News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Flashback Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011: Datang dengan Skuad Bertabur Bintang, Garuda Jinak di Tangan Malaysia

Datang dengan skuad generasi emas yang dinahkodai Rahmad Darmawan, Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011 diunggulkan raih medali emas sebelum dijungkalkan Malaysia.
Minggu, 23 November 2025 - 19:55 WIB
Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011
Sumber :
  • ANTARA/Dhoni Setiawan

tvOnenews.com -  Sebentar lagi Timnas Indonesia U-23 asuhan pelatih Indra Sjafri akan memulai perjalanan mereka di SEA Games 2025 Thailand.

Tak main-main, Indra Sjafri mengusung misi spesial bersama Timnas Indonesia U-23 yakni mempertahankan medali emas yang mereka raih di SEA Games edisi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persiapan yang cukup proper sudah dilakukan. Mulai dari pemanggilan pemain abroad, TC jangka panjang di Bali hingga uji coba internasional jadi buktinya.

Meski demikian, sebelum melangkah lebih jauh, adakalanya sedikit kilas balik ke belakang bagaimana perjalanan Timnas Indonesia U-23 sepanjang tampil di SEA Games.

Jalan tak mulus tidak jarang diraih Timnas Indonesia U-23 di SEA Games meskipun pada faktanya medali emas telah mereka dapatkan pada edisi 2023.

Ambil contoh di SEA Games 2011 Jakarta. Sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia U-23 jelas diunggulkan. Apalagi, deretan bintang dihadirkan.

Namun, takdir berkata lain. Negara tetangga Malaysia jadi penghancur mimpi Garuda Asia untuk gapai medali emas yang absen singgah ke tanah air selama puluhan tahun.

Lantas, bagaimanakah kisah selengkapnya tentang perjalanan Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011?

Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011
Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011
Sumber :
  • ANTARA

 

Ajang SEA Games 2011 sebetulnya bisa jadi ajang pelipur lara bagi penggemar sepak bola nasional setelah skuad Alfred Riedl di Piala AFF 2010 kalah di partai final.

Maka dari itu, PSSI langsung gerak cepat untuk merealisasikan ambisi ini. Di antaranya Rahmad Darmawan ditunjuk sebagai pelatih. Posisi Alfred Riedl untuk sementara digeser ke Direktur Teknik.

Walau PSSI sedang alami dualisme, nyatanya pelatih Rahmad Darmawan berhasil mengumpulkan banyak talenta terbaik untuk Timnas Indonesia U-23.

Tampil sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia U-23 diperkuat sejumlah bintang muda. Kurnia Meiga, Okto Maniani, Andik Vermansah jadi tulang punggung.

Sementara daya gedor dipercayakan kepada trio Titus Bonai, Patrich Wanggai serta Ferdinand Sinaga yang menjadi tiga serangkai di lini depan.

Dengan komposisi skuad mewah tersebut yang belum termasuk pemain cadangan, maka tidak heran jika Timnas Indonesia U-23 diunggulkan dapat emas.

Bukan cuma itu, optimisme juga terlihat dari PSSI ketika mereka menjanjikan bonus fantastis jika medali emas SEA Games 2011 di bawa pulang ke Jakarta.

Lebih luar biasanya lagi, skuad SEA Games 2011 juga menjadi prioritas utama ketimbang skuad Timnas Indonesia senior yang saat itu tengah berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2014.

“Bonus itu sudah pasti. Saya senang dengan semangat juang anak-anak (Timnas Indonesia U-23) yang telah diperlihatkan selama ini,“ kata Bernhard Limbong, Rabu (26/10/2011) sebagaimana dilaporkan oleh Kompas.

Timnas Indonesia U-23 saat tampil di SEA Games yang dilatih oleh Rahmad Darmawan.
Timnas Indonesia U-23 saat tampil di SEA Games yang dilatih oleh Rahmad Darmawan.
Sumber :
  • Antara

 

Di fase grup, Kamboja (6-0), Singapura (2-0) dan Thailand (3-1) sukses disingkirkan. Namun, firasat buruk mulai terjadi ketika Garuda Muda kalah dari Malaysia (0-1).

Melaju ke semifinal dengan status runner-up, Vietnam kembali dilibas. Titus Bonai dan Patrich Wanggai berpesta hingga Stadion GBK bergemuruh.

Bak de javu, Malaysia kembali jadi lawan sepadan Timnas Indonesia di SEA Games 2011. Keduanya bertempur demi meraih satu medali emas.

Sekadar informasi, saat itu Malaysia juga datang dengan generasi emasnya. Dinahkodai pelatih Ong Kim Swee, skuad mereka dihuni oleh Khairul Fahmi, Baddrol Bakhtiar serta Asraruddin Putra Omar.

Gunawan Dwi Cahyo membuka keunggulan melalui sundulannya ke gawang Khairul Fahmi di menit ke-5. Tak berselang lama, Asraruddin Putra Omar cetak gol setengah jam kemudian.

Tak ada gol tercipta di babak extra time. Laga harus dilanjutkan lewat tendangan penalti. Dari sinilah nasib apes kembali menghantui Timnas Indonesia U-23.

Malaysia seolah kesetanan saat ditekan puluhan ribu suporter Garuda. Sebaliknya, Timnas Indonesia U-23 malah demam panggung ketika dapat dukungan penuh.

Terbukti, hanya satu eksekutor Malaysia yang gagal ceploskan penalti, sedangkan eksekusi Gunawan Dwi Cahyo dan Ferdinand Sinaga dimentahkan kiper Khairul Fahmi.

Alhasil, Malaysia berpesta di hadapan puluhan ribu suporter Garuda. Medali emas SEA Games untuk pertama kalinya dibawa pulang ke Kuala Lumpur.

Di sisi lain, para wonderkid Timnas Indonesia U-23 yang digadang-gadang akan kembali memulangkan medali emas SEA Games ke Jakarta justru gagal.

Saat diwawancara setelah pertandingan, pelatih Rahmad Darmawan mengatakan jika Malaysia jauh lebih siap ketimbang anak asuhnya menghadapi adu penalti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Barulah dengan generasi baru, medali emas SEA Games akhirnya kembali ke Jakarta pada 2023 atau 12 tahun usai kegagalan di Stadion GBK pada 21 November 2011.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bikin Netizen Prihatin, Bayi 4-6 Bulan Hanya Berbobot 2 Kg Viral di TikTok, Ternyata Segini Standar Berat Idealnya

Bikin Netizen Prihatin, Bayi 4-6 Bulan Hanya Berbobot 2 Kg Viral di TikTok, Ternyata Segini Standar Berat Idealnya

Netizen TikTok menyoroti video viral seorang ibu dengan delapan orang anak yang memprihatinkan. Di sisi lain, bayi bungsunya juga hanya berbobot 2 kilogram.
TNI Kerahkan Dua Helikopter Bell Evakuasi Warga dari Pedalaman Ugimba Papua Tengah

TNI Kerahkan Dua Helikopter Bell Evakuasi Warga dari Pedalaman Ugimba Papua Tengah

Koops TNI Habema mengevakuasi seorang warga lokal dari wilayah Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Minggu (9/8/2026), dengan mengerahkan 2 unit helikopter.
Kenyataan 'Mimpi di Siang Bolong' Milanisti USNI Kala AC Milan Bertanding di SUGBK

Kenyataan 'Mimpi di Siang Bolong' Milanisti USNI Kala AC Milan Bertanding di SUGBK

Sabtu (8/8/2026) menjadi hari yang dinanti para pecinta klub sepakbola asal Italia yakni AC Milan khususnya bagi mereka di Indonesia.
Persib Konfirmasi Masuk Daftar FIFA Registration Ban, Robert Rene Alberts yang Bikin Maung Bandung Hiasi Daftar Hitam

Persib Konfirmasi Masuk Daftar FIFA Registration Ban, Robert Rene Alberts yang Bikin Maung Bandung Hiasi Daftar Hitam

PT Persib Bandung Bermartabat mengkonfirmasi bahwa kasus FIFA Registration Ban tidak berhubungan dengan periode terdekat. 
Jelang Muktamar NU, Gus Miftah Kirim Pesan Keras untuk Pemburu Jabatan

Jelang Muktamar NU, Gus Miftah Kirim Pesan Keras untuk Pemburu Jabatan

Dalam tulisan berjudul Istana Menghormati Marwah Ulama, Gus Miftah menyebut keputusan PBNU menggelar muktamar di Tambakberas merupakan langkah kembali ke akar sejarah NU.
Viral Ibu 8 Anak Ogah KB padahal Kondisi Ekonomi Buruk, Netizen: Si Bungsu Beratnya Cuma 2 Kilo!

Viral Ibu 8 Anak Ogah KB padahal Kondisi Ekonomi Buruk, Netizen: Si Bungsu Beratnya Cuma 2 Kilo!

Netizen soroti soal video seorang ibu dengan delapan anak di TikTok. Tak hanya itu, mereka juga menyoroti kondisi bayi bungsu yang beratnya hanya dua kilogram.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Edisi pertama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 ini akan digelar pada jeda internasional FIFA Matchday, September-Oktober 2026 mendatang.  
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT