Meski Kalah 0-3, Pelatih Mali Sebut Timnas U-23 Indonesia Masih Berpotensi Besar, Katanya Anak Asuhan Indra Sjafri...
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
tvOnenews.com - Pelatih timnas Mali U-23, Fousseni Diawara memberikan pandangannya soal skuad Timnas Indonesia U-23 asuhan Indra Sjafri, usai laga uji coba pertama.
Timnas U-23 Indonesia menelan kekalahan 0-3 dari Mali U-23 dalam laga uji coba di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/11/2025).
Usai pertandingan, pelatih Indra Sjafri menyebut bahwa 90 persen pemain starter pada laga tersebut akan masuk skuad resmi SEA Games 2025.
Uji coba ini menjadi kesempatan penting bagi Indra untuk menilai kualitas pemain lain sebelum menentukan komposisi akhir tim yang akan berlaga di Thailand bulan depan.
Kekalahan ini memicu kekhawatiran publik, mengingat SEA Games 2025 sudah semakin dekat. Dari tiga laga uji coba terakhir, Timnas U-23 Indonesia belum meraih kemenangan, dengan catatan dua kekalahan dan satu kali imbang melawan India.
Meski demikian, pelatih Mali menilai bahwa skuad asuhan Indra Sjafri memiliki kualitas yang cukup baik.
“Seperti yang saya katakan kemarin dalam konferensi pers, saya sudah mengetahui tim ini, seperti sang kapten, Ivar Jenner, dan juga pemain sayap mereka,” tulis media Vietnam, Soha, dikutip tvOnenews.com.
“Mereka mencoba memberi tekanan dalam pertandingan ini meskipun kami bermain baik, dan karena kami memiliki tim yang muda, kami harus banyak belajar,” lanjutnya.
Menurut pelatih Mali, penampilan Timnas Indonesia U-23 cukup mengesankan, bahkan ia menilai tim ini memiliki masa depan cerah.
“Kami senang mendapat lawan seperti ini dan Timnas Indonesia juga bermain bagus, kami pikir mereka memiliki masa depan yang cerah,” tulis Soha.
Masa depan Timnas Indonesia memang terletak pada para pemain muda. Namun, di level U-23, tim masih dianggap belum mampu tampil maksimal dalam beberapa kompetisi internasional.
Sementara itu, kelompok umur U-17 justru berhasil menarik perhatian publik dengan pencapaian bersejarah di Piala Dunia U-17 2025, termasuk kemenangan pertama bagi Skuad Garuda di ajang tersebut.
Kekalahan dari Mali bukan sekadar hasil buruk, tetapi menjadi peringatan penting bagi Timnas U-23. Laga ini menunjukkan rapuhnya pertahanan, sekaligus memperlihatkan bahwa kehadiran pemain naturalisasi belum otomatis menjamin konsistensi permainan tim.
Load more