GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Uzbekistan Sudah Lebih Dulu Blak-blakan Soal Timur Kapadze: Eks Pelatih Tim Nasional Uzbekistan Timur Kapadze Hampir Ditunjuk menjadi Pelatih Kepala Timnas Indonesia

Geger! Timur Kapadze disebut calon terkuat Pelatih Timnas Indonesia gantikan Patrick Kluivert. Media Uzbekistan ikut bersuara kalau Kapadze hampir ditunjuk
Sabtu, 22 November 2025 - 15:14 WIB
Timur Kapadze
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

tvOnenews.com - Isu penunjukan Timur Kapadze sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia makin memanas setelah sosok berusia 44 tahun itu terlihat hadir langsung di Jakarta pada Jumat, 21 November 2025. 

Kapadze, yang baru saja membawa Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026, tiba di Indonesia di tengah situasi PSSI yang masih mencari pengganti Patrick Kluivert

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik sepak bola nasional pun berspekulasi bahwa kedatangannya bukan sekadar kunjungan pribadi, melainkan langkah besar menuju jabatan pelatih kepala Timnas Indonesia.

Terlebih, sejak mundur dari posisinya di Uzbekistan, Kapadze beberapa kali memberi sinyal bahwa dirinya terbuka untuk menangani skuad Garuda.

Nama Kapadze memang menjadi pembicaraan utama karena prestasi dan rekam jejaknya yang impresif. Dalam kondisi Timnas Indonesia yang sedang membutuhkan arah baru selepas kepergian Kluivert, kehadirannya menjadi sangat relevan.

Tak heran jika rumor kedatangannya langsung menyedot perhatian, terlebih ketika media Uzbekistan ikut mengangkat spekulasi bahwa mantan kapten Timnas Uzbekistan itu tengah berada dalam tahap final negosiasi dengan PSSI. 

Skuad Timnas Indonesia
Skuad Timnas Indonesia
Sumber :
  • X @timnasindonesia

 

Dengan reputasi dan pengalamannya, Kapadze masuk daftar terkuat calon pelatih Timnas Indonesia.

Kedatangan Kapadze ke Indonesia tak luput dari sorotan media asal Uzbekistan. UZ Daily, salah satu media terbesar di negara tersebut, bahkan menulis bahwa Kapadze sangat dekat untuk diangkat sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. 

Dalam laporan mereka disebutkan, “Mantan pelatih tim nasional Uzbekistan Timur Kapadze hampir ditunjuk menjadi pelatih kepala tim nasional Indonesia. Menurut sumber, spesialis tersebut sudah berada di negara itu, di mana ia sedang mengadakan negosiasi akhir dengan federasi sepak bola.” 

Pernyataan itu membuat rumor semakin berkembang luas di kalangan publik sepak bola Indonesia.

Namun media lain, Zamin, membawa sudut pandang berbeda. Mereka menulis bahwa tujuan utama Kapadze ke Indonesia bukanlah urusan sepak bola, melainkan memenuhi undangan sebuah perusahaan pariwisata. 

Media tersebut mengutip langsung penjelasan Kapadze yang mengatakan, “Alasan utama saya datang ke sini adalah tawaran dari perusahaan pariwisata. Saya belum punya rencana resmi atau wawancara dengan tim nasional Indonesia.” 

Meski begitu, ia tidak menutup pintu untuk kemungkinan bekerja di Indonesia. “Namun, saya akan mempertimbangkan semua tawaran yang datang. Saya terbuka untuk saran yang membangun,” lanjutnya.

Kapadze juga sempat melaksanakan salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta. Di hadapan media, ia menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan masyarakat Indonesia dan mengenang bahwa ia pertama kali datang ke Jakarta pada tahun 2009 sebagai pemain Uzbekistan ketika menghadapi Arab Saudi. 

“Pertama-tama terima kasih kepada pecinta sepakbola, kehormatan sangat tinggi buat saya dan saya baru sadar pertama kali ke Indonesia pada 2009 sebagai pemain sepakbola lawan Saudi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kedatangannya kali ini merupakan undangan dari Effendi Gazali, tokoh masyarakat dan pecinta sepak bola. 

Effendi membenarkan hal tersebut dan menjelaskan bahwa Kapadze hadir sebagai duta pariwisata. “Timur diajak sebagai duta pariwisata Indonesia dari Uzbekistan. Dia pengagum Prabowo dan Soekarno saat memperbaiki makam Imam Bukhari,” kata Effendi.

Kapadze tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat pagi dan langsung menuju Masjid Istiqlal. Usai ibadah Jumat, ia menyempatkan berbicara dengan media dan mengakui bahwa memang pernah ada kontak dari PSSI, meski belum dalam bentuk penawaran konkret.

Pelatih Asal Uzbekistan, Timur Kapadze
Pelatih Asal Uzbekistan, Timur Kapadze
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio Tri Saputra

 

“Pernah ada kontak dari federasi, dengan Sumardji. Tapi tidak konkret,” ucapnya. 

Ia menambahkan bahwa pertanyaan yang diterimanya pun masih bersifat umum. “Pertanyaannya kebanyakan umum, misalnya: ‘Apakah Anda berminat bekerja di Indonesia?’ Saya mengatakan bahwa saya ingin datang ke negara ini dan menekankan bahwa kami bisa membahasnya setelah kunjungan.”

Dalam kesempatan itu, Kapadze juga menyinggung antusiasme para pendukung sepak bola Indonesia. Ia menyebut telah merasakan atmosfer luar biasa dari suporter Tanah Air, khususnya saat Uzbekistan menghadapi Indonesia di Piala Asia U-23 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi kesan saya terhadap orang Indonesia sangat suka sepak bola. Dari dukungan fans waktu kami menghadapi Indonesia, saya paham hubungan masyarakat dan fans sangat kuat,” ujar Kapadze.

Dengan rekam jejak yang kuat, hubungan baik dengan PSSI, dan kehadirannya yang sarat spekulasi, wajar jika Kapadze kini dipandang sebagai kandidat terdepan untuk memimpin Timnas Indonesia di era baru setelah Patrick Kluivert. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lebaran Idul Adha 2026: Arus Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak hingga 125 Persen

Lebaran Idul Adha 2026: Arus Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak hingga 125 Persen

Lonjakan drastis volume kendaraan terjadi di Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Libur Lebaran Idul Adha 1447 H, Ancol Diserbu Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

Libur Lebaran Idul Adha 1447 H, Ancol Diserbu Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

Kawasan wisata terpadu pesisir Jakarta, Ancol, dipadati puluhan ribu pengunjung pada hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5). 
Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Kasus dugaan tindak asusila kembali mencoreng dunia pendidikan keagamaan. Polresta Pekalongan mengamankan KH. Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Buaran, atas dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwatinya.
Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Berikut amalan-amalan yang dianjurkan pada hari Tasyrik yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, hari di mana umat Islam dilarang berpuasa.
Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Suasana hangat penuh kebersamaan tampak menyelimuti Kampung Tanah Tinggi, tepatnya di Jalan Baladewa Kiri, Gang Mohammad Ali, Jakarta Pusat, Rabu (27/5). 

Trending

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan olahan daging kurban saat Hari Raya Idul Adha yang itu-itu saja? Jangan biarkan stok daging hanya dibuat menu yang monoton. Coba resep sate goreng
Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Berikut amalan-amalan yang dianjurkan pada hari Tasyrik yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, hari di mana umat Islam dilarang berpuasa.
Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Suasana hangat penuh kebersamaan tampak menyelimuti Kampung Tanah Tinggi, tepatnya di Jalan Baladewa Kiri, Gang Mohammad Ali, Jakarta Pusat, Rabu (27/5). 
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Kasus dugaan tindak asusila kembali mencoreng dunia pendidikan keagamaan. Polresta Pekalongan mengamankan KH. Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Buaran, atas dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwatinya.
Libur Lebaran Idul Adha 1447 H, Ancol Diserbu Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

Libur Lebaran Idul Adha 1447 H, Ancol Diserbu Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

Kawasan wisata terpadu pesisir Jakarta, Ancol, dipadati puluhan ribu pengunjung pada hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5). 
Lebaran Idul Adha 2026: Arus Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak hingga 125 Persen

Lebaran Idul Adha 2026: Arus Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak hingga 125 Persen

Lonjakan drastis volume kendaraan terjadi di Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT