News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Naturalisasi hingga Transparansi Asal-usul Pemain, Timnas Indonesia Dipuji Setinggi Langit olehPandit Malaysia

Pandit dan jurnalis Malaysia memberikan pujian tinggi kepada PSSI atas transparansi naturalisasi pemain, langkah-langkah tersebut sebagai contoh yang yang baik.
Sabtu, 22 November 2025 - 07:35 WIB
Pemain Timnas Indonesia Marselino Ferdinan dan Ole Romeny
Sumber :
  • Instagram @marselinoferdinan10

tvOnenews.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sedang menghadapi krisis besar setelah FIFA menjatuhkan sanksi disipliner terkait dugaan manipulasi dokumen naturalisasi tujuh pemain asing.

Sanksi tersebut bukan hanya soal denda, tetapi merusak citra sepak bola Malaysia di mata internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pemain yang terlibat antara lain Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Imanol Machucha, Rodrigo Holgado, dan Gabriel Palmero. FIFA menyatakan dokumen naturalisasi mereka diduga dimanipulasi, melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA saat Malaysia menghadapi Vietnam dalam Kualifikasi Piala Asia 2027 pada Juni 2025.

Konsekuensinya, FAM dikenai denda sekitar Rp7,3 miliar, sementara masing-masing pemain harus membayar Rp41,8 juta serta menerima embargo aktivitas sepak bola dalam waktu tertentu.

Alih-alih mengakui kesalahan, FAM justru mencoba mengalihkan isu dengan menyebut adanya potensi sabotase dari FIFA. Mereka menuding sanksi tersebut dimaksudkan untuk mengubah fokus publik dari isu lain, termasuk rumor pengusiran Israel dari UEFA dan Piala Dunia.

Ilustrasi pemain naturalisasi Malaysia.
Ilustrasi pemain naturalisasi Malaysia.
Sumber :
  • instagram FAM Malaysia

 

Bahkan FAM menyinggung pertemuan Presiden FIFA Gianni Infantino dengan beberapa negara, termasuk Indonesia, di New York.

Pandit Malaysia Puji Cara PSSI Tangani Naturalisasi

Langkah defensif FAM ini mendapat kritik keras dari Pandit Malaysia, Keesh Sundaresan. Ia menilai FAM seharusnya tidak melempar narasi atau menyalahkan pihak luar, dan hanya ada satu cara untuk keluar dari situasi ini: membuktikan garis keturunan para pemain secara transparan.

"Jika FAM benar-benar percaya ini adalah sabotase, maka biarkan semua peluru itu ditembakkan. Paparkan detail dan pamerkan dokumen dari pemain kami dan biarlah publik menekan FIFA," ujar Keesh melalui akun X pribadinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mencontohkan bagaimana Indonesia menjalankan proses naturalisasi dengan terbuka melalui sidang DPR RI yang disertai penjelasan lengkap dan legal, sehingga tidak menimbulkan keraguan publik.

Kini nasib tujuh pemain asing tersebut serta reputasi FAM berada dalam posisi genting. Jika dalam proses banding FAM tidak mampu menunjukkan bukti meyakinkan, sanksi yang lebih berat bahkan pembatalan hasil pertandingan sebelumnya bisa saja menanti. 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Bhayangkara Presisi Tampil Perkasa, Bungkam Samator 3-0 di Pembuka Final Four Proliga 2026

Bhayangkara Presisi Tampil Perkasa, Bungkam Samator 3-0 di Pembuka Final Four Proliga 2026

Jakarta Bhayangkara Presisi membuka langkah di Final Four Proliga 2026 dengan kemenangan meyakinkan.
Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Mendadak Susul Megawati Hangestri ke Proliga 2026, Media Korea Geger

Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Mendadak Susul Megawati Hangestri ke Proliga 2026, Media Korea Geger

Media Korea Selatan geger ketika mendengar kabar bahwa kapten Red Sparks Yeum Hye-seon hendak susul Megawati Hangestri yang bakalan berlaga di Proliga 2026.
Kasus Penyiraman Air Keras, Pengamat: Proses Hukum Militer Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Kasus Penyiraman Air Keras, Pengamat: Proses Hukum Militer Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Praktisi hukum, Fransiscus Xaverius Tangkudung menegaskan bahwa penerapan proses hukum militer terhadap terduga pelaku penyiraman air keras merupakan langkah yang sah secara hukum dan patut dihormati oleh semua pihak.
Daniel Marthin Comeback Bareng Leo Rolly Carnando, PBSI Umumkan Pasangan Baru untuk Bagas Maulana

Daniel Marthin Comeback Bareng Leo Rolly Carnando, PBSI Umumkan Pasangan Baru untuk Bagas Maulana

PBSI umumkan dua pasangan ganda putra baru, salah satunya comebacknya Daniel Marthin bersama Leo Rolly Carnando
Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok PSSI Tetap Tenang di Tengah Masalah Paspor Ganda Pemain Timnas Indonesia

Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok PSSI Tetap Tenang di Tengah Masalah Paspor Ganda Pemain Timnas Indonesia

Media Vietnam soroti sikap tenang PSSI di tengah kasus paspor ganda pemain Timnas Indonesia yang mengguncang Liga Belanda dan picu kontroversi.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, jadwal lengkap Garuda usai FIFA Series, hingga sorotan Bung Harpa soal Dony Tri Pamungkas.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT