasuk lawan Brasil, dan di Honduras juga sama masalah fokus pemain di mana kita setelah kita dapat penalti," tambahnya. 

‎Nova menegaskan bahwa evaluasi ini penting untuk mempersiapkan generasi berikutnya. Ia menyebut bahwa level persaingan internasional menuntut pemain Indonesia untuk lebih matang secara mental.

‎“Habis itu kita terkena penalti juga dan itu menjadi catatan saya dalam Piala Dunia ini masalah fokus dan mental pemain," jelas Nova. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Fabio Lefundes Resmi Jadi Pelatih Java United, Bawa Misi Besar di Super League 2026-2027

Fabio Lefundes Resmi Jadi Pelatih Java United, Bawa Misi Besar di Super League 2026-2027

Pelatih asal Brasil tersebut langsung mendapat tugas besar membangun tim yang sebelumnya bernama Malut United dengan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Indonesia memastikan tiket langsung ke Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh. Simak daftar 16 negara yang mendapat direct
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT