News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jay Idzes Cosplay Jadi Agen Naturalisasi PSSI? Tiba-tiba Coba Rayu Bek Belanda U-19 untuk Bela Timnas Indonesia

Lyfe ‎Oldenstam diketahui memiliki akar keturunan Indonesia dari garis ibu. Hal ini membuat pertemuannya dengan Jay Idzes terasa begitu emosional dan penuh kebanggaan bagi dirinya.
Minggu, 30 November 2025 - 18:06 WIB
Jay Idzes Cosplay Jadi Agen Naturalisasi PSSI
Sumber :
  • Como Football Indonesia

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pertemuan hangat terjadi antara kapten Timnas Indonesia dengan pemain keturunan Indonesia, Lyfe Oldenstam, usai laga lanjutan Serie A antara Como 1907 melawan Sassuolo. Momen ini langsung menyita perhatian publik, mengingat keduanya sama-sama membawa identitas darah Indonesia di kancah sepak bola Eropa.

‎Momen tersebut menjadi sangat spesial bagi Lyfe Oldenstam, pemain muda yang baru menginjak usia 18 tahun dan tumbuh besar di Belanda. Ia kini tengah menjalani perjalanan karier profesionalnya di Italia bersama tim akademi Como U-19.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lyfe ‎Oldenstam diketahui memiliki akar keturunan Indonesia dari garis ibu. Hal ini membuat pertemuannya dengan Jay Idzes terasa begitu emosional dan penuh kebanggaan bagi dirinya.

Lyfe ‎Oldenstam bertemu dengan seniornya yang juga jebolan Liga Belanda, Jay Idzes, yang saat ini menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia. Kedekatan keduanya mencerminkan persaudaraan pesepak bola diaspora Indonesia di luar negeri.

‎Jay Idzes sendiri sudah lebih dari dua tahun menjalani karier di Italia. Ia menjadi salah satu pemain keturunan yang sukses beradaptasi tidak hanya di lapangan, tetapi juga dalam hal budaya dan bahasa.

‎“Bertemu Jay Idzes adalah pengalaman yang sangat berharga. Kami berbicara tentang arti beradaptasi dan berkembang di negara baru. Jay sudah lebih dari dua tahun di Italia dan kemampuan bahasa Italia-nya sangat baik,” kata Lyfe Oldenstam, dikutip dari Como Football Indonesia, Minggu (30/11/2025).

‎Lebih jauh, keduanya juga membahas soal identitas dan akar keturunan Indonesia yang mereka miliki. Percakapan ini disebut menyentuh topik personal hingga pandangan profesional seputar perjalanan karier.

‎Hubungan emosional Lyfe Oldenstam dengan Indonesia diketahui berasal dari darah ibu, yang menjadi garis utama identitasnya. Hal ini memperkuat rasa dekatnya dengan Tanah Air meski lahir di Eropa.

Lyfe ‎Oldenstam menyebut, perbincangan itu membuatnya lebih memahami sisi emosional terkait Indonesia. Ia pun merasa lebih mengenal perspektif seorang diaspora yang tetap membawa nama Indonesia di hati.

‎“Kami berbagi cerita tentang keluarga dan apa yang membuat Indonesia begitu istimewa,” katanya.

Lyfe ‎Oldenstam lahir pada 2 Februari 2007 dan berposisi sebagai fullback modern. Ia mampu bermain di sisi kanan maupun kiri pertahanan, sebuah fleksibilitas yang makin dibutuhkan di sepak bola elite saat ini.

 

‎Ia bahkan sudah menjadi andalan Timnas Belanda U-19 di sektor kiri pertahanan. Kemampuan defensifnya yang dikombinasikan dengan umpan progresif membuatnya mulai masuk radar publik Indonesia.

‎Dengan darah Indonesia dari kakek-neneknya yang berasal dari Jakarta, tepatnya dari Jakarta, Lyfe Oldenstam masuk daftar pemain keturunan yang menarik perhatian pecinta sepak bola nasional. Ia pun disebut punya potensi besar jika kelak menjalani proses naturalisasi.

‎Ia juga tak segan memuji kualitas Idzes sambil menegaskan, percakapan itu memberi motivasi besar baginya. Lyfe Oldenstam menyebut Jay sebagai contoh figur bek modern yang lengkap secara teknik dan mentalitas.

‎“Di lapangan, saya memperhatikan kemampuan passing, teknik, dan visi Jay yang luar biasa. Standar yang sangat tinggi. Itu memotivasi saya untuk terus berkembang,” ucapnya. 

‎Pertemuan tersebut memunculkan dugaan bahwa Jay Idzes mulai berperan sebagai jembatan bagi pemain-pemain keturunan. Publik menafsirkan pertemuan ini bukan sekadar sapaan, melainkan sebuah momen yang bisa punya dampak lebih besar ke depan.

‎Jay Idzes disebut bisa menjadi “agen” yang menghubungkan pemain diaspora dengan PSSI untuk dinaturalisasi demi membela Timnas Indonesia. Figur seperti Jay dinilai memiliki pengaruh kuat untuk memberi gambaran langsung tentang sepak bola nasional dari sudut pandang diaspora.

‎Kedekatan Jay Idzes dan Lyfe Oldenstam pun mulai menimbulkan spekulasi soal kemungkinan masa depan. Menyusul sejumlah nama keturunan yang dulu pernah dihubungkan lewat obrolan senior-junior.

Lyfe ‎Oldenstam sendiri dipastikan belum menjalani pembahasan resmi soal perpindahan federasi. Namun, momen dengan Jay membuat publik Indonesia makin menyoroti perkembangannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lyfe ‎Oldenstam sendiri tidak menutup pintu untuk peluang masa depan. Ia menegaskan bahwa fokus saat ini masih bersama tim nasional Belanda, tetapi tetap menghormati darah Indonesia yang ia miliki.

‎“Untuk saat ini saya masih bersama tim nasional Belanda, tetapi saya terbuka untuk peluang baru di masa depan,” pungkas Oldenstam. 
(igp/hfp) 
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Walau Ditahan Imbang Malaysia, Justin Hubner Optimistis Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Walau Ditahan Imbang Malaysia, Justin Hubner Optimistis Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Justin Hubner justru menyoroti ketangguhan Timnas Indonesia setelah dipaksa harus bermain dengan 10 pemain sejak Thom Haye mendapat kartu merah.
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT