News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dianggap Salah Satu Tim Bagus, Pelatih Mali Akui Ogah Anggap Remeh Timnas Indonesia U-22

Timnas Indonesia U-22 akan kembali menghadapi Mali di laga uji coba kedua pada Selasa (18/11/2025) pukul 20.00 WIB.
Selasa, 18 November 2025 - 06:54 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-22 Dony Tri Pamungkas membayangi pemain Timnas Mali U-22 Ibrahima Diakite pada laga uji coba FIFA Match Day di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (15/11).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Mali U-22, Fousseni Diawara, menegaskan timnya tetap fokus dan serius menghadapi laga uji coba kedua melawan Timnas Indonesia U-22. Ia memastikan tidak ada ruang untuk meremehkan meski Mali sudah meraih kemenangan telak 3-0 pada pertemuan pertama yang digelar Sabtu lalu.

‎Pertandingan kedua ini akan kembali dimainkan di Stadion Pakansari, Bogor, dan dijadwalkan berlangsung pada Selasa (18/11) pukul 20.00 WIB. Laga tersebut menjadi bagian dari rangkaian uji coba internasional yang sangat penting bagi kedua tim.

{{imageId:380251}}

‎Diawara menilai duel kedua tetap memiliki tensi tinggi, terutama karena Indonesia dipastikan ingin bangkit setelah kalah pada pertandingan pertama. Ia mengungkapkan bahwa Mali memiliki prinsip untuk selalu tampil total dalam setiap pertandingan.

‎"Di sepak bola tidak ada yang mudah. Itulah mentalitas sepak bola Mali. Indonesia adalah tim yang bagus, kami yakin akan hal itu. Kami akan serius menghadapi pertandingan ini. Dalam sepak bola, detail-detail kecil itu penting," kata Diawara di Lapangan A Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin.

‎Pelatih berkebangsaan Mali yang lahir di Prancis itu juga memastikan akan melakukan rotasi pada pertandingan kedua. Ia menilai sejumlah pemain yang belum turun pada laga sebelumnya perlu mendapat kesempatan bermain.

‎Diawara mengatakan bahwa rotasi tersebut bukan berarti Mali akan tampil lebih santai. Menurutnya, komposisi berbeda tetap akan membawa komitmen yang sama terhadap kualitas permainan.

‎Kendati akan menurunkan komposisi pemain yang berbeda, ia menjanjikan timnya tetap akan menampilkan permainan sepak bola yang bagus. Ia menegaskan bahwa aspek taktik dan fokus tetap menjadi bagian utama dalam persiapan tim.

‎"Tujuannya adalah memainkan pertandingan yang bagus dan memberi kesempatan kepada pemain yang sebelumnya belum banyak bermain. Kami tahu kami akan menghadapi tim bagus yang kalah di laga pertama dan pasti ingin menang pada laga kedua," ucap Diawara. 

‎"Jadi kami harus tetap fokus dan serius agar bisa memainkan pertandingan yang baik," sambung pelatih kebangsaan Mali yang lahir di Prancis itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

{{imageId:380131}}

‎Selain Diawara, pemain Mali U-22, Sekou Doucore, juga memberikan pandangan terkait laga uji coba kedua ini. Doucore menjadi salah satu sorotan karena berhasil mencetak gol pada pertemuan pertama.

‎Dalam keterangannya, Doucore menyebut Indonesia berpotensi memberikan kejutan pada laga kedua. Ia menilai Garuda Muda pasti ingin memanfaatkan laga ini sebagai persiapan terakhir sebelum tampil di SEA Games 2025 di Thailand.

‎Doucore menyoroti permainan kapten Garuda Muda, Ivar Jenner, yang menurutnya tampil sangat baik pada pertandingan pertama. Ia menyebut bahwa performa Jenner menjadi salah satu faktor kuat permainan Indonesia.

‎"Saya pikir tim Indonesia memiliki beberapa pemain yang sangat bagus. Namun memang benar bahwa kapten mereka tampil menonjol dalam pertandingan tersebut," kata Doucore, pemain klub Liga Prancis, FC Nantes, tersebut.

‎Meski begitu, Doucore menegaskan bahwa Mali tidak akan terpaku hanya pada satu pemain saja. Ia memastikan fokus tim tetap diarahkan kepada keseluruhan kekuatan Indonesia.

‎"Meskipun dia pemain yang bagus, kami tidak akan fokus hanya pada dirinya. Ada banyak pemain bagus lainnya di tim tersebut, jadi kami akan fokus pada tim secara keseluruhan," kata dia.

‎Dengan kedua tim sama-sama melakukan evaluasi dan persiapan matang, laga uji coba kedua ini diprediksi berlangsung lebih ketat. Indonesia membutuhkan hasil positif untuk membangun momentum, sementara Mali ingin menjaga konsistensinya menjelang agenda internasional berikutnya.

‎(igp/aes)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penambahan Usia Pensiun Polri Jangan Menciptakan Hambatan Karier

Penambahan Usia Pensiun Polri Jangan Menciptakan Hambatan Karier

Rencana penambahan batas usia pensiun anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Polri dalam revisi Undang-Undang Polri jangan sampai menciptakan hambatan karier.
Inter Milan Digembosi Real Madrid, Jurnalis Italia Sebut Los Blancos Serius Dekati Denzel Dumfries di Bursa Transfer Nanti

Inter Milan Digembosi Real Madrid, Jurnalis Italia Sebut Los Blancos Serius Dekati Denzel Dumfries di Bursa Transfer Nanti

Real Madrid mulai bergerak agresif menyusun kekuatan baru untuk musim depan. Salah satu nama yang masuk dalam radar Los Blancos adalah bek sayap Inter Milan.
Lupakan Kemenangan atas Myanmar, Timnas Indonesia U-19 Wajib Waspadai Mesin Gol Vietnam Pencetak Hattrick di Laga Perdana

Lupakan Kemenangan atas Myanmar, Timnas Indonesia U-19 Wajib Waspadai Mesin Gol Vietnam Pencetak Hattrick di Laga Perdana

Timnas Indonesia U-19 wajib waspada usai menang 3-0 atas Myanmar. Vietnam U-19 juga tampil impresif berkat hattrick Hoang Cong Hau.
OpenAI Digugat Atas Dugaan Ancaman Keselamatan Anak

OpenAI Digugat Atas Dugaan Ancaman Keselamatan Anak

Jaksa Agung James Uthmeier mengatakan bahwa Negara Bagian Florida melayangkan gugatan perdata terhadap OpenAI dan CEO Sam Altman atas tuduhan membahayakan anak-anak melalui penggunaan ChatGPT.
Media Italia Ungkap Skema Permainan AC Milan di Bawah Oliver Glasner, Minim Rekrutan Baru dan Andalkan Skuad yang Ada

Media Italia Ungkap Skema Permainan AC Milan di Bawah Oliver Glasner, Minim Rekrutan Baru dan Andalkan Skuad yang Ada

Media Italia mulai membeberkan proyeksi skuad AC Milan jika resmi ditangani Oliver Glasner. Skema tersebut disusun tanpa melibatkan satu pun rekrutan baru.
Sering Dikritik, Dedi Mulyadi Justru Ungkap Kualifikasi Pengkritik Berdasarkan Motifnya

Sering Dikritik, Dedi Mulyadi Justru Ungkap Kualifikasi Pengkritik Berdasarkan Motifnya

Dedi Mulyadi ungkap tiga kualifikasi pengkritiknya: yang objektif, yang bermotif politik, dan yang sekadar cari pansos. Ini respons tenang sang gubernur. 

Trending

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Nova Arianto Sengaja Tak Targetkan Timnas Indonesia Juara AFF U-19 2026

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Nova Arianto Sengaja Tak Targetkan Timnas Indonesia Juara AFF U-19 2026

Jangan-jangan Nova Arianto hanya merendah? Media Vietnam mulai mempertanyakan pernyataan pelatih Timnas Indonesia U-19.
Comeback ke Timnas Indonesia, Wonderkid Persija Siap Bayar Kepercayaan John Herdman di FIFA Matchday

Comeback ke Timnas Indonesia, Wonderkid Persija Siap Bayar Kepercayaan John Herdman di FIFA Matchday

Pemain Persija Jakarta, Rayhan Hannan, mengaku bahagia setelah kembali mendapatkan kepercayaan untuk memperkuat Timnas Indonesia senior.
Marselino Ferdinan Langsung Gegerkan John Herdman usai Comeback ke Timnas Indonesia, Eks Pelatih Piala Dunia Dibuat Terpukau: Bagus Banget!

Marselino Ferdinan Langsung Gegerkan John Herdman usai Comeback ke Timnas Indonesia, Eks Pelatih Piala Dunia Dibuat Terpukau: Bagus Banget!

Kembalinya Marselino Ferdinan ke Timnas Indonesia langsung mencuri perhatian. Gelandang muda andalan Merah Putih itu sukses buat pelatih John Herdman terpukau.
Dakwaan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Dinilai Tak Terbukti, Pakar Ungkap Kerry Riza Bisa Divonis Bebas

Dakwaan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Dinilai Tak Terbukti, Pakar Ungkap Kerry Riza Bisa Divonis Bebas

Sejumlah pakar hukum dari berbagai perguruan tinggi menyorot tajam soal perkara dugaan korupsi tata kelola minyak dan produk kilang dengan terdakwa Muhammad Kerry Adrianto Riza atau Kerry Riza.
John Herdman Ungkap 2 Diaspora yang Masuk Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Ada Bintang dari Barcelona hingga Eks Liga Belanda!

John Herdman Ungkap 2 Diaspora yang Masuk Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Ada Bintang dari Barcelona hingga Eks Liga Belanda!

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mulai memberi gambaran soal komposisi skuad Garuda untuk Piala AFF 2026. Dua diaspora dipastikan masuk dalam rencana.
Prabowo Panggil Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Penyebabnya

Prabowo Panggil Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Penyebabnya

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi langsung terhadap jalannya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang digelar di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).
Biaya Perjalanan Kunjungan Luar Negri Presiden Prabowo Tuai Sorotan, Gerindra: Ciptakan Lapangan Kerja

Biaya Perjalanan Kunjungan Luar Negri Presiden Prabowo Tuai Sorotan, Gerindra: Ciptakan Lapangan Kerja

Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong menanggapi kritikan masyarakat terkait frekuensi kunjungan luar negeri Presiden RI, Prabowo Subianto.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT